My Dad

Di blog-blog Debby sebelumnya, udah ada banyak cerita tentang ayahku…
Yah…dia bukan seorang jendral, pejabat atau bahkan presiden sih, tapi tempatnya begitu spesial di hatiku. Dia sosok laki-laki yang paling sabar dan setia dan taat kepada Sang PenciptaNya.

Ga habis cerita pokoknya tentang ‘bapak’, begitulah aQ memanggilnya. Setiap momen bersamanya buat aQ merasa bak putri raja. Maklum, di rumah terhadap ‘Bapak’ aQ sangat-sangat manja. Tapi ketika berhadapan dengan adik-adik, aQ menjadi gadis yang tangguh dan patut dicontoh sebagai ” kakak “.

Bapak membuat aQ terus berkeyakinan bahwa hidupku yang sekarang adalah untuk kehidupan yang selanjutnya. Dia mengajarkan aQ tentang makna hidup sebagai seorang pejuang yang tahan banting dan pantang menyerah. Mungkin aQ bukan laki-laki tapi kata bapak, hatiku harus bisa menjadi penolong untuk ‘seorang lelaki’ suatu saat nanti.

Banyak puisi di diaryku tentang bapak… aQ sungguh sangat ingin bilang padanya ‘Aku sangat kagum sama Bapak’ tapi rasanya malu untuk mengucapkannya. Yang ada aku slalu ngomel tentang kebiasaan Bapak menolong orang sampai kadang ditipu habis-habisan, atau kebiasaannya menggantikan tugas orang lain di gereja sehingga waktunya untuk mama dan adik-adik dikorbankan, dan sejuta hal yang membuat aQ slalu kesal karena Bapak baiknya keterlaluan,…

Keterlaluan? Yeah, cuma itu satu-satunya gambaranku tentang kebaikan Bapak. Sampai akhirnya aQ melihat banyak orang yang Bapaknya ‘keterlaluan’ jahatnya. Yang mukulin mereka kalo bandel , yang kasar kalo bicara, yang ga berhenti merokok sehabis makan… Tapi Bapakku? Dia slalu saja diam mendengar ocehanku yang ga bermutu, yang isinya cuma protes melulu. Ga pernah menunjukkan asap rokok di rumah demi aku yang tak bisa mencium sedikitpun bau rokok dan sejenisnya.

Aku bangga punya Bapak yang mungkin dibanding dengan bapak teman-temanku yang tajir tak sebanding hartanya, tak sebanding jabatannya, tak sebanding pintarnya, tak sebanding gagahnya tapi aku bangga bapakku hatinya luar biasa dibanding hati bapaknya mereka-mereka , yang punya rasa cinta luar biasa terhadap mamaku dan kami semua meski kekurangan kami begitu banyaknya ^^

Pokoke Bapakku is the bestlah… Kerutan di wajahnya tak begitu banyak dibanding pergumulan yang dia alami, aQ tahu kenapa karena setiap kali menghadapi tantangan, Bapak slalu tersenyum dan ga pernah khawatir tentangnya.

Dia slalu percaya Tuhan tak pernah tinggalkan anakNya yang setia, begitu katanya padaku.

Bapak..aQ jadi begitu kangen ingin dipeluk dan dibelai sebelum tidur seperti dulu. Meski ketika sekarang aQ dewasa aku marah kalau Bapak begitu….
Bapak… akankah kau tahu isi hatiku ini?

Dengan cinta,

putri kebangganmu

Advertisements

9 thoughts on “My Dad

  1. Hmmm, ini tulisan #tentangayah yang banyak ditulis di twitter dan diadopsi jadi cerita ya Deb?

    Keren, meski ngerokok, tapi menghormati putrinya yang nggak bisa nyium asap ya?

  2. Pingback: 3 Blogger Tersesat Di Jakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s