Be Focus, Deb!

Akhir-akhir ini sebenernya Debbs mikirin tentang masa depan…. (cie…ciee…. ^^ )

Ceritanya, waktu pulkam beberapa waktu lalu, ada temen yang kasih nasehat untuk ga keasyikan kerja sampai ga punya waktu mikirin diri sendiri. padahal rasanya Debby masih egois lho…. Mana mungkin ga mikirin sdiri sendiri, šŸ˜€

Intinya, umur yang 23 ini, tak terasa pasti akan bertambah dan bertambah… (jadi inget Oktober ini saya genap 23 tahun ~_~)
Debby memutuskan berhenti kuliah di kampus yang sekarang, karena biaya yang terlalu berat. Waktu kuliah dan kerja sambilan ditambah tugas2 makin padat di kantor membuat tubuh dan hati lelah, tak terasa wajah pun keriputnya bertambah meski sudah dilakukan dengan senang hati… Tetep aja kelelahan itu ga bisa tertutupi….

Tapi ada satu rencana baru yang sebenernya ada sejak SMP dulu. Sejak SMP saya punya 3 option cita-cita. Jadi duta besar, guru atau analis kesehatan seperti tante saya.
kenapa memilih ketiganya?
Jadi duta besar karena saya punya mimpi keliling dunia, jadi biar gratis jadi dubes aja (konyol ga yah alasan begini? ^^)
jadi guru, karena saya suka belajar dan menghadapi banyak orang dengan banyak perbedaan
jadi analis karena saya suka sekali melihat tante saya ketika bekerja dulu, serius, hati-hati dan penuh sabar (yang ini saya ga punya, makanya tertantang untuk belajar)

Tapi, saya terseret oleh kehidupan dengan pekerjaan sebagai staff GA di sebuah perusahaan IT. Semula saya pikir ini rencana Tuhan buat saya menggeluti pekerjaan yang sebenernya kurang saya suka. Saya paling ga betah duduk aja di depan komputer selain untuk menulis puisi, curhatan atau menulis novel.
Setahun Debb coba bertahan meski menurut orang Debb sanggup dengan kepintaran ini, tapi kok rasanya kurang ‘sreg’ juga yah….

Akhirnya Debb milih jadi guru. Kali ini keputusan terakhir, karena umur udah ‘tua’
Setelah tanya sana-sini, kalaupun kuliah di keguruan, perkiraan lulus terlama ya mungkin usia 27. Masih bisa lah lamar di sekolah-sekolahan.
Jadi, setelah dinasehati, Debb pikir ini bukan saatnya main-main untuk fokus ke rencana masa depan. Melihat wajah mama dan Bapak waktu pulkam, rasanya sedih karena keriput mereka bertambah. Rasanya Debb harus bener-bener berusaha supaya mereka sempat melihat aku berhasil mencapai ‘impian’ itu

Impian? Sekarang mimpinya ga cuma hasrat pengen bahagiain ortu dan keliling dunia lagi… Setelah kuliah, rasanya Debby harus menikah, jadi ibu dan istri teladan ^^

It’s time to focus Debb….
^_^ ( SEMANGAT!!!!! )

GImana dengan teman2? apa impian dan rencana kalian untuk mencapai impian itu?

Advertisements

28 thoughts on “Be Focus, Deb!

  1. sepakat dengamu Debby, mulailah focus agar hidup dan masa depan lebih tertata…………
    jangan lupa pula , keluarkan dua setengah persen dr penghasilanmu, agar bertambah berkah ya …….
    salam

  2. haii mba^^
    salam kenal
    yupp hidup itu mesti mikirin masa depan
    apa yang bakal kita lakuiin selanjutnya
    kalo gx ntar bisa kelabakan dan berantakan

    hmm hmm… kayaknya dah saatnya berumah tangga tuh mba hihiii šŸ˜€

  3. Kalo saya, sedari kecil punya impian untuk bisa naik helikopter, muter2 sambil liat ke bawah dari tempat yang tidak terlalu tinggi, hehe..Sukses buat mbaknya. Jadi apapun gpp mbak, yang penting mau mengamalkan apa yg kita bisa. Maju terus..!

  4. sebenarnya bakal asik kalo deb jadi guru matematika.
    Bahasa inggrisnya kan udah jago.
    Dan orang bule, matematikanya kurang dibanding orang indo.
    Jadi siapa tahu saja bisa apply jadi guru di luar negeri? hahaha šŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s