Secuil Kenangan di Bali

Kali ini, Debbs mau bahas soal tempat makan enak yang pernah Debbs kunjungi. Tempatnya jauh dari Jakarta, tapi buat temen-temen yang tinggal di Bali mungkin sudah tak asing dengan rumah makan ini.

Namanya Warung Made.

Dari namanya aja udah ketauan jelas siapa pemiliknya. Siapa lagi kalau bukan Pak Made.

Awalnya seorang temen yang rajin googling mencari referensi makanan mengajukan usulan untuk makan di warung yang katanya sudah berdiri sejak lama di sana. Karena rasa penasaran, saya dan beberapa temanpun akhirnya memutuskan untuk menikmati makan siang kami di Bali sebelum kembali ke Jakarta.

Letak Warung Made ada di jalan raya menuju pantai Kuta. Jadi, sebelum menikmati sunset, ada baiknya bloggers mampir dan menikmati aneka makanan dan minuman yang tersedia di warung ini. Mulai dari Sate Bali, pepes Bali , nasi goreng Bali, gado-gado juga makanan non halal seperti Babi Guling.
Bumbu khas Bali sungguh terasa dari setiap makanan yang kami pesan.

Suasana di warung itupun sungguh asyik blogers…. Ada banyak wisatawan bersantai dengan cueknya di sekeliling kami setelah makan siang. Kami memilih lantai 2 meski agak sempit karena banyaknya pengunjung yang memadati lantai I. Bisa terlihat dari tempat saya duduk bagaimana sibuknya Pak made dan pegawainya di dapurnya menyiapkan makanan dan minuman.

Dan, menurut cerita sang pemilik yang sempat saya tanya-tanya, warung itu selalu seramai itu lho… Saya juga datang pada hari Senin, dan hari kerja….tapi tampak sangat ramai.
Saya jadi bebrtanya-tanya, berapa ya omzet Pak Made dalam sehari??? hiiiy…daripada pusing itung uangnya Pak Made, mending makan aja deh… ^^

Ini sungguh merupakan penglaman paling seru dan menyenangkan seumur hidup bagi Debby. Baru sekali ke Bali dan menemukan tempat yang baik untuk menikmati makanan khas daerah yang sering dijuluki ‘Pulau Dewata’ itu.

Seorang teman memesan nasi pepes khas Bali (sejujurnya karena ini kejadiannya di bulan Mei 2010 maka nama jelas menunya saya agak lupa) yang pasti namanya ada ‘Pepes’ nya gitu deh…. enak lho!
Rasanya sarat bumbu khas Bali dan tidak amis meskipun itu pepes ikan atau ayam. Nasinya juga pulen dan harum, sampai harumnya memancing nafsu makan saya semakin memuncak.

Nah, makanan lainnya yang dipesan teman adalah sup ikan. Dalam bayangan saya awalnya sup ikan itu bening, seperti sup ikan yang pernah saya makan di sebuah rumah makan di Jakarta. Pasti amis dan bau ikan…
Ternyata bayangan saya itu terbantahkan ketika makanan datang. Sup ikan khas Warung Made adalah ikan sejenis tuna yan diracik dengan bumbu Bali berkuah kental, sedikit asam tapi enaaaaak banget.
Sama sekali tak amis lho bloggers, dijamin kalau sudah coba bakal yakin sama kata-kata Debbs

Ada juga nasi campur disini yang masih kentak dengan rasa khas bumbu Bali lho….Komplit dengan ikan, tempe dan sayurannya. Warna-warni yang tersusun indah di sebuah piring membuat saya bersemangat melihat nasi campur pesanan temen saya. Gimana ga bersemangat, soale porsi makannya sedikit jadi saya bisa minta sedikit bagian dia, hahahahaha

Nah, menu lain yang terakhir yang menurut saya spesial adalah Sate Babi khas Bali.
Untuk bloggers yang muslim, bukannya mengabaikan yah, saya hanya berusaha mereview makanan yang saya santap disana. Sate nya lembut dan bumbunya meresap sempurna. Porsinya juga besar, bisa untuk 3 orang (makanya saya kekenyangan) ^__^
Debbs memesan Sate Babi dan juice Mangga. Juicenya juga segar dan manis.
Setelah lelah berkeliling Kuta akhirnya telah terpuaskan dahaga dan lapar dengan makan dan minum di Warung Made.

Bali adalah pulau yang indah banget, makanannya juga enak, meski saya ini orang Sumatera tapi bisa menyukai kekhasan bumbu masakan Bali.
Ingin rasanya ke sana lagi mencicipi anke ragam makanan khas Bali yang lainnya, tapi karena gratisan dari Telkomsel cuma 3 hari, saya cuma bisa bermimpi bisa kesana lagi saja….

Oh, ya…
tulisan ini saya ikut sertakan dalam rangka lomba yang dibuat oleh Open Rice
Buat yang mau ikutan, ayukkk segera aja cek di sini syarat dan ketentuannya

SEMANGAT SORE!!!!

Advertisements

22 thoughts on “Secuil Kenangan di Bali

  1. emang yang pertama dicari kalo lagi keluar daerah kita ya makanan terutama yg khas daerah tersebut..
    eh seru juga ya dapet gratisan ke Bali.. kapan saya dapet ya hehe..

  2. Hmmmm…. ga tau kenapa aku malah ga suka sama makanan di warung made..
    kayanya sih emang lidah aku ga terlalu cocok dengan bumbu bali deh..

    Btw, ini jalan2 ke Bali yang dulu kamu pernah bilang ke aku bukan ya?
    waktu aku posting cerita Bali aku, trus kamu bilang mau ke Bali juga?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s