LOL #3 “NAKED”

Hari Minggu yang lalu di Monas, isenk saya hampiri suara gaduh seorang Bapak tua yang dikerumuni orang-orang dengan mimik wajah penasaran . Seperti tebakan saya, ada pertunjukan mistis yang memang akhir-akhir ini sangat menarik perhatian banyak manusia di Jakarta ini. Kenapa begitu? Waktu saya ke Kota Tua juga begitu, pertunjukan berbau mistis sepertinya menjadi tontonan sangat menarik bagi masyarakat kota yang seharusnya tidak lagi percaya penuh terhadap hal-hal seperti itu.

Saya tidak akan membahas kebiasaan menonton hal mistis seperti itu, karena motif penonton mungkin berbeda-beda. Termasuk saya yang hari Minggu itu tumben sekali mau melihat apa yang terjadi sampai segitu banyaknya manusia mengerumuni si Bapak tua.

Rupanya, di hadapan Bapak Tua itu sudah ada lelaki yang diikat dengan kain kafan putih berbentuk seperti pocong (yang dia jadikan media untuk berbicara dengan arwah gitu). Lalu Si Bapak bersumpah bahwa dia dan sukunya (maaf tidak etis menyebutkan suku asalnya ya…) adalah orang yang bersih dan beriman, sekalipun di daerahnya sana mereka hidup dengan telanjang (tak memakai baju seperti manusia modern lainnya). Motifnya, Si Bapak ingin menunjukkan kebolehan arwah Raja-Raja yang mengikutinya. Kurang jelas Raja apa tapi mewakili beberapa penjuru seperti Timur, Barat, Selatan dan Tengah.

Kebolehannya yaitu mampu melihat apa yang tidak bisa dilihat manusia pada umumnya. Si Bapak bilang , Dia bisa tahu keberadaan anak yang hilang bertahun-tahun lalu, atau istri yang bekerja jadi TKW di Arab dan hilang tiada kabar, Si Bapak juga katanya bisa tahu keberadaan istri dan anak itu, apakah itu masih hidup ataupun mati. Hanya saja penonton tidak boleh bertanya kapan ajalnya tiba. Begitulah kira-kira….

Saya akan beranjak pergi dari tempat itu setelah si Bapak menyemburkan air putih ke arah laki-laki berbalut kain putih sambil mengucapkan doa , namun langkah balik saya terhenti saat si lelaki di balik kain berteriak kesakitan, dan si Bapak mulai berteriak ke arah penonton. Kira-kira begini katanya : ” Silahkan uji kami, kami bukan sembarang dukun yang gila harta dan bla bla bla. saya bisa melihat kamu semua telanjang, baju kamu bagus itu cuma tampilan luar. Dan maaf, saya bisa melihat perempuan berjilbab sekalipun ada yang telanjang di mata saya karena birahinya dan bla bla bla”
Dan singkatnya si Bapak itu katanya bisa lah liat macem-macem aslinya manusia di sana meski tertutup rapat sama baju atau pakaian bagus. Tapi dia ga bisa liat aurat kita? Lho? Saya jadi bingung.. kalo dia liat warna pakaian dalam kami dan lain-lainnya, terus apa nya lagi dong yang di liat di dalam? ^^ (maaf ya kalo kata-kata saya vulgar)

Sambil berbalik karena merasa makin ga masuk akal, saya teringat kata-kata pendeta saya dulu, bahwa Tuhan tahu apa saja yang kita perbuat. Baik dan buruk kita , benar dan salah kita, Tuhan itu Maha Tahu. Saya tidak butuh dukun atau orang-orang pintar lain yang merasa seperti Tuhan bisa tahu segalanya. Tahu pakaian dalam saya warna apa, tahu merek baju saya apa, atau tahu akan seperti apa masa depan saya. Saya hanya perlu tahu bagian saya , yaitu percaya saja dan melakukan yang baik semampunya.

Pagi ini, sambil duduk di busway memperhatikan orang-orang yang berdiri di sekitar saya, saya teringat lagi kejadian Minggu sore itu. Ga kebayang kalo saya jadi si Bapak Tua yang bakal sangat pusing melihat semua orang itu telanjang di matanya seperti kata-katanya ^^
Bukannya bangga, mungkin saya pusing kali ya melihat orang sampai ke dalam-dalamnya. Hahaha… Melihat orang dari luar aja kadang buat saya seperti sudah menelanjangi dia.
MONAS

(gambar tak colong di sini )

Misalnya, lihat cewe di busway pakai baju bermerek, bodi seksi, kulit terawat, make up poll, kadang udah membuat penilaian macam-macam di kepala saya. Pasti dia orang berada, kenapa naik busway? Pacarnya mungkin diporotin kali ya? Dan bla bla bla…
Jujur saja, sebagai manusia, kadang saya masih suka ngoceh sendiri dalam hati untuk hal-hal kurang penting seperti ini lho… untungnya ada gadget yang bisa mengalihkan mata saya untuk meneliti orang-orang yang ada di dalam jarak pandang saya. ^__^

Apalagi kalo saya bisa liat dalam-dalamnya, misalnya siapa dia sebenernya dan bla bla bla ^^ , bisa gawat kan pikiran saya ini jadi berdosa karena sudah menghakimi manusia lain yang harusnya bukan hak saya untuk menghakimi mereka.
Pada dasarnya, kita semua memang telanjang di mata Tuhan. Dan saya bangga menunjukkan ketelanjangan saya di hadapan Tuhan saya. Karena Tuhan ga bakal menghakimi saya dengan kejam karena ketelanjangan saya ini, tapi justru melingkupi saya dengan kasih supaya saya tidak telanjang begitu saya di hadapan manusia.
And then, saya juga tidak takut jika ada orang seperti si Bapak Dukun bisa lihat ketelanjangan saya, karena saya tahu, di mata Tuhan dia juga telanjang kok ^^

Any way bus way , Happy Friday ya ^^

LOL means LESSON OF LIFE

BUTTERFLY FLY AWAY

IMG_20140126_212108Si cantik di sebelah ini saya temukan di halaman kampusku kemarin sepulang sekolah. Pas lagi ngobrol sama temen, serasa ada yang mengintip dari tempat duduk di sebelahku, dan mataku tertumbuk pada si cantik ini. And then sisi mellowku ini tetiba mengingat lagu yang aku suka, yang filosofinya diambil dari makhluk bernama BUTTERFLY. Anehnya, si kupu anteng banget beberapa kali aku shoot dengan kamera androidku yang tidak seberapa canggih itu. Seolah dia mengaku sedang mengawasi aku bercengkrama di sana.

Tetiba aku merindukan Bapakku lagi, merindukan senyumnya, merindukan dekapan dan segala nasihatnya di masa lalu.
Kuingat lirik demi lirik dari sebuah lagu yang kusuka ini :

You tucked me in, turned out the light
Kept me safe and sound at night
Little girls depend on things like that

Brushed my teeth and combed my hair
Had to drive me everywhere
You were always there when I looked back

You had to do it all alone!
Make a living, make a home
Must have been as hard as it could be

And when I couldn’t sleep at night
Scared things wouldn’t turn out right
You would hold my hand and sing to me

Caterpillar in the tree
How you wonder who you’ll be
Can’t go far but you can always dream

Wish you may and wish you might
Don’t you worry, hold on tight
I promise you there will come a day
Butterfly fly away

Butterfly fly away, butterfly fly away
Take your wings now you can’t stay
Take those dreams and make them all come true

Butterfly fly away, butterfly fly away
You’ve been waiting for this day
All along and knowing just what to do
Butterfly, butterfly, butterfly, butterfly fly away

Aku seperti si kupu cantik itu.
Perlahan bermetafosa dari gadis kecil yang sangat bergantung padanya, menyanjungnya, mengandalkannya, dan kemudian sampai saatnya aku berdiri sendiri , menjauh darinya sejak semua kesibukan pekerjaan mulai mendominasiku, dan segudang alasan untukku terbang jauh mengikuti arus angin kehidupanku ^^

Satu hal yang slalu membuatku tersenyum adalah kata-kata penyemangat yang selalu ia lontarkan di saat aku mengeluh tentang kejamnya kehidupan fana, tentang banyak hal yang membuatku takut akan hari berikutnya dia berkata, ” Jangan takut Nak… Tuhan akan slalu menjagamu karena doa kami menyertaimu ”

And i miss your pray Dad… i miss your smile and laugh ^^

Butterfly fly away ^^


*sayangnya Miley Cyrus gag sepolos saat dia nyanyiin ini lagu ya, padahal saya ngefans sama dia dulu karena lagu ini*

GOD IS FAIR ?!

Baru-baru ini Deb aktifin FB lagi setelah lama ga nyentuh dunia maya karena sang pacar dulu itu gag suka saya punya dunia di luar dunia dia 🙂 jadi setelah lama ga tahu kabar teman di sana dan di sini, beberapa hari teraIMG-20131129-WA0020khir saya mampir tuh ke profile FB mereka.
Dan tahu gag? Ada yang buat nangis, ada yang buat senang, yang paling sebel adalah saat merasa iri sama apa yang terjadi sama temen-temen selama saya menghilang dari peredaran T__T

Jelek sih sifat Debby ini ya. Kalo liat orang yang tadinya jelek jadi cantik banget, yang tadinya ga eksis jadi eksis banget, yang susah sama-sama dulu sekarang seneng-seneng dewe, rasanya sakit banget ya? gitu ga sih yang kalian rasain sahablog?

Tapi lama-lama kok ya saya tertawa sendiri lihat kebodohan diri ini. Lha masak orang susah aku senang dan orang senang aku susah ya? Ini kan jahat namanya ^^
Dan setelah ngobrol tengah malam lewat WhatsApp sama Kak Jul , kenapa ya pikiran waras saya balik lagi dan malah bisa berhasrat nulis macem-macem di sini ya? #lirik kak Jul#

Jadi ceritanya semalam kita curhat-curhatan gitu soal kerjaan dan lain-lain, dan sejujurnya neh saya menangis pas cerita sama kak Jul beberapa filosofi Alm. Bapak saya yang ga pernah punya musuh karena hatinya yang baik luar biasa itu. Bukan kak Jul sih yang buat saya tobat (biar ga GR si kakak ^^) , tapi keinget sama omongan Bapak saya , kalo ternyata yang buat kita sakit hati tu bukan orang lain lho, tapi diri kita sendiri. Karena kita suka pake ukuran yang salah stiap kali bersikap, berfikir terhadap orang lain.
IMG_20131130_101028
Ya contohnya saya ya… kalo saya ga banding-bandingin temen saya si A yang udah nikah , punya keluarga bahagia , suami penyayang, anak cakep, dengan kehidupan saya yang sekarang yatim, jomblo, masih suka sakit-sakitan, hidup saya bakal nambah sakit kali ya…
Tapi kalo saya bandingin si A sama hidup saya yang penuh cinta karena mama dan adik-adik saya, pekerjaan saya yang luar biasa, teman-teman yang super care dan segudang kebaikan lainnya, pasti saya berhasil awet muda ya karena ga pernah cemberut sama Tuhan ^^

Yah… semalam saya mikir kalo saya jadi si A apa saya sebahagia sekarang ya? Sepertinya gag. Soale sampek sekarang ne saya sedang merajut banyak mimpi yang kalo saya married mungkin ga bakalan bisa terwujud. Kalo saya punya anak kasian kali ya soale saya juga urus diri sendiri masih suka nyeleneh kok. Kalo saya punya suami lebih kasian lagi ya karena saya masih lebih cinta sama diri sendiri sampek sekarang ^^

Kesimpulannya? Tuhan itu adil banget ya? Setuju kan????IMG-20131129-WA0027

o, ya… foto-foto narsis saya di atas itu diambil sehari sebelum Bapak meninggal, saya ada di Puncak rame-rame temen kantor lagi liburan. Dan saya bersyukur karena Tuhan ambil Bapak saya sewaktu saya ada bersama teman-teman yang care sama saya. Kalau bukan karena mereka mungkin saya ga bisa on time lihat Bapak untuk yang terakhir kalinya ya… Mungkin juga saya pingsan sendiri di kamar ya pas denger kabar duka itu, tapi karena ada mereka tangan saya jadi lebih kuat dan hati saya bisa lebih tegar karena doa mereka ^^
Terimakasih ya temans untuk semua perhatian dan dukungan kalian…. 🙂

GOOD BYE 2013….

Dear 2013,

Good Bye!

I have passing you with happiness in the beginning and sorrow in the end.
Yes, when you come, i was very happy to celebrate that with my mother’s family in Cilacap
I still hear my father laugh by cellphone and said that he was hoping the best for my life at beginning of you, 2013.
But Dad never ask me about how’s my life here again since He passed away and i can’t see his smile.

It makes me very tired here… to feel sad, to cry and cry again before sleep.
I was not OK when you were going to passed.
Before you go, you surprised me with that grief.Happy-New-Year-2014-3
My Dad and my great-grandmother… they have left and leave us with sadness.

I wish that God can read this letter and pay the sorrow that He let happen in 2013 with happiness at 2014.
I don’t want to cry again in this year.
Maybe I’m too selfish, but I hope only happiness that accompanies this year until the end of

Happy in 2014 for u all my ‘SAHABLOG’
Hope this year will bring us happiness and success

Kesempatan Kedua

Tuhan melemparkanku ke sebuah arena pertandingan yang cukup menegangkan selama beberapa tahun terakhir ini. Musuh-musuh berbadan besar, tinggi dan kupikir tak dapat kukalahkan.

Seringkali aku kalah, jatuh dan terjerembab, namun tangannya SELALU ada menopangku
Seringkali aku ingin lari dari arena itu, dan mendapati diriku semakin lelah, tak sadar keringatku diseka dengan jubahNya yang begitu lembut.

Pertarungan demi pertarungan itu harus kulalui untuk dapat segera keluar dari arena ini.
Arena Kehidupan yang berarus deras, berbatu tajam, dengan suhu dahsyat yang mengikis ketahanan tubuhku, namun memperkuat jiwaku.

Aku selalu bilang Tuhan tak terlalu baik karena semua ketentuanNya dalam hidup setiap orang. Seakan semuanya yang Dia berikan harus dengan syarat, yaitu memenangkan pertandingan kehidupan.

Namun setelah aku melaluii sesuatu yang terlalu besar bagiku dalam kehidupan ini, aku justru mengucapsyukur meski hal itu belum benar-benar diubahkan. Meski tubuhku terkoyak-koyak, tercabik-cabik oleh semua luka akibat kecerobohanku, entah mengapa semalam dan semalamnya lagi aku cukup tegar tersenyum mengucapkan berjuta syukur.

Tak seperti aku yang biasanya menjadi pecundang. Mempertanyakan banyak hal padahal jawaban sudah kutemukan, menyalahkan hal-hal yang kulakukan kepada semua orang, menyalahkan ketentuan Tuhan karena rasanya dunia begitu tak adil dan tak nyaman.

Aku terdiam ketika melihat bayanganku di cermin, tingkah laku dan kebobrokanku selama kakiku kubanggakan, selama tanganku kuandalkan, selama pikiranku kudewakan…
Tak lagi sanggup meratapi hidupku yang nista ketika Tuhan memelukku dan mengatakan betapa cinta Ia terhadapku.

Tersentak aku ketika saudara-saudaraku dihempasnya jauh oleh air dan panasnya lahar…
Seakan jeritan mereka memintaku segera menentukan langkah-langkah damai dalam kehidupan. Mengalah pada pikiran dan hatiku yang tercabik-cabik karena kebodohan

Jadi…sekarang hidup ini bukanlah tentang kami, aku atau dia, tapi ini semua tentangMu dan semua keagunganMu…

Terimakasih masih memberiku dan yang lain sebuah kesempatan…

Kuharap pertarungan ini kan kuselesaikan dengan baik karenaMu 🙂

Be Focus, Deb!

Akhir-akhir ini sebenernya Debbs mikirin tentang masa depan…. (cie…ciee…. ^^ )

Ceritanya, waktu pulkam beberapa waktu lalu, ada temen yang kasih nasehat untuk ga keasyikan kerja sampai ga punya waktu mikirin diri sendiri. padahal rasanya Debby masih egois lho…. Mana mungkin ga mikirin sdiri sendiri, 😀

Intinya, umur yang 23 ini, tak terasa pasti akan bertambah dan bertambah… (jadi inget Oktober ini saya genap 23 tahun ~_~)
Debby memutuskan berhenti kuliah di kampus yang sekarang, karena biaya yang terlalu berat. Waktu kuliah dan kerja sambilan ditambah tugas2 makin padat di kantor membuat tubuh dan hati lelah, tak terasa wajah pun keriputnya bertambah meski sudah dilakukan dengan senang hati… Tetep aja kelelahan itu ga bisa tertutupi….

Tapi ada satu rencana baru yang sebenernya ada sejak SMP dulu. Sejak SMP saya punya 3 option cita-cita. Jadi duta besar, guru atau analis kesehatan seperti tante saya.
kenapa memilih ketiganya?
Jadi duta besar karena saya punya mimpi keliling dunia, jadi biar gratis jadi dubes aja (konyol ga yah alasan begini? ^^)
jadi guru, karena saya suka belajar dan menghadapi banyak orang dengan banyak perbedaan
jadi analis karena saya suka sekali melihat tante saya ketika bekerja dulu, serius, hati-hati dan penuh sabar (yang ini saya ga punya, makanya tertantang untuk belajar)

Tapi, saya terseret oleh kehidupan dengan pekerjaan sebagai staff GA di sebuah perusahaan IT. Semula saya pikir ini rencana Tuhan buat saya menggeluti pekerjaan yang sebenernya kurang saya suka. Saya paling ga betah duduk aja di depan komputer selain untuk menulis puisi, curhatan atau menulis novel.
Setahun Debb coba bertahan meski menurut orang Debb sanggup dengan kepintaran ini, tapi kok rasanya kurang ‘sreg’ juga yah….

Akhirnya Debb milih jadi guru. Kali ini keputusan terakhir, karena umur udah ‘tua’
Setelah tanya sana-sini, kalaupun kuliah di keguruan, perkiraan lulus terlama ya mungkin usia 27. Masih bisa lah lamar di sekolah-sekolahan.
Jadi, setelah dinasehati, Debb pikir ini bukan saatnya main-main untuk fokus ke rencana masa depan. Melihat wajah mama dan Bapak waktu pulkam, rasanya sedih karena keriput mereka bertambah. Rasanya Debb harus bener-bener berusaha supaya mereka sempat melihat aku berhasil mencapai ‘impian’ itu

Impian? Sekarang mimpinya ga cuma hasrat pengen bahagiain ortu dan keliling dunia lagi… Setelah kuliah, rasanya Debby harus menikah, jadi ibu dan istri teladan ^^

It’s time to focus Debb….
^_^ ( SEMANGAT!!!!! )

GImana dengan teman2? apa impian dan rencana kalian untuk mencapai impian itu?

Letter To God

Hellow….Happy Monday bloggers…
Gimana weekendnya? Pastinya semua menikmati weekend dengan bahagia yah…

Dua hari , Sabtu – Minggu kemarin Debby ga kemana-mana selain ke gereja. Berdiam diri di kamar kos tercinta dan menikmati waktu beristirahat dengan sebaiknya. Nonton DVD Korea sampai berlinang air mata ^^
Yang paling sedih sih bukan film Korea, ada satu film yang ga sengaja Debby temuin di kamar seorang temen kos…

Film tentang anak kecil penderita kanker yang penuh iman dan selalu menyebarkan semangat positif bagi orang-orang di sekitarnya. Namanya Tyler…
Ayahnya baru meninggal dunia 2 tahun sebelum ia divonis kanker otak. Ga jelas penyebab kematian ayahnya sih, yang pasti ibunya Tyler itu harus membesarkan Tyler dan abangnya yang masih berusia 16 tahun sendirian. Single Mom gitu deh…
Neneknya Tyler adalah orang yang sangat sabar dan penuh pengertian. ia juga yang menguatkan putrinya untuk tegar menghadapi tiap cobaan dan ujian yang Tuhan ijinkan terjadi.

Tyler ini punya kebiasaan ‘curhat’ dengan Tuhan melauli setiap surat yang ia tuliskan setiap hari ketika merenung di atas loteng kamarnya. Dari situ ia merasa selalu begitu dekat dengan Tuhan. Memandangi bintang-bintang dan keindahan yang Tuhan cipta di malam dan siang, dia nikmati sambil menyatakan seluruh harapan dan isi hatinya melalui kata demi kata di selembar surat…

Surat itu ia titipkan kepada seorang tukang pos yang memang punya ‘masalah’ dengan kehidupannya. masa lalunya membuat dia ragu dan tak berani berharap lebih kepada Tuhan. Dia larut dalam perasaan bersalahnya sehingga tak bisa dengan baik melakukan apapun di kehidupan yang sekarang. Kerjanya mabuk2an saja.
Tapi kehidupannya itu berubah ketika bertemu Tyler.

Tyler mengajarkan Brady si tukang pos bagaimana berharap dan berserah penuh kepada Tuhan. Bagaimana caranya kita bisa dekat dengan Dia meski masa lalu kita rasanya tak pantas untuk diampuni.
Tyler juga mengajari Sam (Samantha) sahabatnya untuk tidak cepat marah dan membalas kejahatan dengan kejahatan. Untuk mengenal Tuhan lebih dekat lagi, menjadi anak yang baik dan tak mengecewakan.

Pokoknya, film ini sarat dengan moral positif bloggers…
Debby ga berhenti nangis, bukan karena cengeng pastinya. Tapi rasanya merasa begitu ‘kecil’ dibanding Tyler yang masih kecil.
Mungkin ga hanya Debby yang pernah berfikir, masalah dalam hidup ini rasanya terlalu berat untuk dipikul. Mungkin ada juga dari antara bloggers yang merasa kesepian. Tapi kita semua punya Tuhan yang pastinya sangat mengasihi kita untuk menanggung beban itu bersama-sama dengan Dia lho…

Itu yang Debby dapat ketika melihat Tyler begitu kuat menanggung segala rasa sakit dan pahitnya obat-obatan yang harus dia hadapi.Tyler begitu terbuka dan bersahabat dengan Tuhannya juga dengan orang-orang yang ia sayangi.

Jadi, siapapun di antara kita yang mungkin masih merasa begitu terbeban dengan skripsi, tugas-tugas kantor, tekanan bos bahkan penyakit mematikan sekalipun… tersenyumlah, sebab hati yang gembira adalah obat dari hati yang sedih.
Semangatmu membuat segala rintangan terasa begitu mudah tuk dilalui…

Satu moral lagi yang luar biasa adalah, Tyler tak hanya pusing dengan semua masalahnya, tapi dia juga begitu perhatian dengan masalah orang-orang yang dia sayangi. Di saat seperti itu mungkin kita ga sempet mikirin bahkan melakukan sesuatu untuk orang yang ada di sekitar kita. Luar biasanya, di saat seperti itu Tyler tetap care dengan sahabat, tetangga dan keluarganya.

Tyler terhibur ketika ia menceritakan dan berharap sesuatu tentang orang2 yang dia sayang….

Hiks….Debby belum bisa setegar dan sepolos Tyler. Jadi pengen nangis lagi neh kalo lama2 cerita tentang film ini T_T

Happy Monday yah teman… Let’s do the best and Be blessed!

Weekend MUMER

Sehari setelah pulang kampung minggu lalu, saya dan temen-temen kos berencana menikmati kebersamaan bareng-bareng yang akhir-akhir ini jarang dilakukan karena kesibukan masing-masing.

Banyak pilihan tempat jalan yang dekat dari kos-kosan. Mulai dari mall taman anggrek, Citra land, Semanggi bahkan Senayan juga dekat…maksudnya hanya sekali naik taksi dengan harga 15 ribulah berlima, murah kan? hihihihihihi

nah, karena tempat-tempat di atas itu sudah bosan dikunjungi, makanya kami memilih tempat baru yang juga ga jauh dari kos-kosan. Namanya Central Park.
Bagi yang tinggal di kawasana jakarta Barat atau penggemar Indonesia Idol mungkin udah tahu tempat ini…
Masih baru sih, belum banyak toko yang dibuka.
Tapi tempatnya ternyata asyik banget lho. Tamannya luas… sehingga yang ga doyan belanja seperti saya, cukup menunggu sambi menikmati suara air dan udara sejuk aja di taman itu.

Pemandangan indah dan suasana bagus seperti itu tidak kami lewatkan dengan sia-sia lho. pastinya berfoto-foto ria. Mulai dari lobby aja kami udah seheboh foto di atas.
Ga perduli sama bapak2 yang kepalanya nongol deh di antara kami bertiga ^^
Foto yang di bawah ini mirip seperti animasi game berantem-berantem gitu yah…Ini aku dan Mayang…

sejujurnya memang kita suka ribut-ribut sih di kosan (buka kartu gitu deh…)
Siapa yang kalian dukung hayoooo???

Karena dari awal niatnya memang akan belanja bulanan, setelah puas berkeliling, berfoto ria dan lirik sana-sini kami berempat akhirnya menuju lantai paling bawah untuk berbelanja. Carrefournya luaas banget lho…Lengkap banget… waktu saya menulis ini, boss saya juga sedang kesana cek harga sembako untuk keperluan sumbangan Lebaran.
Si boss kesana karena informasi saya, bahwa di CP itu Carrefournya besaaaaaar, lengkaap dan luaaaaaaaaaaas banget ^^

Ternyata weekend di jakarta sekarang ga harus menikmati yang sejenis restoran dan mall-mall dengan tipe yang sama aja. Yang buat CP yaitu Podomoro Group idenya keren bangeeeeet lah buat mall segede itu jadi kayak empat wisata and refreshing rakyat Jakarta bagian Barat khusunya.
Cuma modal ongkos Rp 2000 kalo naik Kopaja atau Metro Mini, tapi udah puas menghibur diri dengan suasana berbeda dari aktivitas ngantor sehari-hari.

Gimana dengan akhir pekan kalian teman? ^^

Be happy Debby!!!!

Dua minggu berturut-turut aQ dapet tiket gratis nonton bareng dari Simpati. Dan karena lagi bokek habis, aQ mengajak temen-temen kos untuk bersama-sama ikut dengan syarat mereka yang nanggung ongkos PP sampe kosan… hahahaha

Bukan temen yang buruk kan aku ini? Hanya saja terpaksa berbuat demikian , lho???

Ok, sebenernya…dua minggu ne banyak banget aktifitas yang tak pantas disebut tak menyenangkan. Beberapa kali menikmati keceriaan bersama temen-temen yang klop dan bisa saling berbagi apapun bener-bener menyenangkan.
Tapi herannya, akhir-akhir ini rasanya kok malah merasa sepi…entah sudut mana dari hati ini yang sepi Yang jelas mungkin ini cuma bagian dari proses yang bakalan dialami setiap orang kali yah….

Makanya, atas saran lama dari seorang sahabat yang akhir-akhir ini jarang ngobrol lagi (mungkin masalahnya masih belum selesai), saya berniat menunjukkan hal-hal indah saja yang saya alami minggu ini daripada mengeluh dan mengeluh lagi ^^

(kak Dana , aQ, Cindy dan Mayang)


Foto di atas adalah wajah capek sebenernya karena sepulang kerja langsung nonton ke Grand Indonesia, belum lagi film yang ditonton termasuk film yang lumayan mengasah otak. Judulnya “Inception”.. Cerita ini tentang tingkatan-tingkatan dunia mimpi. Jadi semuanya ternyata cuma mimpi yang bakaln berpengaruh pada kehidupan nyata setiap tokoh dalam film itu. Untuk jelasnya bagusnya bloggers tonton deh neh film…dijamin seru lhoo ^^

(kak Dana, Audy, Fitri, aQ)

Kalo foto yang satu ini adalah foto tadi malam. Lagi-lagi nonton tapi Cindy ga ikut, digantikan Fitri (mantan tetangga sebelah kamar) ^^

Film yang ditonton kali ini adalah film “Kamui Gaiden”

FIlm nya action Jepang, ninja2 gitu…asli seruuu

Thanx to Telkomsel yang udah kasih kita kesempatan bersenang-senang… ^^

Happy weekend plends!

AZA-AZA FIGHTING!

Smangat pagi temans… ^^

hari ini Jakarta cerah setelah semalam hujan deras…
Entah kenapa melihat mentari pagi secerah ini jadi kangen suasana di rumah tante di lampung. Hamparan sawah menguning, suara burung berkicau dan angin yang berhembus lembut membuat hasratku menuliskan berpulu-puluh puisi mengalir sedeeras air sungai dari pegunungan… 🙂

Belum lagi masakan tante yang khas Jawa , bikin kangenku sama Mbok yang jago masak dan melantunkan lagu-lagu Jawa.
Tanteku asli Batak, hanya saja lahir di lampung dan menikah dengan ‘Uda’ (sebutan untuk suami tante di Batak) yang asli jawa tapi juga udah lahir di Lampung.
Sejak mereka pacaran aQ sudah lahir… Sering banget aQ dijadiin alasan tante untuk ngeluyur dan diam-diam bertemu ‘uda’.

Mamaku orang yang paling menentang keras hubungan beda agama dan beda suku ini. Maklumlah, sedari dulu opung (kakek) selalu mendidik anak-anaknya untuk menghormati adat. Meski sampai hampir memisahkan dua hati yang mencintai dengan tulus satu sama lain. Tapi pada akhirnya, pernikahan mereka malah meluluhkan hati semua orang yang awalnya begitu menentang keras hubungan itu.

Aku yang ga mengerti apa-apa waktu itu hanya bisa menonton kejadian-kejadian dramatis mulai dari tante pacaran sampai menikah dan bagaimana keluarga terpecah menjadi dua, satu mendukung, satu menolak keras.
But, puji Tuhan, sekarang semua sudah berjalan seperti biasa. Sudah lewat dari 14 tahun tante menikah, dan semua orang termasuk mamaku sudah menerima semuanya dengan pemikiran bahwa hukum KASIH tak bisa mengalahkan hukum apapun di dunia ini.

Ok, topik utamanya sih bukan tentang tanteku dan pernikahannya yang awanya menyakiti banyak orang, tapi tentang warisan mutlak yang tante berikan untuk kami semua dari hasil pernikahannnya itu. Febby, Awan dan Tian.. mereka anak-anak yang baik dan bijak. Selama tinggal di rumah tante, aku selalu menghabiskan waktu belajar, bermain, berantem sampai ngomel2 mengajari mereka untuk ga malas dan ngompol ^^

Ga terasa mereka yang dulu masih kecil sudah besar… termasuk mungkin adik-adikku di kabanjahe kali yah… Sudah hampir dua tahun aku ga pulang ke rumah, pasti mereka juga makin besar dan menyaingi tinggiku sekarang… ^^
Baru Februari lalu aQ ke Lampung, rasanya mereka sekarang cepat sekali bertumbuh ^^

Karena aQ anak sulung dan mamaku juga anak sulung, jadi sepupu-sepupuku semua sangat mengagumi aku sebagai kakak yang patut dicontoh. Dan rata-rata mereka segan sama aQ, meski sesekali bandelnya kumat juga.
Entah harus sedih atau bangga, kadang menjadi ‘kakak’ ga mudah aku lalui. Karena semua adikku memandang aQ sebagai panutan alias contoh nyata dalam hidup mereka sehari-hari ^^

Adik-adik pasti melihat semangatku karena sejak awal saja udah banyak yang bilang ingin semandiri aQ suatu hari nanti 🙂

Semoga saja bisa jadi kakak yang baik, ^^
Semoga saja melalui hidupku, mereka bisa semangat menjalani hidup mereka ^^

Aza-Aza FIGHTING!!!!!

Ini foto terlucu yang diambil sepupuku si Febby, ceritanya lagi menyebrangi kali kecil untuk bisa sampai di sawah ‘bule Adhit’ mengambil pisang kepok untuk oleh-oleh ke jakarta. Bagi yang mau oleh-oleh masih ada tuh di rumah pisangnya ^^

Nyebrangnya butuh mikir-mikir selama 15 menitan neh… kayunya kecil dan keliatan agak tua jadi agak takut, ternyata masih kuat menanggung berat badan saya yang makin hari makin meningkat ^^ . Karena kelamaan nyebrang akhirnya kaki-kaki saya digigitin semut, sampai-sampai futu pun angkat kaki sebelah sangking perihnya menahan gigitan semut… 😀

Kemarin di buat pisang bakar sama temen-temen kos untuk jadi sarapan 2 hari berturut-turut. Rasanya jadi makin kangen makan pisang goreng buatan Mbah ^^