BALI FREE TRIP I

Nah…. sepertinya ini cerita yang sudah ditunggu teman-teman semua yah…
My free trip to Bali. Sebelumny mungkin say perlu mengingatakan bahwa perjalanan GRATISAN ini tidak begitu saja saya dapat tanpa melakukan apa-apa. Saya menuliskan sesuatu sehingga saya bisa menjadi pemenang.

Ternyata, acara Nobar dan trip to Bali itu murni gratisan dari sebuah EO yang baru aja akan eksis di Indonesia. Sebut saja PH, dialah yang membiayai segala macam acara yang beratributkan TELKOMSEL (begitulah informasi yang saya peroleh).
Sayangnya, pengaturan (managing) PH sangat-sangat minim. Koordinasi dan kerjasamanya sangat kurang melihat hasil tour GRATISAN ini menorehkan kekecewaan pada beberapa peserta ((termasuk saya)).

Bagaimana ga kecewa, beberapa kali tour mengalami pengunduran waktu, beberapa kali berganti hotel dan yang terakhir yang lebih membuat semacam kecemburuan sosial adalah pembagian group menjadi 2 bagian. Group pertama 4 hari 3 malam, sementara group kedua dua hari dua malam saja. Bener-bener terlalu singkat waktu menikmati perjalanan GRATISAN ini sehingga kelompok II (kami) berusaha menegoisasikan sebuah kompensasi (ga hanya tentang uang), tapi sayang banget…yang kami dapet malah caci maki dari panitia bermasalah itu.

Yah… begitulaah singkat ceita kekesalan kami temans…dibilang ‘GRATISAN’ dan dianggap ga sadar diri udah dikasih gratisan memang itu benar? tapi setidakny kata2 kasar seperti itu ga perlu terucap. Kalo memang tidak ikhlas mending jangan daripada jadi kutuk buat dia karena peserta yang kecewa sempat mengutuki untuk merespon kejahatan lidah si leader EO ini terhadap kami. Apalagi itu event organizer baru dan masih belum terlalu dikenal kok malah buat onar ^^

Bener-bener perjalanan yang menyiksa batin sebenernya, tapi berkat dukungan orang-orang yang sayang sama saya, saya akhirnya bisa berusaha menikmati Bali dengan semaksimal mungkin. Berfoto, belanja, makan, berenang dan yang terpenting mengenal banyak teman baru ^^

29 May jam 14.30
saya, mb Nunik, Fery dan Ibnu berkumpul di kos-kosan harian yang saya cari untuk Fery sebelum berangkat ke bandara:

Dengan sedikit rasa kesal di hati, kami berempat berharap ada pengertian tentang berapa banyak waktu dan materi yang terpakai karena berbagai kesalahan EO yang sempet disangka TELKOMSEL.

29 May Jam 18.15
Pesawat kami delaay 30 menit. AKhirnya kaarena sudah terlalu lapar, kami memutuskan makan di restoran all you can eat terdekat. Bermodalkan Kartu Kredit masing-masing dan bukti tiket penerbangan, kami makan gratis dehhh…

29 May 22.45 WIB
kami sampai di bandara Ngurah Rai, Denpaasar, Bali. Cukup malam lah untuk sebuh perjalanan melelahkan. Pesawat kami transit dulu di Surabaya baru ke Bali. Inilah wajah lelah kami yang menunggu shuttle car menuju Pan Pacific Hotel, Tanah Lot.

Total peserta gelombang kedua adalh 8 orang dri 11 orang yang harsnya ikut. Karena tidak sependapat dalam waktu perjalanan makanya 3 orang membatalkan keikutsertaanya itu.

Sampai di hotel (setelah puas bercengkarama selama dalam perjalanan menuju hotel), kami langsung disambut ramah oleh pihak hotel Pan Pacific Bali. Welcome drink dan disuguhkan dinner (yang terlambat 4 jam) di restoran Nirwana.

Selagi menunggu proses check in, sebelum makan, saya menyempatkan diri menikmati suara debur ombak di kegelapan malam yang bisa kita nikmati dari lobi terbuka hotel tersebut. Sungguh melegakan suasana hati yaang sempet sebel dengan sambutan crew Telkomsel di bandara tadi yang menurut saya kurang bersahabat.

Tidak ada yang spesial ketika sampai di kamar kecuali mengabadikannya sebelum kami buat berantakan… Sayaaa dapat jatah sekamar dengan Mba Nunik. Jadi sudah 3 malam kami melewati malam bersama dalam satu kamar (mohon jangan berfikir macam-macam yah…^^), ditambah 1 malam Mba Nunik menginaap di kos2an saya yang sempit. Yah,,, dibnding kosan saya kamar kami jauh lebih bagus lahhh

Hal pertama yang kami lakukan adalah bergantian berendam dan merilekskan otot2 yang lelah dengan garam spa yang disediakan pihak hotel ^^ (jangan dianggap norak yah temans) maklumlah baru pertama kali nginep di hotel mewaah *_*

Setelah puas bermain air, sebelum tidur saya menyempatkan diri menikmati lagi suara ombak dan angin sepoi-sepoi dari balkon kamar (berhubung AC di kamar terlalu dingin). Tak bisa tidur, maka Ibnu dan Fery nyamperin kami di kamar , ngobrol sampai ngantuk dan lelah…

Sekian dulu laporan perjalanan gratisan saya di malam pertama saya di Bali ^^

cerita selanjutnya akan saya lanjutkan setelah makan siaang yah ^__^

Advertisements

18 thoughts on “BALI FREE TRIP I

  1. kalau ke BALI sebaiknya perlu meluangkan waktu khusus heeee, masih banyak tempat yang indah dan jauh dari kebisingan hiruk pikuk nuansa perkotaan, semisal ada Bedugul, marine park zone, taman kupu-kupu, seru dech…mending sama orang tercinta heee, diantar dech nanti heeee

  2. iihhh bikin iri ajah… hehheheeeeee..

    wahhh dj yang satu ini pokoke luar biasa dahhh….

    ngemeng-ngemeng.. usul deb… cari lagi perlombaan yang hadiahnya LAPTOP.. wkkkkkk biar bisa siaran dah…

    cheersss!!!!

  3. Pingback: PH is Paling Hancur. Di Balik Hancurnya Jalan-Jalan Ke Bali : rusabawean.com™

  4. Wah, saya turut berduka cita, Mbak.
    Sebaiknya komplain ke Telkomsel aja karena penyelenggaranya mereka, adapun si PH itu cuma pelaksana aja. Dia dikontrak Telkomsel untuk mengeksekusi program yang diadain Telkomsel, jadi coba ke Telkomsel juga.

    Btw, sudah nyoba nulis surat pembaca di koran?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s