Our simple Diary

(+/-) 8 tahun lalu (September 2004)

Sosoknya ga begitu spesial. Kala itu semuanya bagiku terasa begitu luar biasa. Kembali dalam lingkungan gereja, membuatku merasa begitu dekat dengan Tuhan. Teman-teman baru, cara baru, pengalaman baru yang begitu mengesankan meski hanya beberapa bulan.

Di saat itulah aku melihat dia…
Wajahnya yang tirus, kurus, krempeng tapi tetep aja (sejujurnya) sikap ‘coolnya’ membuat aku waktu itu sedikit penasaran.
Berkenalan di gereja karena persiapan Natal muda-mudi. Malam menutupi tatapan matanya yang selalu membuat aku ragu (takut atau GR?)
Sekian banyaknya orang yang aku kenal di sana, sikapnya yang paling tak aku suka (karena menurutku dia tak menyukai keberadaanku). Dia menatapku dengan cara yang berbeda (aku menganggap ada kesinisan di sana). Dia pendiam sekali, tak banyak bicara apalagi menyapa. Yang jelas, aku tak pernah tahu kapan ia melihatku (ini sih kata dia 2 tahun lalu).

Sebulan kemudian aku menjalin cinta dengan orang yang tak lain tak bukan sahabat dekatnya semasa ,membuatku tak menyangka bisa begitu dekat dengannya saat ini. Tak tersirat sedikitpun kecembeuruannya (menurut dia sih) waktu itu.
Yang aku percaya kata-katanya tahun lalu ‘Aku begitu membenci dia saat dia memujamu, mendambamu, merangkulmu dan mengecupmu. Namun semuanya kubiarkan mengalir bersama kenakalan-kenakalanku yang kujadikan pelebur asaku’.

(+/-) 2 tahun yang lalu

Kemunculannya di FBku sungguh mengejutkan. Ia mencariku? Mengingatku?
Tak disangka cintanya terpendam untukku. Aku kah? berulang kali kupastikan, karena aku tak mau lagi-lagi dibilang GR.
Kala itu, hatiku baru saja hancur karena kekecewaan lagi dan lagi. Yang kubutuhkan seseorang yang memberi aku kehangatan bukan sekedar permainan dan kemesraan semu.

Pada akhirnya aku menerimanya, meski kuakui saat itu yang tumbuh dalam hatiku bukanlah cinta. Tapi seseorang seperti dia mampu membuat hari-hariku hangat lagi, bersemi lagi. Perhatiannya, kesabarannya menyambut rengekan manjaku, dan yang utama…komitmennya untuk segera menjadikanku miliknya secara sah, mejadikanku satu-satunya permaisuri di hidupnya.
Aku ingin bahagia setelah ini dan selamanya bersamanya…. #harapku kala itu

 

(+/-) 9 bulan lalu

Cinta…..
akhirnya aku bisa mencintaimu seutuhnya dan sepenuhnya
Dan semuanya terasa begitu luar biasa, hingga banyak hal membuatku terbuai tentangmu setiap waktu
Tergila-gila… ya akhirnya aku menjadi sungguh tergila-gila padamu….

Siapkah kamu menjadi kegilaanku setelah ini???


beberapa minggu ini

Rencana kita untuk meresmikan hubungan ini semakin menggebu. Tapi tekanan demi tekanan sepertinya tak henti menghadang.
Aku merasa kamu begitu frustasi tentang semua beban yang akan kita hadapi entah itu sekarang atau nanti.
Pertengkaran demi pertengkaran akhir-akhir ini membuatmu menjadi orang yang tak pernah kukenal.

Aku tak yakin perasaanmu berubah, situasi yang membuatnya, karena akhirnya aku menyadarinya…
Sagalanya menjadi begitu berat beberapa waktu ini kan??? Aku smakin sulit dihadapi, smakin sulit diajak berdiskusi. Smakin manja, smakin butuh diperhatikan, sementara sekian persen pikiranmu terpusat pada harapan kita ini…

Sudah 4 hari

Tak ada sms, telepon ataupun kunjungan. Kuharap yang sedang kita lakukan sekarang tak berdampak buruk untuk hubungan kita. Tapi sebaliknya, kuharap waktu dan ruang yang kita sepakati membuat kamu dan aku menjadi lebih tenang dalam menghadapi setiap pergumulan.
Valentine kulewatkan tanpa cokelat lagi pun tak apa Sayank…asal aku yakin kamu tak tertekan.

Dan beberapa hari ke depan

Kuharap situasi ini membaik.
Kuharap pelangi menyambut kita di ujung sana, memberikan waktu dan ruang yang sangaaaaaaat panjang untuk kita berduaan lagi dan lagi

Kuharap tak hanya khayal tentang ‘kita’

untukmu,

my mine

Advertisements

One thought on “Our simple Diary

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s