PASCA 23

Gara-gara ultah kemaren neh ceritanya entah kenapa kok jadi sedikit mellow yah…
Ceritanya, adik saya yang nomer dua kasih ucapan selamat via FB. di antaranya ada yang isinya begini :

ud lama ulang tahun mu ga qt rayakn barenk kluarga kak..
selamt ulang tahun yak! wish u ol d best… GBU…:)))

Kata-kata pertama itu buat aku jadi flashback sama beberapa tahun belakangan jauh dari ortu. Seperti dijelaskan di halaman ‘Who Am I’ , Debby cuma pernah merasakan pesta ultah itu sekali seumur hidup. Selebihnya dihabiskan bersama Bapak , mama dan adik-adik saja. Umur 16 tahun, seperti sudah ‘feeling’ aja, entah kenapa mama begitu ingin membagikan kebahagiaan bersama temen-temen di gereja, temen sekolah yang terdekat, temen-temen mama dan bapak dan beberapa keluarga lain yang terdekat.

Pesta yang sederhana diiringi dengan doa dari beberapa orang yang begitu memperhatikan kami sekeluarga, kue tart dan lilin yang menyala serta hidangan lezat yang kami masak bersama membuatku hari ini merindukan saat-saat kami sekeluarga masih terus berdekatan.

Jarak Jakarta-Kabanjahe sungguh jauh, tak seperti Jakarta ke Lampung. Rasanya kadang tak puas jika hanya mendengar suara mama dan adik2 melalui SLJJ.
Hm…. ingin rasanya segera meraih kesuksesan dan membawa mereka lebih dekat di sisi saya.

Banyak orang bilang saya kesepian, dan itu memang benar. Kadang kesepian ini membuat air mata ga terasa sering jatuh ^_^ (mellooowwww oh mellowwwww)

Ada beberapa tips dari temen-temen sih yang terbukti ampuh tapi hanya sementara karena Debby masih manusia 🙂

Hm…buat temen-temen yang masih berada di dekat keluarganya, bersyukurlah. Dulu saya waktu ada di dekat mereka bener-bener ingin segera lepas dari ortu karena seringkali saya merasa hidup begitu sulit ketika di dekat ortu yang suka marah, banyak aturan dan banyak kekhawatiran tentang pergaulan saya.Sampai akhirnya saya pergi merantau karena keadaan terpaksa (kondisi ekonomi ortu) dan membuktikan bahwa saya tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan yang buruk.

Setelah terbukti, ternyata saya kehilangan sesuatu yang lain. Saya kehilangan momen2 berharga saya dengan Bapak, mama dan adik-adik.

Sepertinya ultah kali ini saya menyadari bahwa saya telah kehilangan banyak hal berharga dalam hidup saya. Cinta pertama, kehangatan keluarga, waktu bermain, dan banyak hal yang akhirnya saya akui telah membentuk kepribadian saya menjadi seperti sekarang ini. Kasihan banget… 😀

Tapi, di luar hal-hal yang hilang, ada banyak hal baru yang ada pada Debby.Tanpa sadar Debby menemukan banyak keluarga baru yang tersebar di banyak tempat. Termasuk sahabat blogger yang setia mampir dan membaca blog ini.

Hanya saja kok akhir-akhir ini merasa lebih butuh keberadaan keluarga saya di sana dibanding kesemuanya yang udah Debby capai dalam hidup ini.

Apakah salah yah? Pada dasarnya Debby sangat sangatlah bersyukur, tapi kadang manusia pasti mengalami titik seperti ini kan yah? #beladiri

Tulisan ini mungkin bisa membantu Debby mengatasoi gejolak hati sekarang.
Esok pasti akan ada mentari bersinar, dan selama dia bersinar, kita tak salah trus berharap dan berharap meski harapan itu hanya kemustahilan bagi beberapa orang.

Smoga hari esok lebih baik dari hari ini yah… God bless!

Advertisements

12 thoughts on “PASCA 23

  1. Walau telat, hepi bday ya deb…. 🙂
    moga kamu dapetin segala yang terbaik yang telah Tuhan siapkan.. 🙂

    Semua yang kita lalui menjadi pelajaran bagi kita, ambil aja berkahnya, semoga suatu saat apa-apa yang kamu harap bisa tercapai dengan usaha dan tentu saja doa orang tua dan semua keluarga….

    salam sayang untuk keluargamu ya.. 🙂

  2. dari poto yg ada sepertinya sangat menggembirakan sekali..
    kadang kita mengabaikan sedikit hal kecil itu (berkumpul) jika sedang bercengkrama dengan ayah, ibu & kakak/adik
    mudah2an itu pembelajaran buat mbak debby agar lebih semangat dan slalu berjuang
    dengan atau tanpa keluarga
    serangggg…! heheh!
    salam malam dan numpang baca2 yeh..? 🙂

  3. Rindu terhadap momen2 bersama keluarga (saat kita jauh) adalah proses tersendiri Mbak. Tapi saya yakin, proses ini bukan untuk melemahkan kita, tapi sebaliknya; Ya, ada baiknya kita memelihara harapan, bahwa esok mentari akan bersinar lebih indah..

  4. Heee keharmonis selalu terjadi dimana saja ya Debby…saya sendiri tidak mempunyai adik untuk dapat seperti Debby…tapi masih punya semua teman untuk dapat berbagi dan salah satunya adalah Debby 😉

    Saya pernah mengalami kesendirian mungkin lebih parah dari Mbak Debby, sendiri mbak debby jauh lebih ramai ketimbang saya,…bagaimana saya hidup diluar Pulau Bali, dengan penerangan sebuah lentera, karena listrik belum ada, dan usia saya pada waktu baru 19 Tahun, 10 Tahun 6 Bulan hal itu saya alami, namun disanalah saya memahami arti hidup untuk sesama..jadi tetap semangat Debby yach.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s