TAK MAYA

Ada hari dimana aku begitu ingin menjemput rindu ini menghampirimu nan jauh di sana….
Mengabaikan setiap tetesan harapan yang menggantung tinggi dari orang-orang yang mencintaiku, mengabaikan semua kemungkinan buruk dan menerjang badai penghalang.

Ada hari dimana aku hanya mampu tertegun menatap wajahmu, senyummu dan tawamu dalam khayalan. Menggantungkan kembali asa yang terpendam dan hasrat penuh kerinduan. Merilis cinta yang hanya tertuang lewat bait kata-kata indah bersahaja tentang kerinduan mendalam.

Kamukah yang tulus menuangkan gelak tawa dalam setiap percakapan mesra? Begitupula dengan banyaknya perdebatan yang membuat ikatan hati kita semakin berakar..
Ah,,,tak sabar rasanya memeluk dan merasakan belaimu kasih….
Seperti apa dan bagaimana rasanya aku hanya mampu membayangnya…

Bermimpi tentangmu seakan mengungkapan segala rasa yang terpendam tak tertahankan. Seperti sebuah isyarat yang tak kunjung terhenti tertuang dalam serangkai nada indah tiada tara…
Yang dinyanyikan merdu oleh asa tentang hasrat dan gemuruh perasaan cinta di dalam dada 🙂

Terhentak aku dari mimpi indah tidurku dan mendapati kesemuanya hanya semu, tapi mengapa cintamu tak kunjung layu?
Oh…asmara jarak jauh ini akankah usai sayang? Aku merasa seakan memegang bom waktu yang sudah usang… Memikirkan stiap detik bisa saja meledak, tapi tak ada sedikitpun tanda-tandanya…

Hm… mungkin benar apa yang kau rasakan… Menikmati betapa indahnya waktu bersama meski hanya sebatas kata tanpa sentuhan mesra membuat kita yakin akan tulusnya cinta ini, memperkaya aku tentang apa dan bagaimana kamu tanpa aku sebelumnya…

Kerinduanku dan kerinduanmu bukan bak rembulan menantikan gerhana mentari…
Berharap pertemuan keduanya abadi tak hanya sekejab asa saja.
Beri aku indahnya kisah panjang dan berakhir bahagia, bukan kisah sesaat yang menyesakkan raga….

Kuharap semua kan nyata dan tak maya 🙂

KAMU dan CINTA

Kamu memang tak pernah membuat hatiku berbunga dengan puisi, prosa bahkan untaian kata-kata mesra yang sempat membuatku begitu iri dengan perempuan-perempuan di sana yang menikmati  kemesraan bersama kasihnya melalui jembatan indah penuh romantika, menikmati genggaman hangat dan pelukan erat di saat-saat sepi melanda hidup. Menurutmu semua hal adalah realita dan bukan khayalan belaka, tapi mengapa hatiku bergetar hanya dengan memandangi gambarmu saja? Merasakan hangat melihat senyum tulusmu di sana …

Kamu memang tak pernah membujukku dengan rayuan, bahkan ketika aku memaksakan diri berpura-pura marah, ketika aku benar-benar kesal bahkan ketika aku memiliki banyak alasan untuk membuat hatimu sibuk memikirkan sikapku yang sentimentil dan plin-plan, tapi kamu hanya berusaha membuatku tertawa dengan lelucon-lelucon yang sekilas tampak tak tepat pada waktunya. Hingga pada akhirnya aku memahami bahwa senyumanku begitu berarti bagimu.

Kamu tak pernah berharap aku harus menjadi cantik dan bertubuh sesempurna Angelina Jolie atau Agnes Monica, tak pernah perduli aku langsing atau gemuk, tak pernah perduli kacamata yang kupakai atau bahkan make-up yang mewarnai wajahku, berambut lurus atau keriting, bahkan tak pernah bilang aku ini paling cantik sedunia, sekalipun aku memaksamu memberiku penilaian tentang semua hal yang telah begitu lelah kupikirkan, kau hanya menanggapinya dengan lelucon lagi dan lagi, membuatku semakin kesal 🙂 .
Hingga pada akhirnya aku memahami, bukan bentuknya yang membuatmu menyayangiku, tapi melihat aku sehat dan selalu berbahagia itulah yang utama.

Kamu membuatku mengenali kesalahan-kesalahan yang kubuat, memberiku kepercayaan diri lagi sebagai seorang perempuan seutuhnya, membuat aku tertawa di saat semua masalah menekanku, membuatku menangis bahagia memahami semua usahamu yang semula kuanggap lelucon sia-sia, membuatku merasa bersalah ketika menyadari kau banyak terluka dengan setiap permintaanku yang menyulitkan hatimu, membuatku yakin bahwa aku benar-benar dicintai dengan cara yang tak sama, membuatku merasa begitu spesial karena kamu bilang di hatimu ada aku ….

 

Mengenalmu akupun mengenal apa sesungguhnya arti CINTA. Memahamiku, memberiku kebebasan bermimpi dan berekspresi, berharap aku berbahagia, membuatku tertawa, mencoba membuatku tersenyum, bahkan kadang aku merasa kamu memahamiku lebih dari diriku sendiri…membuat mataku terbuka menemukan arti CINTA dan BAHAGIA 🙂

Kamu dan Cinta , keduanya membuatku terpesona.
Kamu dan Cinta , keduanya membuat wajahku merah merona kala mengingatnya…
Kamu dan Cinta , keduanya bermakna sama karena kamu adalah Cinta yang Dia berikan untuk membuatku menemukan makna Cinta dan bagaimana rasanya…

Dan….bisakah kamu selalu mencintaiku seperti ini?
Atau….aku hanya akan kehilanganmu dan kehilangan cinta itu lagi?
Bisakah aku berkata “Tetaplah di hatiku…. ^^” ?

 

love u always dear…

SEDERHANA

aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api
yang menjadikannya abu…

aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan
yang menjadikannya tiada…
— Sapardi Djoko Damono

Debb baru selesai menghabiskan 4 kepingan DVD Korea yang judulnya ‘Baker King,Kim Tak Goo’
Cerita tentang seorang anak yang kehadirannya menimbulkan perselisihan dan keributan di sebuah keluarga besar. Cerita tentang anak yang penuh semangat dan sangat mencintai ibunya. Cerita tentang bagaimana seorang pria mengartikan ‘cinta’ yang sesungguhnya.

Yang terspesial adalah bagaimana Tak Goo hidup berjuang melawan ketidakadilan dalam hidupnya dengan segala metamorfosis yang dia alami. Kekerasan tidak membuatnya menjadi lebih baik, sehingga ia memulai hidup barunya di sebuah toko roti terkenal yang juga menjadi tempat ayahnya dulu belajar membuat roti.
Bekerja sama dengan orang yang tidak sengaja telah ‘membunuh’ ibunya, menyayangi adik tirinya meski ia tahu adiknya begitu membencinya, menyelamatkan orang yang telah ‘membunuh’ ibunya dan banyak hal luarbiasa yang telah mempengaruhi kehidupan setiap orang dalam hidup Tak goo yang dianggap tak berguna.

Akhirnya ia tumbuh menjadi seorang pria dewasa dengan kepintaran dan kharisma ketulusan yang memikat banyak orang. Perlahan dan pasti Tak Goo akhirnya meyakinkan semua orang bahwa harta tak sebanding dengan cintanya…. Ia mengasihi semua orang bahkan yang telah menyakitinya bertahun-tahun, memisahkan dia dan ibunya dan bahkan berusaha membunuhnya.
Wajar bila film ini menjadi favorit nomor I di Korea ^^

Ada satu hal yang membuat Debby suka banget sama film ini. Ketika cinta pertamanya memilih adik tirinya karena ambisinya menjadi ‘kaya’, Tak Goo merelakannya dengan senyuman meski air matanya tak bisa berhenti mengalir. Ia hanya memohon satu hal, yaitu supaya Yung Kyun berjanji untuk slalu hidup bahagia dengan pilihannya.

Amaze…. bahkan dalam saat kritis sekalipun mungkin Debby belum bisa bertindak seperti Tak Goo…

Ada banyak orang yang seperti Tak Goo yang Debby kenal. Mungkin hanya 80% karena itu hanya sekedar film. Tapi, dengan 80% itupun ketika teringat tentang mereka, Debby hanya bisa menangis… pertama karena menyesali pernah menyia-nyiakan, kedua menyesali tentang mengapa Debby tak bisa seperti mereka.

Mencintai dengan sederhana?
Bukankah kita smua rakus akan cinta?

Cinta, ajar aku mencinta…. ^__^

BAHAGIAKU

Hembusan angin, Kicau burung dan hangatnya mentari hari ini mengapa begitu indah dari biasanya? Seperti warna-warna pelangi setiap sudut hatiku…

Aku memimpikan masa lalu, tentang aku dan kamu, akankah kamu juga sedang mengingatku disana?

Cinta, akhirnya kudapat menyambut masa ini dengan senyum meski tanpamu
Menatap awan tanpa menangis lagi, meski hati terkadang merindu…

Aku sudah mulai pulih, bintangku… aku berharap kamu tak menghawatirkanku lagi.
Aku menunggu saat kita bertemu dan kukatakan berjuta ungkapan rindu ini
Tapi aku berjanji takkan menangis sedih lagi
Hm….. mungkin akan mengeluarkan air mata, karena terlalu bahagia… ^__^

“Berjanjilah untuk selalu bahagia….”

Pergilah Gun….dah!

gundah aku Tuhan….
tentang rasa yang tiba-tiba kurengkuh lagi berbulan-bulan ini…
tapi mengapa gundahku pun kembali menghantui….

aku tak mau melakukan kesalahan lagi dan lagi
yang aku mau hanya ingin tulus melalui setiap waktu bersamanya
ingin menikmati detik-detik berharga di setiap canda dan cerita yang kami bagi bersama

Tak ingin melepasmu lagi, tak ingin melalui semua ini tanpamu kasih….
Yang aku ingin hanya dirimu dan cintamu nan putih
Menciptakan kenangan dalam setiap langkah indah

Gundah….berlalulah….
aku tak ingin kau hinggapi kembali
Memberi banyak tekanan yang sia-sia bathinku

Biar kujalani hidup tanpamu tapi dengannya
berharap Yang Kuasa mempercepat waktu
hingga kan melihatmu terus berada disisiku…..

Gundah, pergilah dari hatiku 🙂

Silahkan Kentut Bung….

Dear Sinabung,

masih kuingat bagaimana perjumpaan pertamaku denganmu…. Kamu begitu sejuk, kamu selalu tersenyum menyambut aku dan teman-temanku. Masih kuingat damainya hidup ketika angin berhembus, membuatku terlelap setelah lelah mendaki…

Perjumaapn pertama sebenarnya aku begitu takut… Bukan karena mereka bilang kamu tak jarang mencelakakan teman-temanku, tapi karena orangtuaku tak tahu niatku…
Itu satu-satunya rahasia di antara kita kan Bung?
Mereka bahkan tak pernah tahu aku pernah mendakimu

Sinabung, momen indah ketika aQ melihatmu dari Sibayak…
Membayangkan mendakimu dan akhirnya kesampaian…
Sungguh Tuhan luar biasa menciptamu, menunjukkan aku betapa indah lembah
Menunjukkan padaku betapa terjalnya tebing dan betapa indahnya mentari pagi bila kulihat di atasmu….

Sekarang mungkin berat badanku tak kuasa mengijinkanku mendakimu…
Bahkan bulan lalu aku menatapmu duapuluhkilometer jaraknya, aku tetap merindukanmu
Merindukan saat-saat indah bersama teman-temanku, merindukan hembusan angin di pundakmu , hangatnya mentari di hadapanmu dan sejuta keindahanbak surga yang membuatku terkagum-kagum

Sinabung, mengapa kau bergemuruh?
Akankah penatmu melihat banyak keksiruhan disekitarmu?
Ataukah di atas sana kau begitu gerah menikmati hangat mentari?
Atau kau hanya merasa terlalu lelah 400 tahun tidak kentut? ^^

Kalau memang kau ingin kentut, puaskanlah Bung…

Kutitipkan keluarga tercintaku kepada Tuhanku
Kusarankan kau sebaiknya jangan mengamuk lagi….
karena mereka tak begitu jauh darimu

Aku berjanji suatu waktu kan mengunjungimu lagi Bung…
Kuharap laharmu tak berceceran lagi pada saat itu ^^
Kuharap kau dan aku juga mereka semua berdamai saja…

Sekarang puaskanlah dirimu, kutunggu loncatan indahmu lagi, Bung….

dari sahabatmu

LUIGI

libur akhir pekan, ketika aku menikmati rasa sakit di mata yang bengkak… bukan karena ngintip orang tapi digigit serangga nakal

ada bunyi suara ‘beep’ di HPku dan kuterbangun dari tidur tak nyenyak itu….
Namanya Luigi, sudah lama terpisah dan tak ingin tersentuh..tapi bayangnya slalu saja membuat bulu romaku berdiri…

Luigi : ” Bolehkah kita bertemu? Aku sungguh butuh seseorang tuk berbagi dengannya”

dan aku… sambil menahan rasa sakit di mataku yang kalah oleh rasa takut di dasar hatiku,berusaha tak menganggap ia pernah mengirim sms itu untukku…

Luigi : aQ sedang merenung di pantai ini, tempat aku merasa nyaman tuk menemukan kembali ketenangan jiwaku…

dan aku… hanya terpaku dan menyesal menggubris HPku, berharap seseorang yang kudamba yang memberi kabar, ternyata yang tak kusangka memberi ketakutan…

Luigi : Aku tak sanggup hidup melihat dia di pelukan pria lain, keluargaku dalam masalah, aku sendiri tak dalam kondisi sehat….

dan aku…. hanya terpaku berfikir sejenak dan akhirnya jemariku tak kuasa menahan emosi antara marah dan bimbang

“tolong pergi dari hidupku, aku tak bisa melukai hatinya… Aku hanya bisa menjadi teman bukan sahabat bagimu”

Luigi : aku juga tak lagi berharap padamu ketika aQ tahu hatimu hanya untuk dia…

dan aku…. hanya tertawa kecil sambil menarikan jemariku…

“kalau begitu mengapa dengan aku, orang yang kau benci kau curahkan isi di hatimu?”

dan Luigi… hanya terdiam dan tak lagi kudengar suara “beep” yang berisikan pesan darinya

====================================================================

kejadian ini hanya fiktif belaka, bila ada kesamaan nama, alamat dan tempat tanggal lahir, eh kejadian, mohon maaf lahir bathin sebelum Lebaran tiba ^^

Debbs

SETURUT KEHENDAK-NYA

Hidup ini seperti arus air yang mengalir. Kita kadang merasa Tuhan tidak adil menempatkan kita di tengah-tengah orang-orang yang membuat kita mderasa tidak nyaman. Tapi seperti halnya sungai yang mengalir, sebenarnya Tuhan sedang membantu kita menemukan lautan yang indah pada akhir perjalanan panjang dan melelahkan.

Kemana air mengalir kita patutnya mengikuti saja kehendakNya. Semakin kita memberikan perlawanan semakin kita terpuruk. Semakin kita memaksakan diri kita semakin kita jatuh dan jatuh dalam kegagalan. Semakin kita keluar dari jalur sungai yang telah dibuatNya,semakin kita tak dapat bertahan.

Ikan tak dapat bergerak dalam sungai yang membeku atau berenang dalam kabut pagi… Akar tak dapat menembus batu yang padat atau bertahan di pasir yang tertiup angin…

Quote di atas juga sebagai salah satu gambaran tentang betapa Tuhan telah menempatkan segala makhluk di bumi ini sesuai dengan tempat dan pergumulan hidupnya masing-masing. Ikan di dalam air dengan resiko membekunya, akar tumbuhan di dalam tanah dengan banyaknya bebatuan.

Tidak ada ikan yang sengaja diam ketika sungai mulai membeku, ikan akan selalu mencari air yang bergerak tempat dimana dia merasa nyaman, bukan pula di tengah kabut…
Seperti manusia yang tahu bahwa ada tempat yang tak dapat ditinggali, ada sesuatu yang tak dapat ditolak untuk dilakukan ketika Tuhan telah menetapkan jalur kehidupannya.

Begitupun dengan akar pohon yang bentuknya mengikuti jalur tumbuhnya. Ketika ada batu-batuan, secara alamiah akar itu membelok mencari bagian tanah yang tak berbatu. Kebanyakan akar bentuknya indah menurutku. Akar adalah salah satu karya seni Tuhan yang luar biasa. Bentuknya sungguh unik dan tiada dua. Seperti kita manusia yang tumbuh mengikuti arus kehidupan yang telah Dia aturkan untuk kita.
Dan akhirnya terbentuk dengan arus itu sehingga menjadi keunikan dari karakter kita masing-masing.
Siapapun kita tak dapat melangkahkan kaki keluar dari jalur dan kehendak yang Ia tentukan untuk kita.

Tulisan ini dibuat untuk merayakan kebahagiaan Mba Nandini atas terjadinya domain barunya.

Selamat ya Mba…saya nyusul deh buat domain sendiri (blm ada modal ^^)

Happy Birthday Mom!

Mama…
terimakasih untuk cahaya yang indah yang kulihat di pagi hari
terimakasih untuk belaian hangat yang kurasa setiap pagi
Terimakasih untuk kehadiranku di dunia penuh warna ini ^^

Mama…
Mungkin banyak kekecewaanmu tentang kehadiranku di masa lalu
Mungkin bagimu waktu tak memihak kepadamu
Mungkin bagimu hadirku begitu cepat dan membuatmu haru

Tapi aku percaya, saat ini akulah rembulan yang menghiasi malammu
akulah mentari yang selalu mencerahkan hari-harimu
akulah tetesan air yang menyejukkan cintamu

Hariku dan harimu mungkin terlewati dengan buruk
tapi itu semua masa lalu kita kan?
Atau hanya cara Tuhan memberi kita kesadaran tentang kasih yang sesungguhnya?

Mama… hanya doa terlantun yang kuucapkan di hari jadimu ini

Semoga kesehatan dan umur panjang Tuhan berikan untukmu
Semoga kelak mama melihat pangeranku yang lebih tampan dari papa ^^
Semoga suatu hari nanti mama bisa mengajariku menjadi seorang ibu
Semoga kelak mama bisa menggendong dan membuai bayiku

Mama…jauh di dasar hatiku
jauh di balik setiap pertengkaran kita
jauh sebelum kita berdamai beberapa tahun lalu
dan jauh sebelum semua hal membuatku menjauh darimu…
sesungguhnya, aq sangat menyayangimu, Mama…

with love,


Your daughter

BINTANG di LANGIT

Ketika pagi datang, mentari menyambutku
mengingatkanku tentang hangatnya senyummu
dekap eratmu dan empatimu membuktikan kasih dan sayang itu

Ketika siang datang, mentari menyengatku dengan cahaya super terangnya
Mengingatkanku tentang betapa kerasnya memperjuangkan aku
Genggaman dan tatapanmu membara semangatku tuk selalu maju

Ketika sore menjelang indahnya langit kupandang
Pantulan sinar mentari senja mengingatkanku tentang perjalanan kita
Saat senja datang kau pun menghilang bersama malam

Dan ketika malam menjelang, bintang-bintang tersenyum padaku
Semula kuanggap itu cemoohnya ketika kau pergi tinggalkan kenangan
Tapi ternyata di antaranya adalah kamu….

Malam ini…ketika aku memandang rembulan dan ribuan bintang…
Di saat wajahmu dan kenangan tentangmu melalui ingatanku
Di saat air mataku jatuh tak terbendung mengenang tentangmu
Hanya senyummu di antara ribuan senyuman bintang-bintang
yang membuatku teduh….

Memandang langit membuatku menangis….mengenangmu…
Tapi langit juga membuatku teduh karena kutahu…
di sana ada kamu… ^__^

again…for my 1st love

Lembur Pancawati, 310710