WHAT’s ON MY MIND???

Katanya, kalo punya keinginan atau harapan, ga cukup cuma di impikan atau dipikirkan, tapi harus didoakan dan diucapkan setiap kali kita keinget sama keinginan atau harapan kita itu atau sedang berjuang meraih harapan itu . Nah, kalo Deb tuliskan, artinya sama dengan diucapkan ga ya?
Mungkin bisa berhasil , karena banyak yang tahu dan doain apa yang jadi harapan saya ini… Sederhana saja sih, saya ingin lulus diet (karena pola hidup saya bener-bener jauh dari kata ‘sehat’, no exercise just sleep after eat all the time when i had my free time ^^) , saya ingin cepet lulus sarjananya (masih stuck di semester 6 😦 ), stay di 1 perusahaan bonafit (yang ga cuma bonafit tempatnya, tapi kesejahteraannya) dan menikah (dengan orang yang saya harapkan untuk menghabiskan hidup bersamanya tentunya ):)

O, ya… ada lagi neh yang Deb lagi pikirin slain tentang si harapan ini. Kenapa ya saat saya udah memantabkan hati untuk 1 hal, slalu aja dateng hal ke dua. Untungnya saya sekarang ga mau bingung lagi sih…
Misalnya saja, saya udah fix memutuskan mau kerja di perusahaan retail hotel mulai Selasa depan , lalu Senin kemarin, dapet tawaran menggiurkan di sebuah perusahaan IT Consultant (yang udah pernah interview juga sih di situ). Secara income sih dibandingkan jarak, sama aja nilainya, tapi secara pengalaman, saya masih awam soal retail hotel dibanding IT Consultant 🙂 (but i like it so much kok, i’ll try to do my best in this company and if i can’t survive at this company, i will take that IT Consultant’s bid ^__^ )

Slain tentang harapan dan pilihan, ada juga soal drama KOREA yang sempet Deb bahas beberapa minggu lalu. Itu lho, yang judulnya ONE WARM WORD , happy ending ternyata (I am happy too 🙂 ) . Kedua pasangan yang pernah melakukan kesalahan, ga melulu diakhiri dengan perceraian. Bahkan kalo bisa jangan sampe deh bercerai, karena siapapun pasti pernah buat kesalahan. Yang terpenting bukan tenggelam dalam kesalahan itu, tapi justru berusaha memperbaiki kesalahan itu. Menurutku itu sih pesannya ^__^ .

Sekarang lagi seneng sama film EMERGENCY COUPLE , ada yang lagi ikutin tuh film gag ya? Film ini lucu, bikin kesel plus bikin haru aja. Ceritanya tentang dokter UGD yang pernah menikah dan ketemu lagi jadi dokter magang di RS yang sama. Lumayan lho buat hiburan selagi istirahat kerja .

Yang terakhir yang maugemukkanlah Deb ocehin di sini, hari ini hari terakhir saya jajan sampe 40 hari ke depan (mungkin berakhir di tanggal 13 Maret 2014). Ntah karena stress sama kerjaan atau memang dasarnya ga bisa ga ngemil, tapi beberapa minggu ne nafsu makan saya bener-bener menggila. Jadi, setelah beberapa kali mencari alasan untuk menahan diri ga jajan (slain karena diet ya), maka saya manfaatin waktu PUASA PANTANG (menahan diri untuk ga makan daging dan ga melakukan kesenangan seperti makan, nonton, browsing dll yang sifatnya menyenangkan diri sendiri – biasanya dilakukan umat Kristiani untuk menyambut PASKAH berdasarkan komitmen individu atau kelompok/gereja ) dimulai dari besok, 05 Maret 2014 , doakan saya ya … (masalahnya, ini ga sekedar puasa loh, ini janji saya sama Tuhan soale ) ^__^

Biasanya jam 10 pagi dan jam 4 sore adalah jam krisis buat saya melawan nafsu makan yang menggila ini. Dan karena ga merasa ada tanggungjawab slain karena omongan beberapa temen yang sesekali bilang saya nambah gendut, kemarin-kemarin saya tetep aja jajan yang ga sehat T__T
But, karena ini tantangan baru yang membuat tubuh saya sehat, saya akan berusaha dengan sekuat tenaga untuk menahan nafsu makan ini!!! ^__^

Happy Tuesday 🙂

Advertisements

LOL #3 “NAKED”

Hari Minggu yang lalu di Monas, isenk saya hampiri suara gaduh seorang Bapak tua yang dikerumuni orang-orang dengan mimik wajah penasaran . Seperti tebakan saya, ada pertunjukan mistis yang memang akhir-akhir ini sangat menarik perhatian banyak manusia di Jakarta ini. Kenapa begitu? Waktu saya ke Kota Tua juga begitu, pertunjukan berbau mistis sepertinya menjadi tontonan sangat menarik bagi masyarakat kota yang seharusnya tidak lagi percaya penuh terhadap hal-hal seperti itu.

Saya tidak akan membahas kebiasaan menonton hal mistis seperti itu, karena motif penonton mungkin berbeda-beda. Termasuk saya yang hari Minggu itu tumben sekali mau melihat apa yang terjadi sampai segitu banyaknya manusia mengerumuni si Bapak tua.

Rupanya, di hadapan Bapak Tua itu sudah ada lelaki yang diikat dengan kain kafan putih berbentuk seperti pocong (yang dia jadikan media untuk berbicara dengan arwah gitu). Lalu Si Bapak bersumpah bahwa dia dan sukunya (maaf tidak etis menyebutkan suku asalnya ya…) adalah orang yang bersih dan beriman, sekalipun di daerahnya sana mereka hidup dengan telanjang (tak memakai baju seperti manusia modern lainnya). Motifnya, Si Bapak ingin menunjukkan kebolehan arwah Raja-Raja yang mengikutinya. Kurang jelas Raja apa tapi mewakili beberapa penjuru seperti Timur, Barat, Selatan dan Tengah.

Kebolehannya yaitu mampu melihat apa yang tidak bisa dilihat manusia pada umumnya. Si Bapak bilang , Dia bisa tahu keberadaan anak yang hilang bertahun-tahun lalu, atau istri yang bekerja jadi TKW di Arab dan hilang tiada kabar, Si Bapak juga katanya bisa tahu keberadaan istri dan anak itu, apakah itu masih hidup ataupun mati. Hanya saja penonton tidak boleh bertanya kapan ajalnya tiba. Begitulah kira-kira….

Saya akan beranjak pergi dari tempat itu setelah si Bapak menyemburkan air putih ke arah laki-laki berbalut kain putih sambil mengucapkan doa , namun langkah balik saya terhenti saat si lelaki di balik kain berteriak kesakitan, dan si Bapak mulai berteriak ke arah penonton. Kira-kira begini katanya : ” Silahkan uji kami, kami bukan sembarang dukun yang gila harta dan bla bla bla. saya bisa melihat kamu semua telanjang, baju kamu bagus itu cuma tampilan luar. Dan maaf, saya bisa melihat perempuan berjilbab sekalipun ada yang telanjang di mata saya karena birahinya dan bla bla bla”
Dan singkatnya si Bapak itu katanya bisa lah liat macem-macem aslinya manusia di sana meski tertutup rapat sama baju atau pakaian bagus. Tapi dia ga bisa liat aurat kita? Lho? Saya jadi bingung.. kalo dia liat warna pakaian dalam kami dan lain-lainnya, terus apa nya lagi dong yang di liat di dalam? ^^ (maaf ya kalo kata-kata saya vulgar)

Sambil berbalik karena merasa makin ga masuk akal, saya teringat kata-kata pendeta saya dulu, bahwa Tuhan tahu apa saja yang kita perbuat. Baik dan buruk kita , benar dan salah kita, Tuhan itu Maha Tahu. Saya tidak butuh dukun atau orang-orang pintar lain yang merasa seperti Tuhan bisa tahu segalanya. Tahu pakaian dalam saya warna apa, tahu merek baju saya apa, atau tahu akan seperti apa masa depan saya. Saya hanya perlu tahu bagian saya , yaitu percaya saja dan melakukan yang baik semampunya.

Pagi ini, sambil duduk di busway memperhatikan orang-orang yang berdiri di sekitar saya, saya teringat lagi kejadian Minggu sore itu. Ga kebayang kalo saya jadi si Bapak Tua yang bakal sangat pusing melihat semua orang itu telanjang di matanya seperti kata-katanya ^^
Bukannya bangga, mungkin saya pusing kali ya melihat orang sampai ke dalam-dalamnya. Hahaha… Melihat orang dari luar aja kadang buat saya seperti sudah menelanjangi dia.
MONAS

(gambar tak colong di sini )

Misalnya, lihat cewe di busway pakai baju bermerek, bodi seksi, kulit terawat, make up poll, kadang udah membuat penilaian macam-macam di kepala saya. Pasti dia orang berada, kenapa naik busway? Pacarnya mungkin diporotin kali ya? Dan bla bla bla…
Jujur saja, sebagai manusia, kadang saya masih suka ngoceh sendiri dalam hati untuk hal-hal kurang penting seperti ini lho… untungnya ada gadget yang bisa mengalihkan mata saya untuk meneliti orang-orang yang ada di dalam jarak pandang saya. ^__^

Apalagi kalo saya bisa liat dalam-dalamnya, misalnya siapa dia sebenernya dan bla bla bla ^^ , bisa gawat kan pikiran saya ini jadi berdosa karena sudah menghakimi manusia lain yang harusnya bukan hak saya untuk menghakimi mereka.
Pada dasarnya, kita semua memang telanjang di mata Tuhan. Dan saya bangga menunjukkan ketelanjangan saya di hadapan Tuhan saya. Karena Tuhan ga bakal menghakimi saya dengan kejam karena ketelanjangan saya ini, tapi justru melingkupi saya dengan kasih supaya saya tidak telanjang begitu saya di hadapan manusia.
And then, saya juga tidak takut jika ada orang seperti si Bapak Dukun bisa lihat ketelanjangan saya, karena saya tahu, di mata Tuhan dia juga telanjang kok ^^

Any way bus way , Happy Friday ya ^^

LOL means LESSON OF LIFE

THE GUARDIAN ANGELS

They are 3 guardian angels in my wonderful life ^^

God send me 3 brothers and make me laugh, cry and mad through them all
Tobias is the oldest brother than Weago and Wewin

I love them all…

I am happy when i remember how Tobias made me cry sometimes because of our stupid fights.
I love being laugh when Weago start to tell me his imagination about Pentagon, about NASA and being a billionaire someday to buy me a red Jaguar
And I felt regret after mad because of the youngest , Wewin who is silly and annoying , but also he has always been persuading me to laugh with a funny expression on his face after that all 🙂

I love to have them on my life.
I want to tell them how happy I am as their older sister, as the first daughter of my parent … and as their rasper 😉

Suddenly, today I remember that day…
When I was in 5 years old, I asked my mom to give me one or two brothers to protect me someday when we all grown up. Yeah, I have 3… not only 2. ^^

And when Tobias come in my 6th years life, i felt so excited . More excited when 2 years after Tobias, Weago was born. A charming brothers make me proud .
But when Wewin was born at my 16th years life , i am very excited than before. He was very cute and his smile always melt me.

dearest brotherObi, Me and Igo (Ewin took the pic)

I love them all. And finally, we are still protect each other til now.

Now? Tobias has been grown up well with his large heart for protecting our Mom. He always pickaback our Mom every morning to her wheelchair, and never complained. He looks like my Dad, his face and his caring of my Mom.
Weago at his first year of the college and still fighting with his ego. Like Tobias do at his age, but it will change him to be a better person than yesterday. I am very happy that he can get the scholarship but i am very upset when he failed to keep his performance in the first semester. Now, he is trying to survive and my responsibility is always helping him to through all obstacles for getting a bachelor degree .
And our little Wewin, still dream of becoming a preacher someday. Like my Dad’s dream at his childhood.

I can’t imagine how their lives in the next 10 years , but I always pray for the best of them.
Pray for their dream, their health and their life.

When I feel unhappy or sad especially when I feel this life become so heavy for me without my Dad , I try to remember the three guardian angels, and say to my self that everything gonna be alright ^^

Thank You Bro for loving me so much ^__^

BUTTERFLY FLY AWAY

IMG_20140126_212108Si cantik di sebelah ini saya temukan di halaman kampusku kemarin sepulang sekolah. Pas lagi ngobrol sama temen, serasa ada yang mengintip dari tempat duduk di sebelahku, dan mataku tertumbuk pada si cantik ini. And then sisi mellowku ini tetiba mengingat lagu yang aku suka, yang filosofinya diambil dari makhluk bernama BUTTERFLY. Anehnya, si kupu anteng banget beberapa kali aku shoot dengan kamera androidku yang tidak seberapa canggih itu. Seolah dia mengaku sedang mengawasi aku bercengkrama di sana.

Tetiba aku merindukan Bapakku lagi, merindukan senyumnya, merindukan dekapan dan segala nasihatnya di masa lalu.
Kuingat lirik demi lirik dari sebuah lagu yang kusuka ini :

You tucked me in, turned out the light
Kept me safe and sound at night
Little girls depend on things like that

Brushed my teeth and combed my hair
Had to drive me everywhere
You were always there when I looked back

You had to do it all alone!
Make a living, make a home
Must have been as hard as it could be

And when I couldn’t sleep at night
Scared things wouldn’t turn out right
You would hold my hand and sing to me

Caterpillar in the tree
How you wonder who you’ll be
Can’t go far but you can always dream

Wish you may and wish you might
Don’t you worry, hold on tight
I promise you there will come a day
Butterfly fly away

Butterfly fly away, butterfly fly away
Take your wings now you can’t stay
Take those dreams and make them all come true

Butterfly fly away, butterfly fly away
You’ve been waiting for this day
All along and knowing just what to do
Butterfly, butterfly, butterfly, butterfly fly away

Aku seperti si kupu cantik itu.
Perlahan bermetafosa dari gadis kecil yang sangat bergantung padanya, menyanjungnya, mengandalkannya, dan kemudian sampai saatnya aku berdiri sendiri , menjauh darinya sejak semua kesibukan pekerjaan mulai mendominasiku, dan segudang alasan untukku terbang jauh mengikuti arus angin kehidupanku ^^

Satu hal yang slalu membuatku tersenyum adalah kata-kata penyemangat yang selalu ia lontarkan di saat aku mengeluh tentang kejamnya kehidupan fana, tentang banyak hal yang membuatku takut akan hari berikutnya dia berkata, ” Jangan takut Nak… Tuhan akan slalu menjagamu karena doa kami menyertaimu ”

And i miss your pray Dad… i miss your smile and laugh ^^

Butterfly fly away ^^


*sayangnya Miley Cyrus gag sepolos saat dia nyanyiin ini lagu ya, padahal saya ngefans sama dia dulu karena lagu ini*

ONE WARM WORD

Udah lama ga nulis sesuatu tentang Korean Drama di sini… 🙂
Buat sahablog sesama pecinta drama Korea mungkin udah tahu ya beberapa drama Korea yang lagi hits di awal 2014 yang salah satunya judulnya ‘ONE WARM WORD’ .
Awalnya ga begitu tertarik sama ne drama ( lebih kepincut sama drama lain seperti ‘Prime Minister and I dan ‘My Love From Another Star’), karena ceritanya tentang perselingkuhan gitu. Tapi baca sinopsis awalnya di salah satu blog spoiler drama Korea kesukaan saya kok jadi malah makin tertarik ya…

Sejujurnya, karena wajah tampan Kim Sang Woo dan wajah cantik Han Hye Jin yang buat saya tertarik menikmati drama ini, namun ceritanya ternyata jauh lebih menarik lho.
Ceritanya tentang perselingkuhan yang dilakukan Na Eun Jin (Han Hye Jin) dengan Yoon Jae Hak (Ji Jin He). Dua manusia ini melakukan apa yang tidak seharusnya melakukan dengan latar belakang yang berbeda.
Na Eun Jin awalnya merasa kesepian dan frustasi karena kurang perhatian suaminya yang pernah berselingkuh dan sering mabuk-mabukan, sementara Jae Hak memiliki keluarga yang sempurna dengan situasi ekonomi yang berkelimpahan namun awalnya dia menikah tanpa cinta sebab istrinya, Song Mi Kyung (Kim Ji Soo) adalah wanita pilihan almarhum ayahnya.

Sebenernya di awal film sudah ada adegan yang menunjukkan bahwa dua sejoli yang berselingkuh namun sungguh-sungguh saling mencintai ini sudah memutuskan berpisah dan mulai mencintai keluarga masing-masing dengan sepenuh hati.
Namun ternyata tidak mudah karena ternyata perselingkuhan mereka sudah lama tercium oleh istri Jae Hak yang sengaja mendaftar club memasak yang sama dengan Eun Jin selingkuhan suaminya sejak awal dia tahu kebenaran perselingkuhan itu. Ditambah lagi Sung So juga akhirnya tahu Eun Jin istrinya melakukan perselingkuhan. Ceritanya makin kompleks saat adiknya Eun Jin dan adiknya Mi Kyung berpacaran.

Deb ga akan buat sinopsis panjangnya seperti blog-blog sinopsis Korea lainnya, kalo mau liat detail ceritanya bisa baca sinopsisnya di dramabeans.com atau download episode terbarunya di gooddrama.net yah…One_Warm_Word
Seperti biasa, setiap nonton drama Korea kok ya saya jadi dapet hikmahnya lagi (pembelaan inih sepertinya yah?). Sederhana sih pemahaman saya ini, dan mungkin yang udah menjalani pernikahan lebih mengertilah ya dibanding saya yang masih single.
Sebenernya yang buat kita ga puas sama pasangan kita ya karena expectation atau harapan kita akan pasangan kita itu sendiri, bener kan ya? Misalnya kita maunya si pasangan 24 hours ada untuk kita, padahal hidup dia kan ga melulu bersama kita ya? Atau contohnya si Eun Jin itu kesel sama suaminya yang ga bisa bantu menenangkan anak mereka yang masih bayi padahal dasarnya si Sung So ga bisa urus anak kecil bukan karena ga sayang istri dan anak lho….

Dan hal lain yang buat kita ga puas sama pasangan adalah karena kita ga bersyukur.
Contohnya si Jae Hak ini neh… yang super duper menyebalkan di drama ini ( oops… Debby jadi terbawa emosi ^__^ ). Jae Hak itu punya cinta lho sebenernya, malah banyak cinta yang dia terima. Istrinya yang amat sangat sayang sama dia dan bahkan istrinya itu sangat sayang sama ibunya meskipun suka merepet ga jelas, dan almarhum ayahnya yang lama sakit juga dengan telaten diurusin Mi Kyung tanpa mengeluh. Anak-anaknya Jae Hak juga sangat sayang sama dia, ibunya yang suka merepet itu apalagi… sayang banget sama si Jae Hak ini. Tapi kok ya dia selalu merasa ga puas ya sama hidupnya yang berkelimpahan??? Manusia seperti Jae Hak ini yang paling kasihan menurut saya. Dia ga pernah sadar dan bersyukur kalo apa yang dia punya itu adalah anugerah terindah dalam hidupnya.

Cerita ini sepertinya diambil dari kisah nyata ya… karena dalam banyak cerita nyata dari beberapa temen, saya juga pernah mendengar dan melakukan kisah perselingkuhan seperti ini. Akhir-akhir ini yang suka buat saya parno menghadapi kehidupan pernikahan adalah karena banyak orang gagal dalam mempertahankan pernikahan mereka (ga maksud menyalahkan atau menyinggung siapapun yah). Meski saya tahu mereka gagal belum tentu saya gagal yah…

Tapi parnonya saya ini positiflah, karena saya parno makanya saya banyak menggali informasi yang mana yang harus saya terapkan dan yang mana yang harus saya hindarkan kalau saya menikah suatu hari nanti. Dan yang saya temui ga melulu tentang kegagalan kan, contoh nyata ya Bapak dan Mama saya sangat berhasil membina rumah tangga mereka sampai maut memisahkan.

Kata-kata itu bisa menjadi doa. Jadi sesuai judul film ini hanya karena SATU KATA HANGAT manusia bisa merasa bahagia. Saya rasa mengatakan cinta pada yang tercinta sebisa dan sesering mungkin adalah doa dan harapan tentang cinta itu sendiri ya kan?
Karena cinta juga adalah pilihan.

Yang saya liat di film ini, si Jae Hak sangat jarang ucapin cinta sama istrinya meskipun istrinya dah minta kata ‘terimakasih’ diganti jadi ‘i love you’, tapi yang terucap sama Jae Hak adalah ‘Maaf’. Kasian kan istrinya , kasian juga Jae Hak yang cuma mengartikan cinta adalah perasaannya untuk Eun Jin, padahal cinta pada dasarnya ga menyakiti lho… Menurutku, cinta harusnya buat kita bahagia dan sekeliling kita juga bahagia. Jadi buat yang sering menyalahkan cinta, rasanya konyol banget. Bukan cinta yang salah, tapi manusia yang ga bisa mengendalikan perasaannyalah menurutku yang bersalah.

Kesimpulannya sih sederhana juga ya menurut Debby, kalau kita bisa mencintai diri kita sendiri, kita bisa mencintai orang lain. Kalau kita bisa menghargai diri kita sendiri, kita bisa menghargai dan dihargai orang lain. Dan… kalau kita bersyukur untuk hidup yang kita miliki, kita bisa mencintai dan menghargai orang lain dalam hidup kita. Pada dasarnya kebahagiaan itu adalah pilihan hati kita.

Bukan apa dan bagaimana sesuatu yang kita peroleh itu yang membuat kita bahagia, tetapi bagaimana hati kita menerima segala sesuatu yang kita peroleh dengan mensyukurinya itulah kebahagiaan sesungguhnya.

Happy Weekend… ^^

INDONESIAKU SEKARANG…

Tanah Karo, tempat mama juga adik-adikku menjalani kesehariannya, meski kami bukan suku Batak Karo tapi keluargaku sudah cukup lama bertahan di kota Kabanjahe nan sejuk serta ramah penduduknya.
Kini Tanah Karo tertutup abu vulkanik SiNabung. Smakin hari si Gunung batuknya smakin sering dan smua orang smakin panik. Biasanya kesegaran yang terhirup setiap pagi adalah bukti nyata kokohnya Sang Gunung di Tanah Karo, tapi sudah beberapa bulan belakangan embun pagi berganti menjadi hujan abu 😦
Embun yang menyejukkan tiba-tiba menyesakkan. Rasa takut, Lapar, Dingin dan Sesak… semua terkomplikasi lewat erupsimu Bung…

Jakarta…Mount Sinabung volcano spews ash and lava as seen from Erajaya village in Karo district, Indonesia's North Sumatra province
Di sini aku berjuang mencari sesuap nasi untuk bertahan hidup dan mensupply sedikit hasil peluh untuk adik-adik tercinta… tapi hujan yang tak kunjung istirahat membuat kota besar nan padat penduduk ini mulai digenangi air kotor di sana sini. Berbagai penyakit mulai berdatangan dari si kuman yang tersisa saat banjir datang.

Dan Manado… ??? Ga jauh beda seperti Jakarta dengan masalah banjirnya. Ga disangka, banjir yang dikhawatirkan di Jakarta malah menyambangi Manado dengan lebih dahsyat lebih dahulu. Ayah mencari anak, anak mencari ibu, semua hanyut tersapu si banjir bandang. Tak pandang harta, tak pandang rupa… Bencana, mengapa kamu tega ?

Sementara petinggi negara sibuk dengan urusan politik dan kampanye masing-masing, yang lain sibuk bahu membahu memerangi bencana yang melanda. Yang lain lagi sibuk berdoa memohon ampun. Ada juga yang sibuk meneliti siapa salah, siapa benar padahal bencana tak sibuk mempersalahkan.
Nurani? Kemanakah dia pergi?

Hanya Tuhan Yang Kuasa yang berkenan memberi belas kasih untuk mendidik kita dengan berbagai pencobaan yang Dia ijinkan terjadi saat ini.
Skalipun masih banyak manusia berhati binatang di luar sana, tapi kasih Tuhan untuk bangsa ini tidak akan berkesudahan
Badai pasti kan berlalu. 🙂


Indonesia, May God always bless u ^^

Dimana Letak Surga Itu?

Kalau baca judul postingan ini, jangan fikir saya sedang menuliskan kembali lirik lagu Agnes Monica idola saya yah… Tapi ini pertanyaan konkret dari seorang anak kecil yang tak sengaja saya temui di salah satu ibadah di gereja beberapa minggu yang lalu. Dia tanya sama mamanya begini ‘ Ma, Tuhan Yesus katanya sudah naik ke surga yah?Jadi surga itu di atas ya Ma?’
Sambil bertanya si anak mendongak ke langit cerah di atas kami dengan wajah penuh pertanyaan. Saya juga terhipnotis dan ikut melihat indahnya awan berarak di atas langit biru yang indah di atas sana sambil bergumam, ‘Mungkin benar, karena dari bawah sini keindahan surga bisa saya nikmati’

Besok adalah hari peringatan kenaikan Isa Almasih. Buat yang beragama Nasrani seperti saya, selamat merayakannya yah…
Kata ‘naik’ membuat saya tertarik mengulas dan menyelami pengertian tentang’surga’. Orang bilang surga itu di telapak kaki ibu. Ada yang bilang surga itu sebenarnya ada di atas langit ke tujuh. Dan ada pula yang bilang sebenernya sorga adalah dunia ini, yang dimana pada suatu saat tertentu memberikan ‘sorga’ bagi sebagian orang.

Saya ga akan bahas tentang dimana sebenarnya letak surga itu, karena saya belum pernah ‘jalan-jalan’ ke sana.Yang jelas saya mau bahas tentang apa arti surga dalam kehidupan saya. Karena saya masih hidup di dunia, pengertian terbatas saya tentang surga adalah sebuah tempat yang isinya kebaikan. Kebaikan yang ga egois, tapi kebaikan yang sifatnya seimbang, selaras dan tidak merugikan lingkungan sekitar.

Meski bumi ini tak bisa dibilang ‘surga’ tapi sebenernya buat saya terkadang bumi ini menjadi’surga’ buat saya.
Suatu hari, saya melihat keindahan bumi dari atas pesawat kemudian saya berfikir, sebenernya dari awal Tuhan menciptakan bumi untuk menjadi surga buat umatNya. Sayangnya, kebencian, iri hati, keserakahan menjadi dominan sehingga bumi yang tadinya seindah surga ini perlahan-lahan mirip neraka ^__^. Neraka yang panas karena lapisan ozon menipis, kebakaran hutan, penebangan pohon secara liar diganti dengan kemewahan bangunan-bangunan komersial yang semuanya itu dipicu oleh keserakahan hati manusia.

Sgala hal yang baik dan jahat ini timbul dari dalam hati setiap manusia. Jadi, menurut Debhoy, surga adalah gambaran/efek yang terpancar dari hati manusia yang pastinya berisi kebaikan. Meski kebaikan-kebaikan kecil, tapi bisa menghasilkan keindahan di sekitarnya.
Sayangnya, masih banyak orang yang apatis tentang bumi dan isinya yang merupakan anugerah Yang Kuasa untuk manusia tapi mengharap banyak pada potensi bumi yang begitu luar biasa yang telah dikurasnya secara brutal.

Jadi aku melanjutkan lamunanku tentang pembicaraan singkatku dengan adik kecil tadi. Aku bilang padanya, ‘Surga itu ada di hatimu, Sayang…’ sambil berharap kelak setelah dia dewasa, dia tetap menjaga surga di dalam hatinya.

Apakah sahablog setuju dengan kesimpulan saya bahwa surga seharusnya ada di hati kita?

Selamat menyambut liburan panjang buat yang menikmatinya (saya ga libur panjang T__T)