AZA-AZA FIGHTING!

Smangat pagi temans… ^^

hari ini Jakarta cerah setelah semalam hujan deras…
Entah kenapa melihat mentari pagi secerah ini jadi kangen suasana di rumah tante di lampung. Hamparan sawah menguning, suara burung berkicau dan angin yang berhembus lembut membuat hasratku menuliskan berpulu-puluh puisi mengalir sedeeras air sungai dari pegunungan… 🙂

Belum lagi masakan tante yang khas Jawa , bikin kangenku sama Mbok yang jago masak dan melantunkan lagu-lagu Jawa.
Tanteku asli Batak, hanya saja lahir di lampung dan menikah dengan ‘Uda’ (sebutan untuk suami tante di Batak) yang asli jawa tapi juga udah lahir di Lampung.
Sejak mereka pacaran aQ sudah lahir… Sering banget aQ dijadiin alasan tante untuk ngeluyur dan diam-diam bertemu ‘uda’.

Mamaku orang yang paling menentang keras hubungan beda agama dan beda suku ini. Maklumlah, sedari dulu opung (kakek) selalu mendidik anak-anaknya untuk menghormati adat. Meski sampai hampir memisahkan dua hati yang mencintai dengan tulus satu sama lain. Tapi pada akhirnya, pernikahan mereka malah meluluhkan hati semua orang yang awalnya begitu menentang keras hubungan itu.

Aku yang ga mengerti apa-apa waktu itu hanya bisa menonton kejadian-kejadian dramatis mulai dari tante pacaran sampai menikah dan bagaimana keluarga terpecah menjadi dua, satu mendukung, satu menolak keras.
But, puji Tuhan, sekarang semua sudah berjalan seperti biasa. Sudah lewat dari 14 tahun tante menikah, dan semua orang termasuk mamaku sudah menerima semuanya dengan pemikiran bahwa hukum KASIH tak bisa mengalahkan hukum apapun di dunia ini.

Ok, topik utamanya sih bukan tentang tanteku dan pernikahannya yang awanya menyakiti banyak orang, tapi tentang warisan mutlak yang tante berikan untuk kami semua dari hasil pernikahannnya itu. Febby, Awan dan Tian.. mereka anak-anak yang baik dan bijak. Selama tinggal di rumah tante, aku selalu menghabiskan waktu belajar, bermain, berantem sampai ngomel2 mengajari mereka untuk ga malas dan ngompol ^^

Ga terasa mereka yang dulu masih kecil sudah besar… termasuk mungkin adik-adikku di kabanjahe kali yah… Sudah hampir dua tahun aku ga pulang ke rumah, pasti mereka juga makin besar dan menyaingi tinggiku sekarang… ^^
Baru Februari lalu aQ ke Lampung, rasanya mereka sekarang cepat sekali bertumbuh ^^

Karena aQ anak sulung dan mamaku juga anak sulung, jadi sepupu-sepupuku semua sangat mengagumi aku sebagai kakak yang patut dicontoh. Dan rata-rata mereka segan sama aQ, meski sesekali bandelnya kumat juga.
Entah harus sedih atau bangga, kadang menjadi ‘kakak’ ga mudah aku lalui. Karena semua adikku memandang aQ sebagai panutan alias contoh nyata dalam hidup mereka sehari-hari ^^

Adik-adik pasti melihat semangatku karena sejak awal saja udah banyak yang bilang ingin semandiri aQ suatu hari nanti 🙂

Semoga saja bisa jadi kakak yang baik, ^^
Semoga saja melalui hidupku, mereka bisa semangat menjalani hidup mereka ^^

Aza-Aza FIGHTING!!!!!

Ini foto terlucu yang diambil sepupuku si Febby, ceritanya lagi menyebrangi kali kecil untuk bisa sampai di sawah ‘bule Adhit’ mengambil pisang kepok untuk oleh-oleh ke jakarta. Bagi yang mau oleh-oleh masih ada tuh di rumah pisangnya ^^

Nyebrangnya butuh mikir-mikir selama 15 menitan neh… kayunya kecil dan keliatan agak tua jadi agak takut, ternyata masih kuat menanggung berat badan saya yang makin hari makin meningkat ^^ . Karena kelamaan nyebrang akhirnya kaki-kaki saya digigitin semut, sampai-sampai futu pun angkat kaki sebelah sangking perihnya menahan gigitan semut… 😀

Kemarin di buat pisang bakar sama temen-temen kos untuk jadi sarapan 2 hari berturut-turut. Rasanya jadi makin kangen makan pisang goreng buatan Mbah ^^

Advertisements

59 thoughts on “AZA-AZA FIGHTING!

  1. hehee…memang kalo teringat masa lalu kadang2 suka ketawa2 yah. apalagi kesan2 yg lucu pada waktu dulu..kelihatan foto yg terakhir itu emang dah lama ya deb?

  2. Nggak mudah memang menjadi kakak yang jadi panutan adik dan sepupu2nya. Segala tindak tanduk kita diharapkan berwibawa meski kadang ini seperti pengekangan. Tapi itulah yang harus kita lakukan agar semuanya juga berjalan wajar dan fine2 aja. Dan suatu saat, hal itu akan menjadi kenangan seperti kenangan masa2 lalu lewat foto indah pada tulisan diatas.

  3. Meskipun berjauhan namun bias-bias kehangatan tercermin dengan tulisannnya,,,,pasti seneng bnget berada di kampung yach…mmm…jadi terbayang nich 🙂

    Salam kenal kembali, dan linknya langsung dipajang di kolom sahabat 🙂

  4. wah benar2 jadi kakak idola neh hehe..
    ada senengnya ada juga berat beban moralnya ya harus selalu memberikan contoh yang baik..
    tetap semangat yak 🙂

  5. terus semangat menjadi kakak yang jadi contoh adek-adeknya

    doh kalau masalah jadi contoh, saya suka malu hahahaha. soalnya hobi saya kan godain adek saya sampai nangis 2 hari 2 malam wkwkkwkwkw.

  6. Kunjungan tengah malam pada sahabat 😆 btw, kiat foto nyabangnya apa gak takut kayunya patah ❓ karena bobot yang lewat koq bigsize 😎
    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  7. kangen embah uti, kangen sawah, kangen suasana kampung karna baca note mu.. nasib orang perantauan.. :((
    tapi senang ya bisa kumpul bareng keluarga.. saat2 yg saya nantikan kalo balik dari jakarta ke kampung halaman.. 😀
    salam kenal.. aza aza fighting.. 🙂

  8. Kyk sinetron ya kisah percintaany, apa malah ini yang mengilhami para produser membuat sinetron… :mrgreen:
    wah, dijadiin model percontohan bwt adek2ny, bgus mba’… 😀
    fto yg terakhir kirain jatoh itu 😆
    aza2 fightin, dh lama ga dger ni kata2 \m/

  9. Hahahahahahahaha~ suka banget yang terakhir… :mrgreen:

    Supaya gak patah, nyeberangnya sambil lari aja. 😉 Jadi, Debby nyampe duluan baru patah deh tuh kayu. 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s