WHAT’s ON MY MIND???

Katanya, kalo punya keinginan atau harapan, ga cukup cuma di impikan atau dipikirkan, tapi harus didoakan dan diucapkan setiap kali kita keinget sama keinginan atau harapan kita itu atau sedang berjuang meraih harapan itu . Nah, kalo Deb tuliskan, artinya sama dengan diucapkan ga ya?
Mungkin bisa berhasil , karena banyak yang tahu dan doain apa yang jadi harapan saya ini… Sederhana saja sih, saya ingin lulus diet (karena pola hidup saya bener-bener jauh dari kata ‘sehat’, no exercise just sleep after eat all the time when i had my free time ^^) , saya ingin cepet lulus sarjananya (masih stuck di semester 6 😦 ), stay di 1 perusahaan bonafit (yang ga cuma bonafit tempatnya, tapi kesejahteraannya) dan menikah (dengan orang yang saya harapkan untuk menghabiskan hidup bersamanya tentunya ):)

O, ya… ada lagi neh yang Deb lagi pikirin slain tentang si harapan ini. Kenapa ya saat saya udah memantabkan hati untuk 1 hal, slalu aja dateng hal ke dua. Untungnya saya sekarang ga mau bingung lagi sih…
Misalnya saja, saya udah fix memutuskan mau kerja di perusahaan retail hotel mulai Selasa depan , lalu Senin kemarin, dapet tawaran menggiurkan di sebuah perusahaan IT Consultant (yang udah pernah interview juga sih di situ). Secara income sih dibandingkan jarak, sama aja nilainya, tapi secara pengalaman, saya masih awam soal retail hotel dibanding IT Consultant 🙂 (but i like it so much kok, i’ll try to do my best in this company and if i can’t survive at this company, i will take that IT Consultant’s bid ^__^ )

Slain tentang harapan dan pilihan, ada juga soal drama KOREA yang sempet Deb bahas beberapa minggu lalu. Itu lho, yang judulnya ONE WARM WORD , happy ending ternyata (I am happy too 🙂 ) . Kedua pasangan yang pernah melakukan kesalahan, ga melulu diakhiri dengan perceraian. Bahkan kalo bisa jangan sampe deh bercerai, karena siapapun pasti pernah buat kesalahan. Yang terpenting bukan tenggelam dalam kesalahan itu, tapi justru berusaha memperbaiki kesalahan itu. Menurutku itu sih pesannya ^__^ .

Sekarang lagi seneng sama film EMERGENCY COUPLE , ada yang lagi ikutin tuh film gag ya? Film ini lucu, bikin kesel plus bikin haru aja. Ceritanya tentang dokter UGD yang pernah menikah dan ketemu lagi jadi dokter magang di RS yang sama. Lumayan lho buat hiburan selagi istirahat kerja .

Yang terakhir yang maugemukkanlah Deb ocehin di sini, hari ini hari terakhir saya jajan sampe 40 hari ke depan (mungkin berakhir di tanggal 13 Maret 2014). Ntah karena stress sama kerjaan atau memang dasarnya ga bisa ga ngemil, tapi beberapa minggu ne nafsu makan saya bener-bener menggila. Jadi, setelah beberapa kali mencari alasan untuk menahan diri ga jajan (slain karena diet ya), maka saya manfaatin waktu PUASA PANTANG (menahan diri untuk ga makan daging dan ga melakukan kesenangan seperti makan, nonton, browsing dll yang sifatnya menyenangkan diri sendiri – biasanya dilakukan umat Kristiani untuk menyambut PASKAH berdasarkan komitmen individu atau kelompok/gereja ) dimulai dari besok, 05 Maret 2014 , doakan saya ya … (masalahnya, ini ga sekedar puasa loh, ini janji saya sama Tuhan soale ) ^__^

Biasanya jam 10 pagi dan jam 4 sore adalah jam krisis buat saya melawan nafsu makan yang menggila ini. Dan karena ga merasa ada tanggungjawab slain karena omongan beberapa temen yang sesekali bilang saya nambah gendut, kemarin-kemarin saya tetep aja jajan yang ga sehat T__T
But, karena ini tantangan baru yang membuat tubuh saya sehat, saya akan berusaha dengan sekuat tenaga untuk menahan nafsu makan ini!!! ^__^

Happy Tuesday 🙂

Advertisements

LOL #3 “NAKED”

Hari Minggu yang lalu di Monas, isenk saya hampiri suara gaduh seorang Bapak tua yang dikerumuni orang-orang dengan mimik wajah penasaran . Seperti tebakan saya, ada pertunjukan mistis yang memang akhir-akhir ini sangat menarik perhatian banyak manusia di Jakarta ini. Kenapa begitu? Waktu saya ke Kota Tua juga begitu, pertunjukan berbau mistis sepertinya menjadi tontonan sangat menarik bagi masyarakat kota yang seharusnya tidak lagi percaya penuh terhadap hal-hal seperti itu.

Saya tidak akan membahas kebiasaan menonton hal mistis seperti itu, karena motif penonton mungkin berbeda-beda. Termasuk saya yang hari Minggu itu tumben sekali mau melihat apa yang terjadi sampai segitu banyaknya manusia mengerumuni si Bapak tua.

Rupanya, di hadapan Bapak Tua itu sudah ada lelaki yang diikat dengan kain kafan putih berbentuk seperti pocong (yang dia jadikan media untuk berbicara dengan arwah gitu). Lalu Si Bapak bersumpah bahwa dia dan sukunya (maaf tidak etis menyebutkan suku asalnya ya…) adalah orang yang bersih dan beriman, sekalipun di daerahnya sana mereka hidup dengan telanjang (tak memakai baju seperti manusia modern lainnya). Motifnya, Si Bapak ingin menunjukkan kebolehan arwah Raja-Raja yang mengikutinya. Kurang jelas Raja apa tapi mewakili beberapa penjuru seperti Timur, Barat, Selatan dan Tengah.

Kebolehannya yaitu mampu melihat apa yang tidak bisa dilihat manusia pada umumnya. Si Bapak bilang , Dia bisa tahu keberadaan anak yang hilang bertahun-tahun lalu, atau istri yang bekerja jadi TKW di Arab dan hilang tiada kabar, Si Bapak juga katanya bisa tahu keberadaan istri dan anak itu, apakah itu masih hidup ataupun mati. Hanya saja penonton tidak boleh bertanya kapan ajalnya tiba. Begitulah kira-kira….

Saya akan beranjak pergi dari tempat itu setelah si Bapak menyemburkan air putih ke arah laki-laki berbalut kain putih sambil mengucapkan doa , namun langkah balik saya terhenti saat si lelaki di balik kain berteriak kesakitan, dan si Bapak mulai berteriak ke arah penonton. Kira-kira begini katanya : ” Silahkan uji kami, kami bukan sembarang dukun yang gila harta dan bla bla bla. saya bisa melihat kamu semua telanjang, baju kamu bagus itu cuma tampilan luar. Dan maaf, saya bisa melihat perempuan berjilbab sekalipun ada yang telanjang di mata saya karena birahinya dan bla bla bla”
Dan singkatnya si Bapak itu katanya bisa lah liat macem-macem aslinya manusia di sana meski tertutup rapat sama baju atau pakaian bagus. Tapi dia ga bisa liat aurat kita? Lho? Saya jadi bingung.. kalo dia liat warna pakaian dalam kami dan lain-lainnya, terus apa nya lagi dong yang di liat di dalam? ^^ (maaf ya kalo kata-kata saya vulgar)

Sambil berbalik karena merasa makin ga masuk akal, saya teringat kata-kata pendeta saya dulu, bahwa Tuhan tahu apa saja yang kita perbuat. Baik dan buruk kita , benar dan salah kita, Tuhan itu Maha Tahu. Saya tidak butuh dukun atau orang-orang pintar lain yang merasa seperti Tuhan bisa tahu segalanya. Tahu pakaian dalam saya warna apa, tahu merek baju saya apa, atau tahu akan seperti apa masa depan saya. Saya hanya perlu tahu bagian saya , yaitu percaya saja dan melakukan yang baik semampunya.

Pagi ini, sambil duduk di busway memperhatikan orang-orang yang berdiri di sekitar saya, saya teringat lagi kejadian Minggu sore itu. Ga kebayang kalo saya jadi si Bapak Tua yang bakal sangat pusing melihat semua orang itu telanjang di matanya seperti kata-katanya ^^
Bukannya bangga, mungkin saya pusing kali ya melihat orang sampai ke dalam-dalamnya. Hahaha… Melihat orang dari luar aja kadang buat saya seperti sudah menelanjangi dia.
MONAS

(gambar tak colong di sini )

Misalnya, lihat cewe di busway pakai baju bermerek, bodi seksi, kulit terawat, make up poll, kadang udah membuat penilaian macam-macam di kepala saya. Pasti dia orang berada, kenapa naik busway? Pacarnya mungkin diporotin kali ya? Dan bla bla bla…
Jujur saja, sebagai manusia, kadang saya masih suka ngoceh sendiri dalam hati untuk hal-hal kurang penting seperti ini lho… untungnya ada gadget yang bisa mengalihkan mata saya untuk meneliti orang-orang yang ada di dalam jarak pandang saya. ^__^

Apalagi kalo saya bisa liat dalam-dalamnya, misalnya siapa dia sebenernya dan bla bla bla ^^ , bisa gawat kan pikiran saya ini jadi berdosa karena sudah menghakimi manusia lain yang harusnya bukan hak saya untuk menghakimi mereka.
Pada dasarnya, kita semua memang telanjang di mata Tuhan. Dan saya bangga menunjukkan ketelanjangan saya di hadapan Tuhan saya. Karena Tuhan ga bakal menghakimi saya dengan kejam karena ketelanjangan saya ini, tapi justru melingkupi saya dengan kasih supaya saya tidak telanjang begitu saya di hadapan manusia.
And then, saya juga tidak takut jika ada orang seperti si Bapak Dukun bisa lihat ketelanjangan saya, karena saya tahu, di mata Tuhan dia juga telanjang kok ^^

Any way bus way , Happy Friday ya ^^

LOL means LESSON OF LIFE

LONG WEEKEND

Terserang flu berat sejak Senin lalu, buat rencana Deb seminggu ini kacau balau. Tapi ada suka dibalik kekacauan itu sih yang pengin saya share sekarang juga….
Contohnya gagal pergi ke rumah sang sahabat untuk rayain Imlek dirumah bersama keluarganya yang urung terjadi karena mendadak lemas, tergantikan oleh acara keluarga yang ga kalah bermanfaat dan menyenangkan di rumah Paman (Tulang-Adik laki-laki mama) saya di daerah Rawalumbu, Bekasi (ada yang tinggal deket situ ??? ) ^^daun-ubi-tumbuk

Dan rangkaian makanan yang terlewatkan oleh saya saat Imlek di rumah sang sahabat, terganti dengan sajian lezat masakan sang Nantulang (istri dari adik laki-lakinya Mama). Daun singkong tumbuk dan ikan teri disambel adalah makanan yang sangaaaaaaaaaaaaaaat saya rindukan kehadirannya di lidah ini temans. Dan Sabtu lalu saya akhirnya bisa, yess!!! Saya bisaaaaa menghabiskan dua piring nasi karenanya ^^ (lirik perut yang membuncit hebat jadi malu ahhhh).

gambar daun ubi dan sambel teri nya saya comot dari sini karena keasyikan makan lupa foto masakannya ^^

Tapi yang lebih mengerikan adalah, saat sakitpun nafsu makan saya semakin menggila akhir-akhir ini. Apa mungkin pengaruh akan datangnya sang bulan ya??? ^^

Kamis itu saya gag masuk kerja sangking pusingnya loh , tapi begitu malam datang rasa bosan melampau rasa sakit inihhh, saya dan sepupu saya melancong sebentar ke tetangga depan rumah, mall Ciputra (gaya bener ya tetanggaan sama mall). Tujuan kami ke Citra Land adalah MAKANNNN dong ^^
Dan tahukah kalian sodara-sodara sahablog sekalian???? Saya yang sama sekali gag suka sama segala jenis makanan yang terbuat dari daging dipadukan dengan roti mendadak sukaaaa banget sama burger. WHATTT???? biasanya kalo dapet BURGER atau PIZZA atau sejenis roti berdaging lainnya dari temen-temen kantor atau kampus yang ultah atau resign bakalan saya bawa pulang untuk dimakan sama adik saya lohhh…. inih berbedaaaaa banget ya. Apa-apaannnn?????BURGER KING CL

Liat aja gambar itu dan jangan protes sama saya soal diet yang gagal, perut membuncit, OCD gatot dan bla bla bla. BURGER KING pun lenyap dalam sejam bersama 1 gelas Soda with Ice Cream dan 1 gelas MILO (antara haus dan lapar memang susah dibedain sama Debhoy) ^^

O, ya.. cerita saya soal perjalanan ke rumah Paman saya masih berlanjut loh… Jangan sedih dulu… Ini bukan sembarang LONG WEEKEND buat saya ^^
Ga biasanya saya yang suka tidur-tidur cantik di rumah saat liburan, malah keluar rumah full selama 3 hari ^^ dan memenuhi perut buncit saya dengan makanan dari berbagai daerah. Bahkan acara dblogger pun saya relakan karena sedang berada jauh di Bekasi situ tuhhh (Maaf ya Kak Jul ^^)
Setelah belum puapempek GABYs dengan daun ubi tumbuk dan sambel teri, sekitar pukul 14.00 WIB sebelum kami beranjak dari rumah Paman, sempat-sempatnya Paman mengajak saya dan adik berkunjung ke Pempek Gaby di daerah Bekasi sana.
Dari luar tempatnya terlihat kecil, ternyata begitu masuk, ampun deh luas dan ramainya ^^
Saya yang baru aja makan siang jam 10.00 WIB lohhh karena nunggu si daun ubi tumbuk selesai dimasak… dan masih kurang aja tuh perut rasanya diisi lagi dengan sebuah pempek kapal selam serta es kacang merah manis dan segar yang sangat buat saya PUAS sama rasanya ^^

Setelah kekenyangan makan pempek dan minum es, saya dan adik saya pamit dari rumah Paman menuju daerah Cikarang Barat, tempat kakak sepupu saya yang sudah lama tak bersua. Lagi-lagi disuguhi ayam goreng dan sambal buatannya yang uenak ^^
Tapi karena sudah kekenyangan saya hanya sanggup menghabiskan sepotong ayam dan sambel tanpa nasi malam itu. Paginya, kami disuguhi bubur ayam gerobak yang entah karena terlalu kenyang atau memang rasanya benar-bener kurang ya , tuh bubur ga bisa saya habiskan T__T

Hari Minggu siang kami kembali ke Jakarta. O, ya sekarang akses ke arah Cikarang sudah sangat mudah dan lancar lho karena ada bus APTB nomor 14 jurusan CIKARANG-KALIDERES yang memudahkan saya dan adik saya untuk tidak sambung menyambung bus menuju Grogol ^^
Mulai dari Cawang, bus keluar tol dan masuk jalur busway yang bebas hambatan. Mungkin karena weekend ya, makanya ga macet sama sekali. Dan perjalanan dari Cikarang menuju Grogol hanya memakan waktu 1 jam saja kok. ^^

Udah segitu aja acara long weekendnya Deb? Gag dong.. sampai di rumah, si adik merengek minta ditemani beli HP baru, setelah HPnya yang masih belum lunas dicicil, dicopet di Bogor sana sebulan yang lalu T__T
Dan, saya dengan gaya ’emak-emak pelit’ berhasil menawar harga HP LG1 yang dibandroll 800rb di toko resminya menjadi 760rb di toko Koko ganteng di ROXY sana, Boleh bangga dong bisa nawar dan dapet harga di bawah harga bandroll ya??? ^^

Masih belum puas berpetualang, jam 19.30 WIB someone special di hatipun dateng menjemput dan mengajak kencan dadakan. Kemana? KOTA TUA ^^
Ini tempat kenangan kita, dan thanks God bisa menikmati malam berdua lagi setelah lama berpisah ^^
Wisata kuliner masih berlanjut dong… Jajanan di Kota Tua kan banyak dan unik tuh, sayang banget dilewatkan gitu aja. Mulai dari Cilok, Sate Padang dan KENTANG GORENG semuanya saya cicipi berdua doi sambil dengerin live music dan nonton macem-macem pertunjukan seru di taman KOTA TUA itu. Setelah mulai bosan dan melihat langit smakin gelap, kami berdua meninggalkan KOTA TUA dengan perut kekenyangan ^^

Tapi coba tebak dong apa yang terjadi? Dalam perjalanan pulang dari KOTA TUA kita TERPAKSA mampir ke 711 terdekat karena sang hujan datang T__T  Mau ga mau ya kami beli segelas cokelat hangat dan beberapa cemilan lagi deh (sok menyesal gitu padahal senengan ^^ ) SI hujan yang ga kunjung reda akhirnya kami terobos juga dengan motor jadul pinjaman itu ^^
Hikmahnya, untung perut tidak kosong jadi meskipun kehujanan tidak sampai buat saya tepar lagi di rumah hari ini (pembelaan yang tak perlu ^^)

Mudah-mudahan sahablog yang baca ga mual karena kekenyangan ya ngebayangin apa aja yang udah masuk ke perut buncit saya ini ^^

Buat yang merayakan Chinesse New Year, GONG XI FAT CHAI ya… ^^
All the best every hour, every day, every month and ever after ^^

AND SHE WAS GONE THIS MORNING

Pertengahan tahun 2008, saya dan Mba Sukma menyusuri daerah Kemanggisan dan sekitarnya untuk nyari kos-kosan dengan suasana nyaman dan murah. Ya, setelah berkeliling dan hampir putus asa mencari, pilihan kami tertumbuk pada sebuah rumah berpagar hijau yang terlihat sejuk dan suasananya hangat.

Rumah itu ga tampak seperti kos-kosan lain yang bentuknya kaku. Hanya ada 6 kamar yang dijadikan kos-kosan dan bentuknya seperti rumah tinggal pada umumnya. Karena itu saya merasa seperti tinggal di rumah sendiri.

Lebih kurang 3 tahun lamanya saya menikmati kebersamaan dan seolah melebur menjadi keluarga bagi Tante Sambira sang induk semang. Dipertemukan dan menjadi dekat dengan banyak teman yang berbeda latar belakang dan pekerjaan , memiliki keluarga baru yang dipertemukan karena kasih, rasanya menakjubkan berada di rumah itu. Jl. Anggrek Nely Murni II blok C nomor 6 menjadi saksi bisu keceriaan dan kegaduhan kami setiap malam sepulang dari pekerjaan masing-masing.  Meja makan adalah tempat kami mencurahkan berbagai macam kejadian yang kami hadapi di luar sana untuk bertahan dari kejamnya Jakarta…

Tapi semua tinggal kenangan…

Tadinya kerinduan akan kenangan bisa sedikit terhibur dengan berkunjung sesekali ke rumah itu. Tapi hari ini, saya harus lagi merasakan duka yang mendalam. Tante Sambira telah dipanggil Tuhan Yang Maha Kuasa L . Dia pergi meninggalkan banyak kenangan yang sangat membekas di hati saya.  Dan kesedihan itu termasuk tentang semua kenangan yang akan memudar tentang kos Arnely tercinta 😦

our MemoryDimulai dari saat dimana pertama kalinya saya mengajak kedua orangtua saya ke Jakarta, dan tante Sambira menyambut mama dan Alm, Bapak dengan ramah dan bersahaja. Orangtuaku menerima kesan yang begitu luar biasa disambut dengan kebaikannya. Kemudian saat beberapa teman pria datang bertamu di rumah itu.

Saya masih ingat betapa usilnya tante mengintip saya dan teman pria saya dari balik jendela ruang tamu, hanya untuk memastikan bagaimana rupa sang pria yang mendekati saya yang sudah seperti anak perempuannya. Juga bagaimana ketika saya dirawat di RS Harapan Kita karena tensi dan demam yang sangat tinggi tengah malam di suatu hari, tante dengan hati keibuannya memberikan saya perhatian, doa dan banyak bantuan. Setiap kali saya tidak makan di saat Sabtu dan Minggu datang, Tante Sambira selalu tahu saya sedang irit karena biaya kuliah yang cukup besar bagi saya saat itu. Dia selalu menawarkan saya makan siang atau makan malam, sehingga tak terhitung betapa baiknya dia buat saya.

Juga kenangan berdua Tante beribadah bersama beberapa kali di hari Minggu, dan suatu malam ikut menghadiri persekutuan doa di dekat rumah yang biasa dia hadiri. Semuanya… semuanya teringat dan membuat saya lagi-lagi menangis  T__T

Masih saya ingat bagaimana semangatnya kami menuju Bandung, melayat Alm. Bapak dari teman kami Riska, dan Tante yang penuh sabar seolah menjadi ibu penjaga kami saat itu 🙂

Dan hari ini saya begitu bersemangat ingin melihatnya untuk yang terakhir kalinya….

Tante, Selamat Jalan. Sampai bertemu suatu hari nanti di sana 😦

Sampaikan salamku untuk Bapak jika bertemu ya Tan….

ONE WARM WORD

Udah lama ga nulis sesuatu tentang Korean Drama di sini… 🙂
Buat sahablog sesama pecinta drama Korea mungkin udah tahu ya beberapa drama Korea yang lagi hits di awal 2014 yang salah satunya judulnya ‘ONE WARM WORD’ .
Awalnya ga begitu tertarik sama ne drama ( lebih kepincut sama drama lain seperti ‘Prime Minister and I dan ‘My Love From Another Star’), karena ceritanya tentang perselingkuhan gitu. Tapi baca sinopsis awalnya di salah satu blog spoiler drama Korea kesukaan saya kok jadi malah makin tertarik ya…

Sejujurnya, karena wajah tampan Kim Sang Woo dan wajah cantik Han Hye Jin yang buat saya tertarik menikmati drama ini, namun ceritanya ternyata jauh lebih menarik lho.
Ceritanya tentang perselingkuhan yang dilakukan Na Eun Jin (Han Hye Jin) dengan Yoon Jae Hak (Ji Jin He). Dua manusia ini melakukan apa yang tidak seharusnya melakukan dengan latar belakang yang berbeda.
Na Eun Jin awalnya merasa kesepian dan frustasi karena kurang perhatian suaminya yang pernah berselingkuh dan sering mabuk-mabukan, sementara Jae Hak memiliki keluarga yang sempurna dengan situasi ekonomi yang berkelimpahan namun awalnya dia menikah tanpa cinta sebab istrinya, Song Mi Kyung (Kim Ji Soo) adalah wanita pilihan almarhum ayahnya.

Sebenernya di awal film sudah ada adegan yang menunjukkan bahwa dua sejoli yang berselingkuh namun sungguh-sungguh saling mencintai ini sudah memutuskan berpisah dan mulai mencintai keluarga masing-masing dengan sepenuh hati.
Namun ternyata tidak mudah karena ternyata perselingkuhan mereka sudah lama tercium oleh istri Jae Hak yang sengaja mendaftar club memasak yang sama dengan Eun Jin selingkuhan suaminya sejak awal dia tahu kebenaran perselingkuhan itu. Ditambah lagi Sung So juga akhirnya tahu Eun Jin istrinya melakukan perselingkuhan. Ceritanya makin kompleks saat adiknya Eun Jin dan adiknya Mi Kyung berpacaran.

Deb ga akan buat sinopsis panjangnya seperti blog-blog sinopsis Korea lainnya, kalo mau liat detail ceritanya bisa baca sinopsisnya di dramabeans.com atau download episode terbarunya di gooddrama.net yah…One_Warm_Word
Seperti biasa, setiap nonton drama Korea kok ya saya jadi dapet hikmahnya lagi (pembelaan inih sepertinya yah?). Sederhana sih pemahaman saya ini, dan mungkin yang udah menjalani pernikahan lebih mengertilah ya dibanding saya yang masih single.
Sebenernya yang buat kita ga puas sama pasangan kita ya karena expectation atau harapan kita akan pasangan kita itu sendiri, bener kan ya? Misalnya kita maunya si pasangan 24 hours ada untuk kita, padahal hidup dia kan ga melulu bersama kita ya? Atau contohnya si Eun Jin itu kesel sama suaminya yang ga bisa bantu menenangkan anak mereka yang masih bayi padahal dasarnya si Sung So ga bisa urus anak kecil bukan karena ga sayang istri dan anak lho….

Dan hal lain yang buat kita ga puas sama pasangan adalah karena kita ga bersyukur.
Contohnya si Jae Hak ini neh… yang super duper menyebalkan di drama ini ( oops… Debby jadi terbawa emosi ^__^ ). Jae Hak itu punya cinta lho sebenernya, malah banyak cinta yang dia terima. Istrinya yang amat sangat sayang sama dia dan bahkan istrinya itu sangat sayang sama ibunya meskipun suka merepet ga jelas, dan almarhum ayahnya yang lama sakit juga dengan telaten diurusin Mi Kyung tanpa mengeluh. Anak-anaknya Jae Hak juga sangat sayang sama dia, ibunya yang suka merepet itu apalagi… sayang banget sama si Jae Hak ini. Tapi kok ya dia selalu merasa ga puas ya sama hidupnya yang berkelimpahan??? Manusia seperti Jae Hak ini yang paling kasihan menurut saya. Dia ga pernah sadar dan bersyukur kalo apa yang dia punya itu adalah anugerah terindah dalam hidupnya.

Cerita ini sepertinya diambil dari kisah nyata ya… karena dalam banyak cerita nyata dari beberapa temen, saya juga pernah mendengar dan melakukan kisah perselingkuhan seperti ini. Akhir-akhir ini yang suka buat saya parno menghadapi kehidupan pernikahan adalah karena banyak orang gagal dalam mempertahankan pernikahan mereka (ga maksud menyalahkan atau menyinggung siapapun yah). Meski saya tahu mereka gagal belum tentu saya gagal yah…

Tapi parnonya saya ini positiflah, karena saya parno makanya saya banyak menggali informasi yang mana yang harus saya terapkan dan yang mana yang harus saya hindarkan kalau saya menikah suatu hari nanti. Dan yang saya temui ga melulu tentang kegagalan kan, contoh nyata ya Bapak dan Mama saya sangat berhasil membina rumah tangga mereka sampai maut memisahkan.

Kata-kata itu bisa menjadi doa. Jadi sesuai judul film ini hanya karena SATU KATA HANGAT manusia bisa merasa bahagia. Saya rasa mengatakan cinta pada yang tercinta sebisa dan sesering mungkin adalah doa dan harapan tentang cinta itu sendiri ya kan?
Karena cinta juga adalah pilihan.

Yang saya liat di film ini, si Jae Hak sangat jarang ucapin cinta sama istrinya meskipun istrinya dah minta kata ‘terimakasih’ diganti jadi ‘i love you’, tapi yang terucap sama Jae Hak adalah ‘Maaf’. Kasian kan istrinya , kasian juga Jae Hak yang cuma mengartikan cinta adalah perasaannya untuk Eun Jin, padahal cinta pada dasarnya ga menyakiti lho… Menurutku, cinta harusnya buat kita bahagia dan sekeliling kita juga bahagia. Jadi buat yang sering menyalahkan cinta, rasanya konyol banget. Bukan cinta yang salah, tapi manusia yang ga bisa mengendalikan perasaannyalah menurutku yang bersalah.

Kesimpulannya sih sederhana juga ya menurut Debby, kalau kita bisa mencintai diri kita sendiri, kita bisa mencintai orang lain. Kalau kita bisa menghargai diri kita sendiri, kita bisa menghargai dan dihargai orang lain. Dan… kalau kita bersyukur untuk hidup yang kita miliki, kita bisa mencintai dan menghargai orang lain dalam hidup kita. Pada dasarnya kebahagiaan itu adalah pilihan hati kita.

Bukan apa dan bagaimana sesuatu yang kita peroleh itu yang membuat kita bahagia, tetapi bagaimana hati kita menerima segala sesuatu yang kita peroleh dengan mensyukurinya itulah kebahagiaan sesungguhnya.

Happy Weekend… ^^

Our Weekend #1

Selesai BW baru sadar, kalo saya ngiler juga pengen punya seri khusus soal perjalanan cinta saya dengan doi (cuih..cuih…)hahahahha. Meski sebenenya sudah banyak yang tertuliskan secara tersirat dalam setiap tulisan saya tentang betapa berlikunya perjalanan kami hampir 2 tahun ini…

Dan meski mungkin doi ga bakal lihat tulisan-tulisan tentang dia di sini, saya berharap suatu saat nanti bisa menunjukkannya kepada generasi penerus kami suatu saat nanti.(ciut…ciut….) hahahaha.

Dan perjalanan weekend kami dengan motor super bising itu tetap saja dengan sangat berat hati tak bisa saya abadikan dalam gambar-gambar romantis seperti kebanyakan pasangan lainnya. Tahu kenapa? Karena sang pacar sangat tidak suka gambarnya diambil. Mungkin karena jeleknya atau karena kurusnya yah?hahahahaha.

Lama ga ke pantai, akhirnya sepulang dari ibadah khusyuk di gereja kami berdua berangkat menuju Utara Jakarta untuk menikmati hembusan angin , suara ombak berlomba dan aroma air laut yang menambah sisi romantis perjalanan kami berdua.
Andai saya bisa berfoto seperti foto di bawah ini yah…

nah, setelah sempat ribut sedikit akhirnya bisa juga menikmati malam keliling Jakarta dan sempetin makan malam di Kota Tua JakPus skalian nodong sang pacar untuk beli beberapa kaset DVD film yang sedang in. ^__^

Kesimpulannya akhir pekan kemarin sungguh menarik deh. Bisa akur lagi, bisa saling mengerti lagi meski sekeliling masih belum benar-benar bisa menerima keputusan saya untuk sungguh-sungguh serius sama doi, tapi saya sangat senang bisa terus ada di sisiny selalu.
Semoga kebahagiaan kemaren tak berhenti sampai hari ini saja…

^__^

SUKA-DUKA di BULAN MEI

Pagi tadi, Deb bongkar-bongkar buku harian baru yang dimulai dari tanggal 1 Mei 2012. Seperti bulan-bulan lainnya, memang bulan Mei ga jauh beda. Ada suka , duka tapi sepertinya setelah melewati tahun 2012 yang baru 5 bulan ini, bulan Mei adalah bulan terkomplit untuk merasakan duka yang mendalam. Terlebih untuk keluarga besar Debby.

Sepertinya kabar suka dulu kali yah supaya prolog di atas ga makin bikin air mata sahablog bercucuran.

Mei…tepatnya akhir April sih memang, Debb mulai lagi di tempat lama tapi baru. Karena sebenarnya perusahaan ini masih satu group dengan perusahaan lama Debby sebelum pulang ke Medan, tapi lokasinya saja yang berbeda. Yang jelas, selalu saja masih di seputaran Jakarta Barat ^__^

Bulan ini juga Deb mulai lagi merasa lebih nyaman bekerja, ga merengut lagi, karena pekerjaan ini sesuai rasanya dengan panggilan hati. Terlebih, sekarang bisa ngeblog lagi ^^
Bulan Mei ini juga keluargaku dapet berita bagus, Karena tanggal 26 Mei kemaren adikku Vieto Tobias Silaban sudah berhasil LULUS dari Sekolah Menengah Atas (SMA).
Setidaknya beban ortu berkurang 1 setelah Obi dapat ijasah dan mulai cari-cari kerja neh…

Bulan ini juga akhirnya saya bisa beli DVD player, nonton Korea sepuasnya, bisa diet karena ga makan malam dengan sibuk nonton. Mei juga memberikan saya 2 teman baik baru di kos-kosan. Namanya Geby (ibu kos sering tukar nama kami berdua) dan Mitha.
Bulan ini juga saya bisa aktif lagi di sebuah gereja dan mulai serius melayani lagi.

ATM saya dua-duanya terblokir karena saya lalai meninggalkannya di mesin ATM. Malahan beberapa rupiah lenyap karena ada yang menarik sejumlah uang ketika ATM saya masih menempel di mesin itu. Alhasil dana bulanan berkurang banget dari biasanya.
Ditambah ternyata bronchitis saya belum sembuh, jadi mesti intensif check up dan minum anti biotik lagi….
Selain kondisi fisik, hati saya juga sedang bergejolak tak menentu di bulan ini. Segala keraguan dan ketakutan tentang hubungan saya dengan kekasih hati rasanya terulas mendalam di lubuk hati saya. Mungkin Mei bisa jadi pertanda akhir dari hubungan ini, atau malah sebaliknya…
entahlah….

Lalu, bulan Mei ini juga terjadi tragedi yang mirip tragisnya dengan tragedi Sukhoi yang baru saja dialami keluarga besar Bapakku. Anaknya kakaknya Bapak, itu sepupu kan yah? 😀
Yang jelas sepupuku itu baru saja meninggal hari Minggu 27 Mei 2012 kemarin. Dia anak ke – 5 dari 7 bersaudara. Baru saja menyelesaikan pendidikan D3 nya dengan perjuangan kerja keras abangnya yang ke 4. Karena Ibunya adalah penjual sayur emperan biasa, ayahnya peternak kecil-kecilan yang masih punya banyak beban utang sana sini untuk berjuang membiaya anak-anaknya.

Sayangnya, ia harus pergi di usianya yang masih 22tahun 😦
Saya sungguh ikut berduka mendalam. Karena termasuk banyak kenangan saya dengan sepupu saya ini meski usia kami terpaut 3 tahun saja. Ditambah, saya dengar meninggalnya dia dengan cara yang sangat cepat dan tragis….Rasanya bak mimpi ketika pertama mendengar berita duka itu.

Arus sungai di daerah Medan-Tuntungan yang tiba-tiba menyapu beberapa wisatawan yang berkunjung ke sebuah pemandian alam di sana, membawanya ke alam maut.
Kondisi fisiknya menurut adik saya yang langsung melihat kondisi mayatnya, begitu menyedihkan. Belum lihat saja saya sudah merinding mendengar gambaran dari mereka.
Tak kuasa saya menahan tangis ketika pertama kali tahu cara Tuhan menjemputnya…
Dia memang bukan anak pertama seperti saya, tapi dia merupakan salah satu tumpuan harapan orang tuanya. Karena ketiga kakak perempuannya sudah menikah, tinggal dia satu-satunya yang tersisa. Anaknya cantik dan bijak, patuh pada orang tua. Lagi-lagi saya bertanya dalam hati, kenapa ya Tuhan selalu cepat memanggil ciptaanNya yang menurut saya ‘baik’.

Selamat Jalan Bina J Sirait, Tuhan pasti sudah menyambutmu di sana Dik…

Kuharap Juni Tuhan menunjukkan janjiNya, bahwa sehabis hujan datang PELANGI yang indah. Jadi, saya lepaskan segala yang buruk di bulan ini, untuk menyambut berjuta kebaikan Tuhan lainnya di bulan-bulan berikutnya….

Selamat menyambut akhir bulan sahablog…