LOL #3 “NAKED”

Hari Minggu yang lalu di Monas, isenk saya hampiri suara gaduh seorang Bapak tua yang dikerumuni orang-orang dengan mimik wajah penasaran . Seperti tebakan saya, ada pertunjukan mistis yang memang akhir-akhir ini sangat menarik perhatian banyak manusia di Jakarta ini. Kenapa begitu? Waktu saya ke Kota Tua juga begitu, pertunjukan berbau mistis sepertinya menjadi tontonan sangat menarik bagi masyarakat kota yang seharusnya tidak lagi percaya penuh terhadap hal-hal seperti itu.

Saya tidak akan membahas kebiasaan menonton hal mistis seperti itu, karena motif penonton mungkin berbeda-beda. Termasuk saya yang hari Minggu itu tumben sekali mau melihat apa yang terjadi sampai segitu banyaknya manusia mengerumuni si Bapak tua.

Rupanya, di hadapan Bapak Tua itu sudah ada lelaki yang diikat dengan kain kafan putih berbentuk seperti pocong (yang dia jadikan media untuk berbicara dengan arwah gitu). Lalu Si Bapak bersumpah bahwa dia dan sukunya (maaf tidak etis menyebutkan suku asalnya ya…) adalah orang yang bersih dan beriman, sekalipun di daerahnya sana mereka hidup dengan telanjang (tak memakai baju seperti manusia modern lainnya). Motifnya, Si Bapak ingin menunjukkan kebolehan arwah Raja-Raja yang mengikutinya. Kurang jelas Raja apa tapi mewakili beberapa penjuru seperti Timur, Barat, Selatan dan Tengah.

Kebolehannya yaitu mampu melihat apa yang tidak bisa dilihat manusia pada umumnya. Si Bapak bilang , Dia bisa tahu keberadaan anak yang hilang bertahun-tahun lalu, atau istri yang bekerja jadi TKW di Arab dan hilang tiada kabar, Si Bapak juga katanya bisa tahu keberadaan istri dan anak itu, apakah itu masih hidup ataupun mati. Hanya saja penonton tidak boleh bertanya kapan ajalnya tiba. Begitulah kira-kira….

Saya akan beranjak pergi dari tempat itu setelah si Bapak menyemburkan air putih ke arah laki-laki berbalut kain putih sambil mengucapkan doa , namun langkah balik saya terhenti saat si lelaki di balik kain berteriak kesakitan, dan si Bapak mulai berteriak ke arah penonton. Kira-kira begini katanya : ” Silahkan uji kami, kami bukan sembarang dukun yang gila harta dan bla bla bla. saya bisa melihat kamu semua telanjang, baju kamu bagus itu cuma tampilan luar. Dan maaf, saya bisa melihat perempuan berjilbab sekalipun ada yang telanjang di mata saya karena birahinya dan bla bla bla”
Dan singkatnya si Bapak itu katanya bisa lah liat macem-macem aslinya manusia di sana meski tertutup rapat sama baju atau pakaian bagus. Tapi dia ga bisa liat aurat kita? Lho? Saya jadi bingung.. kalo dia liat warna pakaian dalam kami dan lain-lainnya, terus apa nya lagi dong yang di liat di dalam? ^^ (maaf ya kalo kata-kata saya vulgar)

Sambil berbalik karena merasa makin ga masuk akal, saya teringat kata-kata pendeta saya dulu, bahwa Tuhan tahu apa saja yang kita perbuat. Baik dan buruk kita , benar dan salah kita, Tuhan itu Maha Tahu. Saya tidak butuh dukun atau orang-orang pintar lain yang merasa seperti Tuhan bisa tahu segalanya. Tahu pakaian dalam saya warna apa, tahu merek baju saya apa, atau tahu akan seperti apa masa depan saya. Saya hanya perlu tahu bagian saya , yaitu percaya saja dan melakukan yang baik semampunya.

Pagi ini, sambil duduk di busway memperhatikan orang-orang yang berdiri di sekitar saya, saya teringat lagi kejadian Minggu sore itu. Ga kebayang kalo saya jadi si Bapak Tua yang bakal sangat pusing melihat semua orang itu telanjang di matanya seperti kata-katanya ^^
Bukannya bangga, mungkin saya pusing kali ya melihat orang sampai ke dalam-dalamnya. Hahaha… Melihat orang dari luar aja kadang buat saya seperti sudah menelanjangi dia.
MONAS

(gambar tak colong di sini )

Misalnya, lihat cewe di busway pakai baju bermerek, bodi seksi, kulit terawat, make up poll, kadang udah membuat penilaian macam-macam di kepala saya. Pasti dia orang berada, kenapa naik busway? Pacarnya mungkin diporotin kali ya? Dan bla bla bla…
Jujur saja, sebagai manusia, kadang saya masih suka ngoceh sendiri dalam hati untuk hal-hal kurang penting seperti ini lho… untungnya ada gadget yang bisa mengalihkan mata saya untuk meneliti orang-orang yang ada di dalam jarak pandang saya. ^__^

Apalagi kalo saya bisa liat dalam-dalamnya, misalnya siapa dia sebenernya dan bla bla bla ^^ , bisa gawat kan pikiran saya ini jadi berdosa karena sudah menghakimi manusia lain yang harusnya bukan hak saya untuk menghakimi mereka.
Pada dasarnya, kita semua memang telanjang di mata Tuhan. Dan saya bangga menunjukkan ketelanjangan saya di hadapan Tuhan saya. Karena Tuhan ga bakal menghakimi saya dengan kejam karena ketelanjangan saya ini, tapi justru melingkupi saya dengan kasih supaya saya tidak telanjang begitu saya di hadapan manusia.
And then, saya juga tidak takut jika ada orang seperti si Bapak Dukun bisa lihat ketelanjangan saya, karena saya tahu, di mata Tuhan dia juga telanjang kok ^^

Any way bus way , Happy Friday ya ^^

LOL means LESSON OF LIFE

Advertisements

23 thoughts on “LOL #3 “NAKED”

  1. Masih ada aza ya acara2 mistis srperti itu di Jkt. Tahun lalu, waktu pulang ke Jkt, ke Kota Tua, ada juga itu pertunjukkan kuda lumping yg sungguh antara percaya dan ga ngeliatnya 🙂

  2. Wah, si bapak itu jangan2 pakai Google Glass sampai bisa lihat “sedalam” itu? Hahahhaha 😆
    Kalo gue sih gak percaya sama begituan 😀
    Happy weekend! 😀

  3. Deeeeb…
    duh, paling mualeees nonton acara mistis mistis begituaaan…suka malahan pengen ketawa…hihihi…

    Emang bener sih Deb, aku pun kalo lagi iseng diem trus merhatiin orang lewat emang suka jadi mikirin macem macem lho…ini cewek cantik banget tapi kok cowok nya yang itu yah?..hihihi…
    Bener katamu Deb, mendingan mainan hape aja, syukur2 bisa sekalian BW…halah…

    • hihiihi, iya Teh… manusiawi ya sepertinya suka jelalatan neh mata cari kekurangan orang lain padahal udah dilarang Tuhan ya untuk iri, hahaha

      syukur sama gadget dah pokoknya. Setidaknya bisa think postif lagi saat BW dan baca tulisan bagus ya Teh…

  4. waduh, jadi inget film James Bond yg dia dikasih Q kacamata tembus pandang. bisa ngeliat sampai pakaian dalam orang. btw, ada yg iseng gak tuh nanya, ” celana dalem saya gambar ( bukan warna lagi nanyanya … hahaha ) apa pak ?! “. kasihan ya orang2x kayak ‘gini, harus berlaku demikian untuk nyari duit. kalau dapat, kalau nggak ?! udah jd pocong, disembur pula. nggak cuma sekali pasti nyemburnya kan ?! btw, waktu di monas dia pakai baju apa telanjang ?! penting gitu ?! hahaha …

    • pake setengah telanjang Kak. Pertanyaan yang sangat PAS Kak, hahahaha.
      O, ya si bapak sempet kok bilang dia nunjuk satu cowo yang katanya celana dalamnya robek dikit jahitannya di sblh kanan, hahahahaha. gila ya malu bener tuh orang ^^

      yang jadi pocong aku ga sempet liat Kak , tapi kata temenku itu anak kecil gitu di pocongin T__T
      kasian ya…

  5. aku cantik lho, kulit terawat (kalau lagi gak bokek), dandan juga pol tapi kalau lagi bangun pagi, kalau kesiangan kucel, dan aku gak morotin ^_^

    Btw, itu Bapak jadi dukun di ruang publik gitu ada yang mau beli jasanya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s