MASIH

Mengapa masih membayangiku?
Menjadikanmu kenangan adalah asaku
Bukan karena lukaku
Tapi memang semua tlah berlalu

Hentikan semua tingkahmu
Berhentilah menyapaku
Semua sudah selesai di hatiku

Hey…
Sampai kapan kau masih dan masih?
Adakah langkahmu sedang tertatih?
Ataukah hatimu belum terlatih?

Ini sepenggal sisa kekesalan
Bukan tentang cinta dan penyesalan
Atau sekedar memuaskan keinginan
tapi karena aku masih dapat merasakan

Ada cinta yang tak slamanya harus menyatu…
masihku dengan andai-andai tak menentu
termangu….

kuharap kau tahu, aQ sungguh tak mendendam,
Namun sungguh aQ tak ingin terpejam…
Slamat tinggal gelapku,,, kuharap di sana kelak kita kan bertemu 🙂

Advertisements

4 thoughts on “MASIH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s