Dear Mr. God

Tuhan tersayang….
hari ini aku hanya mampu menuliskan ini kepadaMu…

Sudah lama kita tak bertemu
Sudah lama tak kulukiskan hatiku yang sesungguhnya
Aku membutuhkanmu…
Bukan karena kesusahan-kesusahanku
Karena aku hanya membutuhkanmu
Itu saja….

Mereka semua seakan begitu dekat denganMu
dan aku hanya mampu tertegun…

Tuhan tersayang….
aku yakin saat ini Tuhan sedang menatapku sedih
melihat kenakalan-kenakalanku dan merindukanku kembali
Tapi aku masih saja tak mampu melihatMu

Aku slalu merasa baik-baik saja
Hingga akhirnya aku menyadari
ternyata Kau telah begitu jauh kutinggalkan

Aku butuh Engkau, tapi mengapa terasa begitu sulit untuk melihatMu?
Apakah ini sudah terlambat untukku?
Aku yakin Engkau selalu menungguku
Dan aku harap aku berhenti berlari dari semua ini
karena rasanya terlalu lelah menghindariMu

Tuhan tersayang,
Aku selalu melakukan kesalahan
Aku ingin memulai semuanya lagi
Berhenti melihat kesalahan-kesalahan itu
Dan berhenti membuat kegagalan
Aku butuh Engkau…

Tuhan tersayang,
bolehkah aku memohon kepadaMu???

Jagalah aku dan seisi rumahku, jaga ayah dan ibuku, jaga adik-adikku, jaga kekasihku, juga jaga saudara-saudaraku yang terkasih, terlebih lagi jaga hatiku ya Tuhan untuk segala sesuatu yangΒ  sedang dan akan aku lakukan…karena kami sungguh membutuhkan Engkau ya Tuhan…

 

ditulis kembali darisinihh

TAKDIR

Kelahiran adalah satu-satunya takdir tanpa noda
Bahkan kematian sekarang banyak terjadi bukan karena takdir

Susah dan senang adalah pilihan
Tetapi kegagalan terkadang merupakan takdir yang tertunda

Entahkah aku sesat? ataukah pikiranku menjadi penat…
Ataukah sebenernya aku hanya terlalu memaknai hidupku dan terperalat???

tapi aku yakin dan percaya Dia baik
sbab semuanya dicipta adanya baik…

Takdir bukan nadir….
Takdir bukan petir nan getir…

TELUR PASKAH

Kenapa semua orang bicara tentang telur ketika Paskah ya?

Dulu waktu aku masih berusia 6 tahun guru sekolah Minggu bilang, bahwa telur melambangkan kehidupan baru. Karena Paskah menandakan kehidupan baru umat yang percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhannya maka telur dinilai cukup PAS untuk melambangkan perayaan itu.

Setelah dewasa (dan berfikir ttg banyak analogi menarik) akhirnya aQ menemukan sesuatu dari telur yang menarik untuk dipahami sebagai makna Paskah.
telur ketika menetas mengalami proses retak, remuk, hancur.
Anehnya, kebanyakan acara di Sekolah Mingguku dulu ga mewakili analogiku ini. Yang dilambangkan mereka adalah telur yang utuh bukan telur yang menetas :))

Masih inget ga sama perjamuan terakhir ketika Yesus memecah roti dan membagi-bagikannya kepada murid-muridnya?
Seperti halnya telur, aku teringat seperti itulah Yesus ketika menyerahkan hidupNya untuk kita semua. Ia memang secara kasat mata telah mati, hancur dan penuh luka seperti telur yang menetas tadi. Tapi ketika dia bangkit, dia menjadi SEMPURNA.

Telur yang menetas ada yang jadi tangan, sayap, mata, kaki…itulah gambaran kita manusia sebagai satu kesatuan di dalam Dia yang menjadi kepala atas hidup kita.
Seperti itulah hati kita yang Dia bentuk menjadi sempurna. Dia biarkan hancur pecah dan diubahkan menjadi baru πŸ™‚
Sudahkah kita mengalami kehancuran? Apakah kita pernah mengalami remuk redam dan mati secara rohani? πŸ™‚

Adalah lebih berharga ketika seorang datang dengan hati yang remuk redam daripada dengan kesombongan…
Orang yang mau hancur dan remuk berarti mau mengalami proses menjadi sempurna. Ketika melakukan dosa, apakah kita mau datang dengan remuk redam hati kita mengaku dosa kita dan berjanji untuk ga melakukannya lagi?

Semoga catatan kecilku kali ini bisa jadi bahan perenungan temen-temen yang menyambut perayaan Paskah Minggu ini, SELAMAT PASKAH !!!!

God bless

NO JOBS

Kali ini (mengikuti trend yang berlaku di blog-blog yang beredar) saya mendapat tugas agak melelahkan dari sahabat teriseng sedunia maya saya,

Mikha V

Sebenernya hari ini Debbs capek abis… ~_~

Tapi gapapa deh sekalian refreshing dari bunyi telepon dan email-email yang ga berhenti untuk segera direspon (sok sibuuuuuuuuuk deh!) , tugas panjang ini pun kuusahakan diisi dengan baik dan benar adanya, tanpa paksaan dari pihak manapun termasuk dari si pemberi tugasnya πŸ˜€

======================================================

1. Where is your cell phone?

Ada di atas meja saya, di sebelah kanan mouse dan di beri alas dompet supaya getarannya ga mengagetkan saya πŸ˜€ (sayang sekali ga bisa langsung upload karena bluetooth dan kabel datasedang rusak)

2. Relationship

maksudnya? status? still single and happy for this…

3. Your hair?

panjangnya setengah badan bagian belakangΒ  setelah saya smoothing awal Januari lalu dan berniat akan di panjangkan hingga pinggang supaya keliatan girly ^^

4. Work?

yup! (ga ditanya apa pekerjaannya kan?)

5. Your sisters?

ada di rumah mama di Kabanjahe namanya Widya Rheina Efata (cuma 1 dan ga mau nambah lagi :D)

6. Your favorite thing?

*Β  Bible (bukan bermaksud ikut-ikut si pemberi PR lho πŸ˜€Β  )
** Handphone (temen browsing waktu ga bisa tidur)
***buku-buku dan diaryku yang jd teman dalam saat senang dan sedih slama kuhidup πŸ˜€

7. Your dream last night?

dikejar-kejar ular —> dah bbrp kali mimpi begini terus 😦

8. Your favorite drink?

capuccino and mango juice

9. Your dream car?

ga terlalu paham otomotif, yang jelas pengen mobil design sporty dan romantis (kayak apa yah…. ^^)

10. Your shoes?

aQ bukan jenis org yang suka shopping. Jadi kebanyakan sepatu dibelikan sama tante atau kalo ga karena sepatu yang lg aQ pakai putus jd beli darurat di emperan jd ga begitu spesial bentuknya πŸ˜€

di kantor : ada 1 sepatu kapal (tingginya 10 cm) , sepatu sendal 5 cm, pantofel hitam stinggi 3 cm.

di kosan: 2 sepatu kets pemberian Gendy temen kosku dl, 1 sepatu kets yg kubeli di emperan blok M karena sendalku putus, 1 sendal Joger Bali khusus dipakai di kamar dan di dalam rumah, 1 sendal jepit yang udah lusuh banget dapet oleh2 dari Ko Peter (Bali juga) untuk berangkat ke kantor πŸ˜€

11. Your fears?

only God πŸ˜€ (sok rohani mode ON)

12. What do you want to be in 10 years?

pengen punya usaha keluarga dan keliling dunia πŸ™‚

13. Who did you hang out with last week?

rencananya hangout di Central Park sama gank dr kampuz, tp dijemput someone yang br kenal bbrp bulan sekalian dianter ke rumah tante, lumayan berhemat πŸ˜€

14. What are you not good at?

mengingat nama, mengingat nomor dan mencuci baju πŸ˜€

15. One of your wishlist item?

pengen punya kendaraan spy ga kena macet kemana-mana

pengen punya kamera yang bagus utk potret-potret setiap momen spesial dan non spesial

yang utama, pengen punya labtop sendiri biar bisa menulis di kos-kosan

16. Where you grew up?

mm…agak binun soale kelas 5 SD aku pindah dr Lampung dan tinggal di Lubuk Pakam, kelas 2 SMP sampe kelas 2 SMA di Kabanjahe, umur 18 tahun merantau ke Jakarta sendiri sampe skrg πŸ˜€

17. Last thing you did?

take a breathe (idem sama si pemberi tugas)

18. What are you wearing?

ne foto jadul thn lalu waktu rambut masih kiting, baju dan celananya sama banget dgn yang aQ pakai skrg πŸ˜€

19. Your computer?

blm ada komputer sendiri (ne pake fasilitas kantor) —- > berharap dikasi kado sama si pemberi tugas πŸ˜€

20. Your pet?

Jecko >>> dititip di Lampung sama sepupu 😦

21. Your life?

my life is colourfull and wondeerfull coz Him ^^

22. Missing?

my family at Kabanjahe, my family at Lampung, my family at Jesus Family community (kangen kumpul2 semuanya)

23. What are you thinking right now?

mikir, kenapa ne pertanyaan banyak banget yakh???Grrrrrrrrr

24. Your car?

dibilang ga punya mobil :((

25. Your kitchen?

dapur kosan? model klasik gt soaleΒ  tante kos jadul pisan πŸ˜€

26. Your favorit color?

warna-warna netral (tergantung penggunaannya) tp kebanyakan suka warna biru langit πŸ˜€

27. Last time you laugh?

br aja karena ada suara lucu di depan ruangan πŸ˜€

28.Last time you cried?

bbrp minggu lalu waktu my mom mengeluh soal kondisinya :(( (hope the best for her healthiness)

29. Love?

sampe skrg g bisa nemuin kalimat yang tepat tuk mengartikannya

30. So who wants to share their ONEs? how about?

share love? sama sapa ajalah…caranya? panjang akh kalo dijelasin gimana caranya yang jelas dibutuhkan kemurnian hati aja waktu mengasihi

31. Person elected to the tag (tag ini saya teruskan kepada)

saya persembahkan pada:

Bang Depp

kak Martha MGradio

Vera FK

mohon kerjakan sebaik mungkin dan jangan lupa tag ulang saya ya

selamat mengerjakan ^__^

Memory in Djogja

Tempat yang menarik di pulau Jawa yang pernah Debby kunjungi adalah ‘Djogja’

Di tempat itu, Debby mengenal sisi lain dari kehidupan sosial bangsa Indonesia yang mungkin menurut banyak orang (termasuk Debby) udah terlalu semrawut :D. Apalagi mobilitas kehidupan di Jakarta yang super duper penat, rasanya melihat Jogja pikiran bisa lebih tenang πŸ˜€

Perjalanan Debby pertama kali menuju Djogja juga penuh cerita seru loh temans, bisa-bisanya dengan mengantongi 200rb (sisa gaji 2 bulan :D) Debby memberanikan diri menjelajah Djogja. Nginepnya sih di rumah tante , transportasinya dikawal sama Bang Dohar, Rabin, Dita dan Thomas (sahabat-sahabatku dari Jesus Family πŸ™‚ )

Berangkat dengan kereta api senja kelas bisnis (tiket berangkat ditanggung kak Imey karena rencananya mw baren

gan, tp kak Imey malah ga jadi berangkat ) 😦

Di kereta ternyata ga senyamanyang Debby bayangkan… tumben2nynya kereta itu padat. Ternyata karena kedatangan Debby itu bertepatan sehari sebelum acara ‘Sekaten’ yang memang biasanya ramai dikunjungi perantau.

Jadilah di kereta itu berhimpit-himpitan kayak mau lebaran:D

Tapi seru lho, temans…sampai di Djogja, Bang Dohar ajak aQ sarapan di daerah kampus UGM. lumayan enak lontong sayurnya..:D

Touringnya kami mulai dari pagi, dengan 2 motor, aQ , Rabin, Bang Do, dan Thomas mulai menjelajah Djogja… Pertama ke Borobudur, narsis-narsisan di atas stupa sambil ngakak-ngakak, karena kalo udah ngumpul kita berempat bisa seruuuuu bangets,

lalu dari sana kita ke angkringan di Tugu (Debb ga sabar pengen minum kopi tubruk yang katanya enak itu). Di pinggir stasiun itu Debb banyak melihat seniman-seniman jalananyang kreatif dan ga kalah bertalentanya dengan artis-artis dan seniman yang ada di TV. πŸ˜€

Tapi sebelum itu Debb mau cerita tentang restoran Jamur di jalan Magelang, temans.. di sana makanannya serba jamur (bukan jamuran lho :D). Kita pesan semua makanan dengan resep berbeda. Alhasil ketika akan lanjut perjalanan, perut kami terasa begitu berat (kekenyangan mode ON)

Oh, ya tempe mendoan adalah makanan favorit Debby selama di sana πŸ˜€

Karena melihat ramenya orang-orang menuju pelataran keraton Djogja, Debb jadi tertarik melihat ada apa gerangan di sana πŸ˜€

Makanya, Bang DO walau sudah lelah (thanx so much Bang…) tapi tetep nekad menemani Debb dengan rasa penasaran itu. Ternyata benar…malam sebelum acara puncak ‘Sekaten’ bener-bener ramai lho, temans

Rasanya semua penduduk tumpah ruah di sana, mau jalan aja susah πŸ˜€

Tapi tetep aja di sela padatnya orang yang berjuang untuk jalan, kami masih bisa narsis-narsisan di depan pintu masuk pasar malamnya :))

Sampe di dalam,ternyata isinya bener-bener persis sama pasar malam yang pernah Debb lihat di Cikarang. Ada tong setan, ada rumah hantu, ada bazaar dan ada bianglala. Dari semuanya yang tertarik untuk kami nikmati cuma ‘bianglala’. hahahhahahaha

ada tuh foto aQ dan Bang Do sedang berada di puncak paling atas bianglala dengan penuh tawa (padahal udh agak ketakutan tuh bianglala ga kuat menahan bobot besar kami berdua )

Sayangnya, aQ harus ke Cilacap besok malam harinya karena nenek yang di Cilacap udah ga sabar juga ketemu aQ. Jadi aku harus berpisah dengan Bang Dohar, Thom2 dan Rabin walau masih pengen banget jalan-jalan bareng mereka. Kebetulan nenek juga sedang ada di Jogja waktu itu dan keesokan harinya aku dibawa ke pantai Kukup bersama tante dan omku yang masih kecil (sepupu mama paling muda πŸ™‚ )

pantainya bagus tp membuataQ jadi makin hitam … kata nenek (yang udah pernah ke Bali) pantai itu ga kalah bagusnya dengan pantai di sana lho… Ombaknya ga terlalu besar karena ada batu-batu karang penghalang…tapi tetep aja serem kalo berenang di sana πŸ˜€

Kenapa ada kisah bawa uang 200rb pulang bawa 300rb??? karena akhirnya aku ga pakai duitku sama sekali, Bang Do dan teman-teman semua bener2 baik memberi pelayanan spesial wat tamu jauh ini πŸ˜€

Sampai di Cilacap nenek membawaku ke Gua Pendem, seru juga keliling Cilacap lho. Kota kecil namun tenang banget…sama kayak orang-orang di Djogja, penduduk sana juga ramah-ramah. Sayang banget karena cutiku habis, jadi ga sempet mampir di Nusa Kambangan melihat penjara yang ada di pulau itu. Tapi yang lebih berkesan adalah ketika nenek membekali tempe mendoan yang mateng sampai yang mentah utk d masak di kosanΒ  πŸ˜€

Tempe matengnya ga habis dan jadi buat sarapan rame-rame begitu sampe kosan. Bener-bener puas deh makan mendoannya.

Yeah… itu sekilas perjalan pertama Debby ke Djogja, perjalanan kedua memang lebih ramai karena ada 2 paribanku dan 3 teman kecilnya ikut dalam perjalanan itu. Perjalanan juga lebih jauh, ke Sendangsono, pantai Pangandaran dan Candi Prambanan. di Candi Prambanan kami menghabiskan ‘tahu super’ sampai kekenyangan (doyan makan tahu πŸ˜€ )

Meski perjalanan kedua ada banyak hal ga menyenangkan terjadi , tp buatku Djogja adalah tempat yang paling seru untuk aQ kunjungi. Murah meriah lagi πŸ˜€

Uhhh..jadi kangen neh ke sana lagi. Tapi mungkin kalaupun ke sana , aQ berencana mampir ke Semarang dulu bertemu dengan Helmina sahabatku sejak SMP dan Mba Mayli (JFers juga) yang udah lama banget pengen aku datangi πŸ˜€

Kali ini target buruan bukan lagi kopi tubruk dan tempe mendoan, tapi soto Semarang dan lumpianya :))

mudah2an dapet kesempatan ke sana.. πŸ˜€