GOOD BYE 2013….

Dear 2013,

Good Bye!

I have passing you with happiness in the beginning and sorrow in the end.
Yes, when you come, i was very happy to celebrate that with my mother’s family in Cilacap
I still hear my father laugh by cellphone and said that he was hoping the best for my life at beginning of you, 2013.
But Dad never ask me about how’s my life here again since He passed away and i can’t see his smile.

It makes me very tired here… to feel sad, to cry and cry again before sleep.
I was not OK when you were going to passed.
Before you go, you surprised me with that grief.Happy-New-Year-2014-3
My Dad and my great-grandmother… they have left and leave us with sadness.

I wish that God can read this letter and pay the sorrow that He let happen in 2013 with happiness at 2014.
I don’t want to cry again in this year.
Maybe I’m too selfish, but I hope only happiness that accompanies this year until the end of

Happy in 2014 for u all my ‘SAHABLOG’
Hope this year will bring us happiness and success

R.I.P MY GREAT-GRANDMOTHER

Selang 27 hari setelah Bapak pergi, dirimupun pergi Nantulang…

Seakan kau memang menunggu untuk bertemu cucu mantumu itu…GREAT GRANDMOTHER

Lelah kau melalui hari-hari yang sulit di masa tuamu, akhirnya berakhir juga.

Selamat Jalan Nantulang!!! Sampaikan salamku untuk Bapak di sana ^^

Kuharap kalian sedang bersama memuji nama Tuhan dengan riang di atas sana 🙂

SILENT NIGHT

Dear God, how are you today?
Did You and my Dad see me now?
I can not describe how is my feeling right now.
i want to cry but every people say that i can’t always cry
i want to shout but there is no right place for me to shout out my longing
sometimes i want You to hold me close so i can’t feel lonely anymore

Yes God, i am so sorry about this feeling
Whenever i hear the song of Silent Night, i just want to cry
Because this year is very Silent for me
You took my only one Dad in this world beside You
And i can’t do anything for Your will upon my life
You send another people to hold my hand but it is not as easy as they think God…

God… I am very happy for Your birth
I know that You come for bringing the peace to this world
When i look to You, i remember my Dad
I have many question for You when i pray
It’s about how amazing Your love to me, my Dad , my Mom, my brothers and silent nightsister.

I need You God , to walk beside me day by day
I couldn’t passing this life without You
I can accept the fact that You took my Dad as soon as this
Because i know Your birth brings us the happiness not the sorrow

SO , at this silent night i want to enjoy Your love for my life
My Dad always tell me that Your Love is GREAT, and You know God, i am very agree with him
When You took him from me, i believe You give me double protection for facing this world without my Dad.
I love You God…
Please tell my Dad that i miss him so much too…

For all Christian people in this world, Happy Merry Christmas for us !!!

I’M DREAMING OF A CHRISTMAS GIFT ^^

Mendekati tanggal 25 , rasanya saya semakin merindukan suasana Natal semasa kecil di rumah ketika alm. Bapak masih bersama dengan kami dan kondisi kesehatan mama masih belum sedrastis saat ini. Setiap hari Natal kami pastinya beribadah ke gereja, sepulangnya dari gereja kami mengunjungi sanak saudara yang lebih tua.

Kalau diingat-ingat, saya dan adik-adik jarang sekali bisa membeli baju Natal. Selain karena kami tidak terlalu suka pergi ke pasar berlama-lama, situasi keuangan orangtua juga membuat kami maklum bahwa kami tidak harus selalu memiliki baju baru di hari Natal. Alm. Bapak selalu menegaskan pada kami bahwa Natal bukan tentang apa yang terlihat oleh mata manusia, tapi apa yang terlihat oleh Tuhan yang telah datang ke dunia ini sebagai hadiah untuk kami umatNya.

Beberapa hari ini teman-teman sekantor yang merayakan Natal, sudah menyiapkan pakaian baru yang akan mereka pakai saat ibadah malam Natal maupun pada saat tanggal 25 Desember nanti di gerejanya masing-masing. Kalau saya? Tentu saja saya tidak bisa seheboh mereka. Bukan hanya karena perasaan duka tentang kepergian Bapak masih belum bisa saya sembuhkan, tapi karena saya tidak hobby berjalan-jalan keliling mall atau pasar untuk mencari baju yang sesuai dengan ukuran dan selera saya. Maklumlah, ukuran badan yang ‘BIG’ membuat saya agak kewalahan untuk urusan membeli pakaian. Saya lebih suka memakai baju lungsuran (bekas pakai) tante saya yang sama besarnya dengan saya dan modelnya masih trendi, dibanding harus mencari secara khusus ke mall atau butik.

Tapi perkembangan tekhnologi sedikit banyak membantu wawasan saya tentang fashion mode for BIG SIZE 🙂 . Seperti website shop online ternama di Indonesia contohnya ZALORA . Selama ini saya malas banget melihat-lihat online shop karena khawatir soal ukuran yang tersedia di online shop tersebut tidak cukup untuk tubuh saya yang BIG ini.
Tapi pilihan tentang ukuran dan penjelasan tentang skala ukuran dalam cm yang disediakan pada website ZALORA memudahkan saya untuk mencari tahu apakah model baju yang saya suka bisa cocok dengan ukuran tubuh saya.

Sejujurnya, mengingat beberapa bulan belakangan penghasilan saya tersita untuk kuliah dan biaya sang adik, saya hanya mampu melihat dan bahkan menyimpan beberapa mode baju yang saya suka untuk saya pandangi setiap hari sambil berkata dalam hati ‘Semoga bulan ini ada uang lebih untuk bisa beli baju di ZALORA‘ 🙂 .

Saya berharap ada Santa Clauss lewat depan rumah saya dan mengetuk pintu rumah di malam Natal nanti kemudian memberikan kado Natal tahun ini yaitu sebuah BAJU NATAL IDAMAN

Kalau bisa sepaket dengan sepatunya yang senada dan saya menyebutnya SEPATU IDAMAN

Tapi sepertinya mimpi saya ini hanya sekedar mimpi, kecuali ada sahablog yang baik hati mau beramal untuk anak yatim seperti saya 🙂 #justkidding.eprise-7856-36216-1-product
O, ya… saya sangat suka model brokat sejak dulu tak pernah lekang dari hati. Sayangnya setiap kali saya mencari model baju brokat di shop online-shop online lain, tidak ada ukuran yang pas buat saya 😦

Tapi di ZALORA saya menemukannya lho…. Ini buktinya : —->

Yang jelas, bagi saya… ada atau tidak baju baru , Natal adalah saat paling berbahagia buat saya. Natal adalah sukacita dan damai juga KEBANGKITAN di dalam DIA.

SELAMAT MENYAMBUT HARI NATAL SAHABLOG ^^

Our Weekend #1

Selesai BW baru sadar, kalo saya ngiler juga pengen punya seri khusus soal perjalanan cinta saya dengan doi (cuih..cuih…)hahahahha. Meski sebenenya sudah banyak yang tertuliskan secara tersirat dalam setiap tulisan saya tentang betapa berlikunya perjalanan kami hampir 2 tahun ini…

Dan meski mungkin doi ga bakal lihat tulisan-tulisan tentang dia di sini, saya berharap suatu saat nanti bisa menunjukkannya kepada generasi penerus kami suatu saat nanti.(ciut…ciut….) hahahaha.

Dan perjalanan weekend kami dengan motor super bising itu tetap saja dengan sangat berat hati tak bisa saya abadikan dalam gambar-gambar romantis seperti kebanyakan pasangan lainnya. Tahu kenapa? Karena sang pacar sangat tidak suka gambarnya diambil. Mungkin karena jeleknya atau karena kurusnya yah?hahahahaha.

Lama ga ke pantai, akhirnya sepulang dari ibadah khusyuk di gereja kami berdua berangkat menuju Utara Jakarta untuk menikmati hembusan angin , suara ombak berlomba dan aroma air laut yang menambah sisi romantis perjalanan kami berdua.
Andai saya bisa berfoto seperti foto di bawah ini yah…

nah, setelah sempat ribut sedikit akhirnya bisa juga menikmati malam keliling Jakarta dan sempetin makan malam di Kota Tua JakPus skalian nodong sang pacar untuk beli beberapa kaset DVD film yang sedang in. ^__^

Kesimpulannya akhir pekan kemarin sungguh menarik deh. Bisa akur lagi, bisa saling mengerti lagi meski sekeliling masih belum benar-benar bisa menerima keputusan saya untuk sungguh-sungguh serius sama doi, tapi saya sangat senang bisa terus ada di sisiny selalu.
Semoga kebahagiaan kemaren tak berhenti sampai hari ini saja…

^__^

Talking To The Star Because of The Sun

Dear Star,
last night was so painful night for me. My heart was going to exploded because all sadness that he had decided.
Ini mungkin lebih berat dibanding kehilanganmu beberapa tahun lalu. Tapi aku harus menjadi lebih kuat dari apa aku saat ini harapmu.

It’s hard but i have to go through this after all the way. Much stronger than before. Isn’t it?
Merasakan kesepian mendalam setelah bertahun-tahun lalu aku pernah mengalami kesedihan yang sama. Mengapa? Apakah sedikit kebahagiaan harus terganti dengan setangkup kesedihan semalam?

Bukankah kau janji setelah semua ini berlalu aku akan menjadi lebih tegar dari hari-hari sebelumnya? Namun mengapa hatiku resah…???
Star, i wish i could see u here right now. Tell me that it is gonna be alright for tomorrow, next week, next year and for two years that he promised me.

I’m looking at the sky and realize that i can’t see u there.Because it’s still sun light up there. I need your big hug and tap on my shoulder Star… because he and some people makes me feel very lonely.

I just only can sing a piece of a song like this :

I know you’re somewhere out there
Somewhere far away
I want you back
I want you back
My neighbours think
I’m crazy
But they don’t understand
You’re all I have
You’re all I have

Tell him how much i love all the way he is…
That u hope for our dreams comes and be real.

I’m The Moon, You are my Star and He is my Sun
I love him like you love me last time

17 hari

Ini hari ke tujuh belas aku tak menuliskan apapun di sini. Meski ingin tapi rasanya jemariku begitu enggan mengetikkan beberapa rangkai huruf yang menjelaskan isi hatiku beberapa hari belakangan ini.

Mulai dari perasaan tentang perasaan kacau balau, masalah keuangan dan kesehatan yang mulai membuatku bosan dengan kebisingan kota ini rasanya semua kembali membuat jemariku beberapa saat lalu berhenti berekspresi. Meski jauh di lubuk akalku aku menginginkan sensasi melegakan tentang hari-hariku yang berarti.

Di tengah padatnya tugas menanti pagi ini, aku berharap akan ada pelangi hari ini.
Berharap waktu bergulir bersama hujan yang saat ini begitu deras mengguyur langitku, dan mentari yang asyik menonton pertunjukan panggung kehidupanku…
Pelangi, ya aku sangat membutuhkan keajaibannya hari ini.

Smoga harimu dan hariku penuh warna-warni, Semangat pagi!!!!

Aku Merindukanmu…

Tuhan menitipkan aku padamu…
Gadis keras kepala yang manja dan super sensitive
Gadis yang selalu merasa pemikirannya yang paling benar
Gadis yang menurutmu paling cantik setelah cinta sejatimu…

Hampir dua puluh lima tahun kau mengenalku dengan sangat baik, bahkan terkadang lebih memahami aku dibandingkan diriku sendiri.
Lipatan-lipatan di wajahmu merupakan beberapa bukti tentang betapa susah dan payahmu membesarkan aku, melihatku bertumbuh dengan segala tingkah polahku
Keegoisanku dan kecengenganku tak pernah membuatmu marah, kau hanya slalu berusaha memberiku pelukan dan ciuman di keningku seperti biasanya ketika aku begitu kesal dan marah…

Setiap hari kau berjuang dengan penuh kesabaran.
Tak kenal lelah menghabiskan hampir seluruh waktumu untuk memperjuangkan aku dan empat orang lainnya bertahan menghadapi kehidupan kami selanjutnya.
Menghadapi cinta sejatimu yang tak jauh berbeda sikapnya denganku.
Kepanikan dan ketergesa-gesaan yang diwariskan olehnya membuatku sering menjengkelkan hatimu.

Tapi tak pernah kulihat raut marah di wajahmu…
hanya saja, aku begitu menyesal setelah membuat wajah ceriamu bersedih melihat kenakalanku…
Tapi tak sering kuucap maaf ketika seharusnya kata-kata itu benar-benar harus kuucapkan, namun kau tak pernah bilang kecewa padaku…

Seperti hari ini, seperti waktu-waktu sebelumnya…
Sering sekali aku tak bisa mengendalikan emosiku yang tak memahami kesibukanmu mencari nafkah.
Lagi-lagi aku kesal karena kau terkesan tak peduli padaku, tapi ciuman jarak jauhmu selalu ampuh meluluhkan hatiku yang keras…
Senyumanmu yang slalu terlukis di hati dan ingatanku membuatku melunak.
Dan semua reaksimu yang selalu membuat aku merasa begitu beruntung memilikimu membuatku tersadar akan baiknya Tuhan menitipkan aku kepadamu…

Bapak..
Kaulah teladan hidupku
Tak pernah aku temukan lelaki sesabar dan setegar dirimu dalam hidupku
Skalipun berpuluh lelaki yang lain mengatakan ‘cinta’ padaku, tapi tak ada yang bisa menyayangi dan mencintaiku sepertimu…
Hidup untuk mengasihi kami dengan tulus, membuat kami begitu berharga meski kita tak punya apa-apa slain cinta dan iman…

Bapak…
Tetaplah di sisiku, sampai suatu hari nanti tiba saatnya kau membiarkan aku pergi dengan lelaki yang bisa memberikan kasih sayang terbaik sepertimu, genggam aku agar aku tak jatuh…

Bapak…
Diluar sikap keras dan marahku akan semua hal yang tak bisa kupahami dari dirimu, aku sungguh ingin kamu tau, aku sungguh menyayangimu…

Aku rindu padamu, Bapakku….

SUKA-DUKA di BULAN MEI

Pagi tadi, Deb bongkar-bongkar buku harian baru yang dimulai dari tanggal 1 Mei 2012. Seperti bulan-bulan lainnya, memang bulan Mei ga jauh beda. Ada suka , duka tapi sepertinya setelah melewati tahun 2012 yang baru 5 bulan ini, bulan Mei adalah bulan terkomplit untuk merasakan duka yang mendalam. Terlebih untuk keluarga besar Debby.

Sepertinya kabar suka dulu kali yah supaya prolog di atas ga makin bikin air mata sahablog bercucuran.

Mei…tepatnya akhir April sih memang, Debb mulai lagi di tempat lama tapi baru. Karena sebenarnya perusahaan ini masih satu group dengan perusahaan lama Debby sebelum pulang ke Medan, tapi lokasinya saja yang berbeda. Yang jelas, selalu saja masih di seputaran Jakarta Barat ^__^

Bulan ini juga Deb mulai lagi merasa lebih nyaman bekerja, ga merengut lagi, karena pekerjaan ini sesuai rasanya dengan panggilan hati. Terlebih, sekarang bisa ngeblog lagi ^^
Bulan Mei ini juga keluargaku dapet berita bagus, Karena tanggal 26 Mei kemaren adikku Vieto Tobias Silaban sudah berhasil LULUS dari Sekolah Menengah Atas (SMA).
Setidaknya beban ortu berkurang 1 setelah Obi dapat ijasah dan mulai cari-cari kerja neh…

Bulan ini juga akhirnya saya bisa beli DVD player, nonton Korea sepuasnya, bisa diet karena ga makan malam dengan sibuk nonton. Mei juga memberikan saya 2 teman baik baru di kos-kosan. Namanya Geby (ibu kos sering tukar nama kami berdua) dan Mitha.
Bulan ini juga saya bisa aktif lagi di sebuah gereja dan mulai serius melayani lagi.

ATM saya dua-duanya terblokir karena saya lalai meninggalkannya di mesin ATM. Malahan beberapa rupiah lenyap karena ada yang menarik sejumlah uang ketika ATM saya masih menempel di mesin itu. Alhasil dana bulanan berkurang banget dari biasanya.
Ditambah ternyata bronchitis saya belum sembuh, jadi mesti intensif check up dan minum anti biotik lagi….
Selain kondisi fisik, hati saya juga sedang bergejolak tak menentu di bulan ini. Segala keraguan dan ketakutan tentang hubungan saya dengan kekasih hati rasanya terulas mendalam di lubuk hati saya. Mungkin Mei bisa jadi pertanda akhir dari hubungan ini, atau malah sebaliknya…
entahlah….

Lalu, bulan Mei ini juga terjadi tragedi yang mirip tragisnya dengan tragedi Sukhoi yang baru saja dialami keluarga besar Bapakku. Anaknya kakaknya Bapak, itu sepupu kan yah? 😀
Yang jelas sepupuku itu baru saja meninggal hari Minggu 27 Mei 2012 kemarin. Dia anak ke – 5 dari 7 bersaudara. Baru saja menyelesaikan pendidikan D3 nya dengan perjuangan kerja keras abangnya yang ke 4. Karena Ibunya adalah penjual sayur emperan biasa, ayahnya peternak kecil-kecilan yang masih punya banyak beban utang sana sini untuk berjuang membiaya anak-anaknya.

Sayangnya, ia harus pergi di usianya yang masih 22tahun 😦
Saya sungguh ikut berduka mendalam. Karena termasuk banyak kenangan saya dengan sepupu saya ini meski usia kami terpaut 3 tahun saja. Ditambah, saya dengar meninggalnya dia dengan cara yang sangat cepat dan tragis….Rasanya bak mimpi ketika pertama mendengar berita duka itu.

Arus sungai di daerah Medan-Tuntungan yang tiba-tiba menyapu beberapa wisatawan yang berkunjung ke sebuah pemandian alam di sana, membawanya ke alam maut.
Kondisi fisiknya menurut adik saya yang langsung melihat kondisi mayatnya, begitu menyedihkan. Belum lihat saja saya sudah merinding mendengar gambaran dari mereka.
Tak kuasa saya menahan tangis ketika pertama kali tahu cara Tuhan menjemputnya…
Dia memang bukan anak pertama seperti saya, tapi dia merupakan salah satu tumpuan harapan orang tuanya. Karena ketiga kakak perempuannya sudah menikah, tinggal dia satu-satunya yang tersisa. Anaknya cantik dan bijak, patuh pada orang tua. Lagi-lagi saya bertanya dalam hati, kenapa ya Tuhan selalu cepat memanggil ciptaanNya yang menurut saya ‘baik’.

Selamat Jalan Bina J Sirait, Tuhan pasti sudah menyambutmu di sana Dik…

Kuharap Juni Tuhan menunjukkan janjiNya, bahwa sehabis hujan datang PELANGI yang indah. Jadi, saya lepaskan segala yang buruk di bulan ini, untuk menyambut berjuta kebaikan Tuhan lainnya di bulan-bulan berikutnya….

Selamat menyambut akhir bulan sahablog…

Percakapan Aku dan Daku

A : Ga tau kenapa hatiku mulai merasa beku. Menunggu terlalu lamakah?Atau karena tekanan psikis yang aku terima darinya?Tapi aku masih berharap hubungan ini berhasil…

D : Aku sudah bilang, dia bukan yang terbaik. Dia memang baik, tapi bukan yang terbaik.

A : Tapi aku sungguh-sungguh mencintainya

D : Kamu yakin ini cinta?Bukan emosimu yang seperti biasa meledak-ledak bak bom Bali I dan II?

A : Sebenarnya aku tak tahu apa artinya cinta, aku hanya bisa merasakannya. Dan aku merasa bersamanya aku bisa bahagia.

D : Cinta saja ga buat kamu bisa bahagia.Pakai logikamu!

A : Kenapa dia berubah? Salahku katanya…. aku juga yang harus mengubahnya.

D : Kau sungguh keras kepala…tapi logikamu entah kau sembunyikan kemana.Dia memberimu tekanan psikis, dan aku sungguh tak suka melihatnya…

A : Setidaknya dia tidak memberiku tekanan fisik.

D : Sekarang iya, esok setelah resmi kau miliknya? Pikirkan pendapat orang tua dan keluargamu…

A : Aku tahu, aku juga tak ingin ada yang terluka lagi.

D : Jadi? Selesaikanlah semua…

A : Aku belum sanggup melakukannya.

D : Arghhh…aku ingin kau berhenti saja. Dirimu terlalu berharga untuk dia lukai lagi dan lagi.

A : Aku takut…terlalu takut tak bisa menemukan laki-laki lain sebaik dia.

D : Apanya yang baik? Caciannya?Makinya?

A : Dia masih punya sisi lembut, meski penyampaiannya tak selembut hatinya.Situasinya memaksanya bersikap seperti itu.

D : Situasi?Pasangan sejati adalah pasangan yang mampu melewati segala situasi dengan luar biasa. Bukan dengan caci maki, menuduhmu penyebab dari kegagalan-kegagalannya.

A : Aku lelah berdebat denganmu…

D : Aku juga lelah mendengarnya mencaci makimu sesuka hatinya.

A : Andai waktu bisa kuputar kembali…

D : Tak ada kata terlambat. Bangkit dan katakan padanya kau tidak membutuhkannya lagi. Kamu pasti bisa menemukan laki-laki baik yang siap menerima lebih dan kurangmu…

A : Aku takut..terlalu takut gagal untuk beribu kali lagi. Usiaku, Waktuku….semua begitu mahal harganya

D : Hey..usiamu 25 thn, masih panjang untuk kau isi dengan cinta yang lebih berkualitas. Dia terlalu sia-sia untuk kau pertahankan.

A : Menurutmu ada yang bisa menerima aku? Penyakitku, Masa laluku, dan segala hal buruk yang kulalui yang berpengaruh terhadap emosiku?

D : Apakah pernikahan tak bahagia atau hidup bahagia yang kau inginkan?

A : …..

D : Sudahlah, hitung saja berapa banyak orang yang menyayangimu yang suka kalian bersatu dan yang tidak suka kalian bersatu…

A : Entahlah…aku yakin hasilnya tak sesuai dengan inginku.

D : Lakukanlah inginmu dan jangan pernah bertanya lagi. padaku, pada semua orang…nikmatilah itu…

A : Lama-lama kau seperti si “V*R*”

D : Dia bertindak sebagai sahabat yang benar menurutku.

A : Tapi dia tidak akan membantuku ketika aku melewati masa-masa sulit setelah semua ini.

D : Kau yakin? Bukankah hatimu terlalu rapat tertutup untuk semua kemungkinan? Di kepalamu hanya ada pertanyaan yang sebenernya sudah terjawab tapi tak kau indahkan…

A : Kau semakin berterus terang.

D : Ini karena kau memaksaku. Aku cukup lelah hingga tak merasakan kantuk lagi beberapa malam ini…

A : patut saja mataku masih mengantuk.

D : Doa adalah jawaban semua pertanyaanmu. Jangan pernah pakai lagi kekuatanmu yang tak seberapa itu…

A : …

D : Hidup ini tak cuma tentang urusan ‘cinta-cintaan’. Nikmati saja dan jangan pernah mau terjajah oleh perasaanmu sendiri…

A : Sudahlah, aku kerja dulu!

D : Kau selalu saja begitu….