SEDERHANA

aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api
yang menjadikannya abu…

aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan
yang menjadikannya tiada…
— Sapardi Djoko Damono

Debb baru selesai menghabiskan 4 kepingan DVD Korea yang judulnya ‘Baker King,Kim Tak Goo’
Cerita tentang seorang anak yang kehadirannya menimbulkan perselisihan dan keributan di sebuah keluarga besar. Cerita tentang anak yang penuh semangat dan sangat mencintai ibunya. Cerita tentang bagaimana seorang pria mengartikan ‘cinta’ yang sesungguhnya.

Yang terspesial adalah bagaimana Tak Goo hidup berjuang melawan ketidakadilan dalam hidupnya dengan segala metamorfosis yang dia alami. Kekerasan tidak membuatnya menjadi lebih baik, sehingga ia memulai hidup barunya di sebuah toko roti terkenal yang juga menjadi tempat ayahnya dulu belajar membuat roti.
Bekerja sama dengan orang yang tidak sengaja telah ‘membunuh’ ibunya, menyayangi adik tirinya meski ia tahu adiknya begitu membencinya, menyelamatkan orang yang telah ‘membunuh’ ibunya dan banyak hal luarbiasa yang telah mempengaruhi kehidupan setiap orang dalam hidup Tak goo yang dianggap tak berguna.

Akhirnya ia tumbuh menjadi seorang pria dewasa dengan kepintaran dan kharisma ketulusan yang memikat banyak orang. Perlahan dan pasti Tak Goo akhirnya meyakinkan semua orang bahwa harta tak sebanding dengan cintanya…. Ia mengasihi semua orang bahkan yang telah menyakitinya bertahun-tahun, memisahkan dia dan ibunya dan bahkan berusaha membunuhnya.
Wajar bila film ini menjadi favorit nomor I di Korea ^^

Ada satu hal yang membuat Debby suka banget sama film ini. Ketika cinta pertamanya memilih adik tirinya karena ambisinya menjadi ‘kaya’, Tak Goo merelakannya dengan senyuman meski air matanya tak bisa berhenti mengalir. Ia hanya memohon satu hal, yaitu supaya Yung Kyun berjanji untuk slalu hidup bahagia dengan pilihannya.

Amaze…. bahkan dalam saat kritis sekalipun mungkin Debby belum bisa bertindak seperti Tak Goo…

Ada banyak orang yang seperti Tak Goo yang Debby kenal. Mungkin hanya 80% karena itu hanya sekedar film. Tapi, dengan 80% itupun ketika teringat tentang mereka, Debby hanya bisa menangis… pertama karena menyesali pernah menyia-nyiakan, kedua menyesali tentang mengapa Debby tak bisa seperti mereka.

Mencintai dengan sederhana?
Bukankah kita smua rakus akan cinta?

Cinta, ajar aku mencinta…. ^__^

Advertisements

20 thoughts on “SEDERHANA

  1. Sajaknya Sapardi Djoko Damono klop banget dengan film yang jadi inspirasi mbak; Saya juga pernah terinspirasi dengan puisinya Pak sapardi.. Ternyata ‘sederhana’ itu sama sekali nggak gampang ya mbak;

  2. puisi itu … teringat kala SMP, ada di buku pelajaran bahasa Indonesia … 😀

    beneran nih favorit no satu di korea?? … kalo gitu besok langsung hanting deh …
    go drama korea! … but, personal taste aja belom kelar nih … 😦

    ~~~ Salam BURUNG HANTU ~~~

  3. waaaaaah..
    aku baru beli dvd nya tuh Deb..
    Tapi belon di tonton…
    30 episod kaaaaan…panjang ya:)

    Ngintip episod awal nya kayak yang nge bosenin…
    Tapi baca preview nya Debby…
    kayaknya rame yaaaaa:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s