Atambua 39° Celsius

Beberapa bulan #dirumahsaja dan #WFH akhirnya memaksa kami merogoh kocek lebih untuk memasang fasilitas internet terbaik , guna kelancaran pekerjaan dan aktifitas browsing serta berbonuskan pilihan siaran TV yang lumayan kualitas dan kuantitasnya.

Dan beruntungnya, Deb bisa tahu dan mengagumi, bahwa ternyata dunia perfilman Indonesia di era 80an sampai sekarang tidaklah melulu tentang roman picisan belaka. Meski memang kualitas visual tak secanggih film jaman sekarang, namun ternyata ada sebuah stasiun TV yang sungguh kreatif dan nasionalis . Terbukti dari isi acaranya yang memutar ulang kembali film-film karya anak bangsa yang mungkin terlupakan atau bahkan tak pernah kita tonton sebelumnya.

Salah satunya, film ‘Atambua 39° Celsius’ . Film ini awalnya mungkin membuat penonton agak bingung karena banyak adegan-adegan yang tak bisa kita pahami jika kita tidak menonton keseluruhan film hingga akhir.

Film ini berkisah tentang bagaimana perjuangan seorang Bapak dan Anak Lelakinya yang harus terpisah dari anggota keluarga lainnya karena peristiwa referendum 1999. Berlatar kota Atambua dan bagaimana perjuangan yang begitu berat dilalui oleh sebagian besar masyarakat di Timur Indonesia ini . Kemiskinan, Kelaparan dan bahkan Pelecehan Seksual menjadi hal yang kerap kali dialami masyarakat di daerah dengan tingkat pendidikan minim , ditambah kesejahteraan terganggu karena sengketa seperti kota Atambua kala itu.

Sungguh miris memang, karena perang membuat rakyat menderita. Siapa bilang rakyat ingin situasi seperti itu? Siapapun pemerintah yang menang, selalu saja rakyat kecil yang menderita.

Bersyukurlah kita yang bisa menikmati kenyamanan dan kemudahan dengan lingkungan yang kondusif saat ini. Meski virus Covid-19 masih menghantui kita, tapi setidaknya kita masih bisa bebas memesan sayuran, buah dan lainnya via online. Buat mereka yang jauh dari kondisi ‘cukup’, minum air mineral saja rasanya sudah merupakan suatu kemewahan.

Prinsip Ronaldo, Ayahnya Joao untuk bertahan di tanah kelahirannya, Indonesia akhirnya pupus juga. Namun bertahun-tahun Ronaldo melampiaskan rasa rindu akan istri dan putri-putrinya lewat mabuk dan kemarahan pada sang pewaris keluarga, Joao.

Namun sungguh beruntung, bahwa kehancuran hati Joao akan ayahnya yang memukulinya setiap kali mabuk-mabukan terhiburkan oleh kaset-kaset rekaman suara sang Ibunda yang sudah terpisah jauh darinya sejak usia 7tahun. Bagian ini akhirnya menyadarkan Deb yang saat ini sudah menjadi Mama bagi Rae, bahwa sejauh apapun anak terpisah dari ibunya, pastilah rindu tak kan lepas darinya.

Belum lagi perjuangan Nikia yang pulang ke Atambua untuk menyelesaikan ritual duka kematian kakeknya. Yang berujung pada kisah romantisme dalam film ini dengan adanya perjuangan seorang Joao membantu dan mengikuti Nikia kemanapun Nikia pergi. Mengubahkan sikap Joao yang doyan nongkrong dengan teman-teman, menjadi Nikia’s follower, ^_^

Adegan awal diperjelas dengan beberapa menit terakhir sebelum film ini berakhir. Semua yang dialami dan melatar belakangi sikap serta perilaku para pemeran diperjelas dengan narasi dari masing-masing mereka.

Sungguh pilu, andai saja tak ada sengketa, mungkin rakyat di ujung Indonesia seperti Ronaldo, Joao dan Nikia tak harus mengalami berbagai kesulitan yang saya yakini, hingga kini masih menghantui masyarakat di Timur Indonesia. Semoga saja para penguasa semakin sadar dan peduli bahwa keegoisan tak membuahkan kesejahteraan seperti apa yang diimpikan bangsa ini sejak awal merdekanya.

Bak dilema memang, mempertahankan negara atau asal muasal leluhur?

Atambua 39 Derajat Celsius, Cinta Tanpa Batas di Wilayah Perbatasan
Atambua 39° Celsius

Ini pergulatan emosional yang dialami Ronaldo yang menjadi makna/pesan mendalam jika saja kita berada di posisi mereka.

Semuanya kembali lagi , andai saja keegoisan tak merajai hati manusia….

Thanks to Riri Riza dan Mira Lesmana, Salut untuk karya seni kalian yang luar biasa ini….

Like a Chicken Soup

Pertama kali aku mengenalmu, saat itu di usiaku yang menurut orang-orang merupakan usia termanis sepanjang perjalanan hidup setiap remaja. Kamu menjadi kado terindah yang diberikan oleh tanteku di saat hari jadiku yang ke tujuhbelas tiba. Saat itu adalah pertama kalinya mengenalmu lewat sebaris kata-kata yang membuatku begitu penasaran akan maknanya…

“Chicken Soup”

Sekilas aku bergumam, bukankah namamu menyiratkan tentang harum kaldu semangkuk makanan berkuah kaldu yang lezat yang biasanya dihidangkan ketika dingin melanda?

Dan saat kulahap lembaran demi lembaranmu dengan pancaran penuh harap, akhirnya aku menemukan makna demi makna tentang cinta, keluarga, persahabatan dan kehidupan yang tak kupahami dan beberapa cerita tak pernah kutemukan selama ini. Tentang ucapan syukur dan kenikmatan hidup yang sesungguhnya menjadi hak setiap manusia di muka bumi. Tentang kesendirian, keramaian dan tentang kesedihan,kebahagiaan yang merupakan takdir spesial Tuhan akan kehidupan di muka bumi.

Kehangatan…
Bisa jadi itulah maknamu, seperti namamu, “Chicken Soup”
Rasanya renyah, hangat, nikmat tapi bila sudah dingin menjadi tak lezat.
Kehidupan tanpa cinta seperti sup ayam dingin, tak nikmat sama sekali, karena itu kuyakin setiap orang slalu membutuhkan sesuatu yang hangat sepertimu untuk menghangatkan kembali kehidupannya.

Seperti saat pertama kali aku memutuskan menamai setangkup perasaan untuk dia yang membuat jantungku berdegup kencang, keringatku bercucuran seakan aQ begitu kelelahan, mataku tak lekang dari sosok dia, pikiranku tentang semua hal yang disuka dan dibencinya begitu penting, kunamai asa itu cinta…
Kau menemaniku menikmati makna ‘cinta’ melalui seluruh cerita tentang cinta dari setiap penyukamu. Setiap orang yang lebih dulu hidup sebelum aku telah bercerita dan semua terangkum dalam isimu. Semua itu memberiku berjuta pelajaran berharga tentang cinta. Tentang apa, mengapa dan bagaimana ia ada dan tiada, ia tumbuh dan mati, ia bahkan mampu bersembunyi.

Seperti saat aku melalui masa-masa jombloku dengan keceriaan melebih orang-orang di luar sana yang telah lama hidup berpasangan, seperti saat aku melepaskan seseorang yang begitu kucinta hanya dengan sebuah senyuman dan berhenti menangisi waktu-waktu yang semakin tua. Membacamu lagi dan lagi membuatku mengerti banyak tentang kehidupan yang sedang kujalani dan yang sedang dilalui banyak orang yang tak kukenal di dunia ini. Yang memiliki banyak kisah yang sama juga kisah yang berbeda yang mengajariku tentang seni melepas dan meraih asa…

 

“buat sahablog, bukan bermaksud promo, tapi usai membaca keseluruhan episode CS (Chicken Soup) yang sudah saya beli, rasanya ga tahan untuk berbagi banyak manfaat di dalam buku ini.Makanya sengaja menuliskan postingan tentang kekaguman saya akan buku bagus ini> Gambar yang saya pajang hanyalah 1 dari 5 buku CS yang saya punya dan sudah terbukti efek positifnya dalam hidup saya.”

K’D.R.A.M.A

Lima Korean Drama yang terbaik di sepanjang Januari – Juni ini versi Debhoy adalah :

1.Secret Garden
Hyun Bin adalah 1 dari 3 aktor Korea favorit Debhoy. Tapi bukan hanya oppa Hyun alasannya, melainkan cerita di film tersebut. Smakin cinta deh sama oppa Hyun Bin setelah liat aktingnya yang bagus banget di film ini. Bener-bener bisa menunjukkan sisi perempuan padahal dalam film itu arogan adalah sisi asli Joo Won ^^

2. PASTA
Tadinya Deb pikir drama ini ga menarik, apalagi Deb ga terlalu suka dan kenal tokoh utamanya. Ternyata setelah ditonton (3 malam berturut-turut selama libur), film ini ga jelek lho…
Seperti biasa, Debb ga cuma ambil sisi ‘menghibur’ setiap kali nonton film apapun. Tapi juga ambil sisi ‘mendidik’ nya. Di film seperti ‘PASTA’ Deb bisa kembali bersemangat mengejar mimpi, meski penghalangnya setinggi tembok raksasa Cina ^^

3. SIGN
Ini film terbalik sama PASTA. Menurut Deb awalnya menarik, tapi kok akhirnya engga yah 😦

4. 49 Days
Gimana ya kalo kita dkasi waktu wat hidup kembali dengan ngumpulin air mata murni dari orang-orang di sekitar kita selain keluarga sedarah? Film ini cukup menguras air mata, jadi siap-siapin tissue yah nontonnya.

5. MIDAS
Ini kisah tentang dendam sesorang akan kemiskinan.Kisah lalunya mirip Debb tapi untungnya masa kini dan depan tokoh utamanya ga mirip kok ^^
Intinya,harus bersyukur dalam segala hal lho…

Itu aja lima drama Korea yang Debb anggap bagus. Selebihnya bagus juga kok, tapi setidaknya yang terfaforit buat Debhoy ya lima di atas.
Ada beberapa drama baru yang sedang Debb nantikan neh kelengkapan episodenya ^^
Judulnya ‘Lie To Me’, ‘City Hunter’ (oh….Lee Min Ho baru kecelakaan pula T__T ) dan Romance Town.
Ini yang sudah Deb tonton sampe beberapa episode dan ga mau ketinggalan nonton sampai endingnya.
Nah, buat yang belum nonton beberapa drama yang Debb tuliskan di atas, buruan beli DVDnya, atau tonton aja di Youtube sudah beredar lho 🙂

Selamat beraktivitas!

Me and Korean Drama

Akhir-akhir ini sering banget nonton drama korea. Yang baru, yang lama…sampe masih aja di kantor tiap hari buka-buka blog yang amat sangat ramai dengan sinopsis, spoiler film-film terbarunya.

Sambil iseng-iseng jadinya pengen buat 7 daftar beberapa hal tentang Korea yang Debby sukai ahhh… Kenapa harus 7, karena suka aja sama angka 7 🙂

Soal film yang Debby sukai adalah :

1. Full House

Ini film yang bener-bener paling banyak Debby ulangin nontonnya. Pokoknya ga ada matinya deh. Selain karena Rain ganteng, jalan ceritanya juga seru dan lucu….

2. Princess Hours

Nah, kalo film ini Debby tonton dah agak lama, tapi beberapa bulan jadi kangen sama penampilan lucu Yoon Eun Hye 🙂 makanya nonton lagi deh 😀

3. My Lovely Sam Soon

Ini karena Sam Soon ndutnya sama kayak Debby kali yah makanya seneng aja ternyata ga selamanya hidup itu susah dan sedih aja. Ada saat dimana

seseorang kan dateng membuatku lupa tentang semua rasa perih dan luka masa lalu. (apa ini termasuk tipe Princess yah?:D)

4. Boys before Flowers

Ga sempet nonton Meteor Garden secara menyeluruh, tapi ketika seorang temen bilang BBF sangat-sangat mirip sama Meteor Garden langsung aja Debby uber-uber pinjaman DVD (maklum waktu itu masih bokek) 😀

Dan ketika melihat lee Min Ho di sampul kaset rasanya ga cucok jadi pangeran tampannya lho, eh…ternyata sekarang malah bener-bener kepincut sama doi…

5. Sassy Girl

Baik pemeran utama cowo dan cewe juga cerita rasanya bener-bener perfect!

Luv Chung Yan!

6. You’re Beautifull / He’s Beautiful

Kalo yang iniii sungguh-sungguh sukaaaaaaa! Jang Geun Suk mulanya keliatan pesek menurutku, tapi kalo lagi monyongin mulut lucu juga 😀

Go Mi Nam (lupa nama asli pemerannya) juga ga kalah chubby menurutku lho.

7. Playfull Kiss

Ini dia THE MOST I LOVE!!!!

Sampe sekarang masih tergila-gila sama Kim Hyun Joong. Sejak di BBF memang lebih suka sama dia daripada Min Ho (maaf ya Min Ho ) 🙂

Dari ke tujuh itu semuanya udah berkali-kali Debby tonton lho… Dijamin bagus-bagus semua. Yang lain masih banyak, tapi kali ini cuma mau kasih 7 aja 😀

Nah, karena sering keliling-keliling cari blog yang menyediakan spoiler film Korea, ada 7 film yang belum ditonton tapi udah suka baca spoilernya aja, ada juga yang nonton karena bener-bener suka jadi dibeli deh kasetnya. Biasanya karena durasinya panjang banget 😀

1. Dong Yi

Meski cuma liat gambar, Debby suka banget sama wajah tegas namun lembut dari pemeran utamanya.

2. The Birth of The Rich

karena pernah nonton ‘Invicible Lee Pyung Gang’, Debby jadi suka sama pemeran laki-lakinya yang culun :))

Kalo yang ini akhirnya Debby beli 🙂

3. Sunkyunkwan Scandal

Ini baru sampai episode 12 sih bacanya, lagi nunggu lanjutannya dari blog temen ketemu di dunia maya 😀

4. My Girlfriend is Gumiho

Yang ini juga pada akhirnya Debby beli karena keliatannya seru banget euy….

Dan terbukti bener kok 🙂 , Pemeran cowonya juga main di film ‘Briliant Legacy’, sama culun dan polos tampangnya lhooo

5. Iljimae

Yang ini keliatannya biasa-biasa aja ,ternyata seruuuu, tapi sayang, kebanyakan episodenya 😀

6. Jejungwoon

Yang ini masih belum selesai dibaca karena lama banget yang posting lanjutannya. Tapi dijamin seru neh filmnya, sama kayak Iljimae, filmnya panjang bener

7. God of Study

Drama ini lupa terus dibeli ahhhhh…padahal spoilernya dah aku liat bagus…

Itulah beberapa drama yang buat Debby makin cintrong sama Korean. Pengen deh kalo bulan madu ke sana 🙂

Sapa disini yang suka Korean Drama yah…????

Mau tukeran DVD ga? wkwkwkwkw

Semangat Sore!!!

Letter To God

Hellow….Happy Monday bloggers…
Gimana weekendnya? Pastinya semua menikmati weekend dengan bahagia yah…

Dua hari , Sabtu – Minggu kemarin Debby ga kemana-mana selain ke gereja. Berdiam diri di kamar kos tercinta dan menikmati waktu beristirahat dengan sebaiknya. Nonton DVD Korea sampai berlinang air mata ^^
Yang paling sedih sih bukan film Korea, ada satu film yang ga sengaja Debby temuin di kamar seorang temen kos…

Film tentang anak kecil penderita kanker yang penuh iman dan selalu menyebarkan semangat positif bagi orang-orang di sekitarnya. Namanya Tyler…
Ayahnya baru meninggal dunia 2 tahun sebelum ia divonis kanker otak. Ga jelas penyebab kematian ayahnya sih, yang pasti ibunya Tyler itu harus membesarkan Tyler dan abangnya yang masih berusia 16 tahun sendirian. Single Mom gitu deh…
Neneknya Tyler adalah orang yang sangat sabar dan penuh pengertian. ia juga yang menguatkan putrinya untuk tegar menghadapi tiap cobaan dan ujian yang Tuhan ijinkan terjadi.

Tyler ini punya kebiasaan ‘curhat’ dengan Tuhan melauli setiap surat yang ia tuliskan setiap hari ketika merenung di atas loteng kamarnya. Dari situ ia merasa selalu begitu dekat dengan Tuhan. Memandangi bintang-bintang dan keindahan yang Tuhan cipta di malam dan siang, dia nikmati sambil menyatakan seluruh harapan dan isi hatinya melalui kata demi kata di selembar surat…

Surat itu ia titipkan kepada seorang tukang pos yang memang punya ‘masalah’ dengan kehidupannya. masa lalunya membuat dia ragu dan tak berani berharap lebih kepada Tuhan. Dia larut dalam perasaan bersalahnya sehingga tak bisa dengan baik melakukan apapun di kehidupan yang sekarang. Kerjanya mabuk2an saja.
Tapi kehidupannya itu berubah ketika bertemu Tyler.

Tyler mengajarkan Brady si tukang pos bagaimana berharap dan berserah penuh kepada Tuhan. Bagaimana caranya kita bisa dekat dengan Dia meski masa lalu kita rasanya tak pantas untuk diampuni.
Tyler juga mengajari Sam (Samantha) sahabatnya untuk tidak cepat marah dan membalas kejahatan dengan kejahatan. Untuk mengenal Tuhan lebih dekat lagi, menjadi anak yang baik dan tak mengecewakan.

Pokoknya, film ini sarat dengan moral positif bloggers…
Debby ga berhenti nangis, bukan karena cengeng pastinya. Tapi rasanya merasa begitu ‘kecil’ dibanding Tyler yang masih kecil.
Mungkin ga hanya Debby yang pernah berfikir, masalah dalam hidup ini rasanya terlalu berat untuk dipikul. Mungkin ada juga dari antara bloggers yang merasa kesepian. Tapi kita semua punya Tuhan yang pastinya sangat mengasihi kita untuk menanggung beban itu bersama-sama dengan Dia lho…

Itu yang Debby dapat ketika melihat Tyler begitu kuat menanggung segala rasa sakit dan pahitnya obat-obatan yang harus dia hadapi.Tyler begitu terbuka dan bersahabat dengan Tuhannya juga dengan orang-orang yang ia sayangi.

Jadi, siapapun di antara kita yang mungkin masih merasa begitu terbeban dengan skripsi, tugas-tugas kantor, tekanan bos bahkan penyakit mematikan sekalipun… tersenyumlah, sebab hati yang gembira adalah obat dari hati yang sedih.
Semangatmu membuat segala rintangan terasa begitu mudah tuk dilalui…

Satu moral lagi yang luar biasa adalah, Tyler tak hanya pusing dengan semua masalahnya, tapi dia juga begitu perhatian dengan masalah orang-orang yang dia sayangi. Di saat seperti itu mungkin kita ga sempet mikirin bahkan melakukan sesuatu untuk orang yang ada di sekitar kita. Luar biasanya, di saat seperti itu Tyler tetap care dengan sahabat, tetangga dan keluarganya.

Tyler terhibur ketika ia menceritakan dan berharap sesuatu tentang orang2 yang dia sayang….

Hiks….Debby belum bisa setegar dan sepolos Tyler. Jadi pengen nangis lagi neh kalo lama2 cerita tentang film ini T_T

Happy Monday yah teman… Let’s do the best and Be blessed!

Synopsis Personal Taste

Pagiiiiiii……

Pagi ini cuma mau referensiin bloggers sebuah film Korea yang dibintangi oleh idola saya Lee Min Ho :blush: . Judulnya ‘Personal Taste’ dan film itu bener-bener ‘BAGOOOSSSSS’ menurut saya.
Apalagi Lee Min Ho nya ganteng banget di setiap adegan *_*

Daripada ditegur spoiler lagi sama Mas Rudy , mending saya kasi singkat cerita nya aja dehhh ^__^

Seperti kebanyak film Drama Korea yang isinya pasti tentang gadis yang super duper berantakan jadi berubah karena cowonya yang suka kebersihan, cowo cool (ala Lee Min Ho) yang akhirnya sering senyam-senyum karena gadis itu.

Inti cerita sih tentang Zhuang Zhou (Lee Min Ho) memperalat Kai Ren (lupa nama asli cewenya) yang polos untuk menyelamatkan perusahaannya. Jadi target satu-satunya adalah rumah keluarga Kai Ren karena papanya Kai Ren itu mendesain rumahnya dengan luar biasa sehingga menarik perhatian pecinta arsitektur berseni di Korea yang berencana membuat sebuah area wisata museum berseni sejarah terbesar.

Intinya sih akhirnya happy ending, tapi perjuangan cinta mereka tuh bener-bener menguras air mata saya (akhir-akhir ini jadi sensitif neh)….
Cuma 4 disc kok, dan ga ngebosenin ceritanya. Apalagi buat cewe-cewe yang suka banget sama ktor ganteng Lee Min Ho dijamin ga bakalan menyesal deh nonton film ini ^^

Pesannya sih banyak banget. Ada tentang menjalin hubungan dengan orangtua, menjadi sabar, memahami dan memaknai cinta dengan keterbukaan juga bagaimana menghadapi kelicikan demi kelicikan dalam persaingan di dunia kerja.

Ayo…. buat yang penasaran buruan beli kasetnya dan tonton sepuasnya (Debby nonton sampe 3 kali ga bosen-bosen lho) ^^

Whoaaaaaaaa….. (KARATE KID Synopsis)

Pernah ga temans nonton film dengan emosi yang berganti-ganti dalam waktu singkat? Bisa merasakan sedih, seneng, lucu, khawatir, geregetan, kesel, sampe menegangkan dalam waktu dekat?

Ok, memang Debbs sangat doyan nonton film, apalagi kalo yang main filmnya kece-kece, tapi kali ini bener-bener bukan karena ganteng atau engga deh… ini karena yang jd pemeran utamanya anaknya Will Smith yang kece itu (teuteup).
Awalnya liat covernya ga begitu tertarik sih karena keliatannya anaknya doi tuh kurus gimana gituuu….
Kayaknya ga cucoklah main kungfu, ternyata oh ternyataaaaaaaaaaaa…..

Itu film most recommended bangets temans…
Ceritanya tentang si Dre dan mamanya yang janda (sangat sebel dengan kebiasaan Dre yang suka sembarangan meletakkan jaketnya) pindah ke China karena alasan pekerjaan. Awalnya sih Dre merasa tertekan dengan kepindahan itu karena dia ga bisa bahasa Mandarin, menurut majalah yang dia baca CHina itu kuno dan ga menarik, yang terakhir, Dre ga bisa kungfu sementara temen-temennya di sekolah yang ga suka sama dia itu bisa kungfu dan terus-terusan mengerjai dan memukuli Dre hanya karena ada seorang gadis deket dan senang bergaul dengan Dre…

Dre punya kenalan Mr. Han (petugas maintenance gedung apartemen yang disewanya) yang bisa speaking in English dan ternyata jago banget kungfunya. Sampai suatu titik dimana Dre bener-bener merasa harus berlatih kungfu untuk membela diri, akhirnya ia memelas minta bantuan Mr. Han yang jutek abiss… soalnya tempat latihan kungfu terbesar di sana adalah tempat temen-temen sekolahnya yang nakal itu juga berlatih.

Temen-temen sekolah Dre yang jahat itu ternyata berlatih kungfu di tempat berlatih yang pelatihnya nyeleneh abisss. Bayangin aja, muridnya dididik untuk menghabisi lawan sampai mati, ga pake perasaan sama sekali.
Dengan suatu sikon yang memaksa , akhirnya Mr. Han sendiri yang meminta Dre siap untuk dilatih menghadapi pertandingan kungfu kid se China

Awalnya Debbs pikir si Dre bakal latihan2 dasar kungfu kayak di film Bo Bo Ho , ternyata Dre dilatih menggantungkan jaket, menaruhnya d lantai, memakainya (begitu berulang-ulang) sampe Dre makin ga yakin sama si Mr Han (Jackie Chan). Dan akhirnya Mr. Han meyakinkan dia bahwa kungfu bukan tentang pertarungan semata, tapi tentang bagaimana membiasakan hal-hal baik sebagai suatu kebiasaan dalam hidup.

Jadilah Dre semakin semangat, kemampuannya lama-lama makin meningkat. Hubungannya dengn Mr Han pun semakin akrab. Bahkan Dre tahu dan bisa menyemangati Mr Han utk bangkit dari keterpurukan masa lalunya tentang keluarganya.

Mr Han membawa Dre ke puncak gunung Naga dimana di sana ada ai suci yang katanya bisa membuat orang menjadi tak terkalahkan. Disitu Dre melihat macam-macam orang yang sedang beryoga dan melakukan berbagai gerakan kungfu.
Dre ini anak yang cerdas, cepat tanggap dan bnyk bertanya, makanya dia cepat belajar.
Dre sangat kagum sama seorang wanita yang berlatih kungfu bersama ular… dia pikir wanita itu mengikuti gerakan ular itu ternyata sebaliknya, si ularlah yang mengikuti gerakan si wanita.

Dan jurus ular itu juga yang dipakai Dre di akhir pertaruingannya. Kaki kiri Dre sudah patah, tenaganya hanya bertumpu pada satu kaki, dan berkat kecerdasannya itu mengikuti gaya sang pekungfu wanita, ia pun berhasil mengalahkan lawannya. Kelicikan sang pelatih kungfu yang melatih teman-teman sekolahnya tidak bisa mengalahkan ketulusan hati Dre. Sampai akhirnya malah temen-temennya Dre berpindah perguruan alias ganti guru dan memberii penghormatan terbaik untuk Mr. Chan yang baik hati.

Dari film ini Debbs dapet satu qoute lagi:

Hidup memang mengalahkan kita, tapi kita punya pilihan, menyerah atau bangkit…

Buat sapapun yang sedang dikalahkan oleh hidup, ayo bangkit dan bersemangatlah sebab kekalahan bukan milik kita tapi milik si pecundang ^__^

SPIRIT!!!!!