SAKIT CINTA

Menangis….
Tersenyum….
Tertawa….
Bak warna-warna pelangi
Ketiganya mengisi binar wajahku setiap detik mengingatmu dalam angan dan khayalku

Semu merah pipiku untuk setiap kata=kata sederhana
yang begitu menggetarkan sudut hatiku yang masih saja merajuk
“Sayang….”
Begitu katamu lembut mengawali setiap ungkapan rasa
yang membuat hatikupun membuncah terlalu bahagia

Beribu kerikil mempermainkan hatiku
Namun, hatimu mampu membuatku melihat
Masih ada cinta di setiap kata syahdu yang terangkai olehmu
Entah ini kebohongan, tapi mengapa hatiku berkata ini benar…

Kau bilang tak akan ingin lama menahan asa dan rindu ini lagi
Ingin kamu merangkumku dalam suatu ikatan yang tak kan ada akhir
Merengkuhku dan mendekap hangatku seutuhnya tanpa terpungkiri
Kesemua asamu itu membuat hatiku kembali bergetar, Sayang…

Waktu, cepatlah bergulir,,,
Biarkan rasa ini terwujud dalam mahligai indah hingga akhir
Asa, cepatlah berlari…
Kuingin mendekap cintaku, merasakan hangat dekapnya tiada henti

Ku sakit…karena menanti cinta
Menanti ia kembali dengan jerih upayanya
kembali dengan semua janjinya pada pemilikku sementara
janjinya membuat aku percaya, ia hanya akan pergi untuk kembali dalam dekapku

Ku sungguh sakit, rasanya ingin mengobatinya
Tapi tak bisa karena ini sakit cinta
Hanya kamu obatnya…
Berjuanglah , Sayang…. πŸ˜‰

Advertisements

6 thoughts on “SAKIT CINTA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s