HITAMKU

Termenung aku meratapi waktu-waktuku
Meratapi air mata palsu di masa lalu
Menarikku jauh ke dalam hasrat menggebu
Dan menikmati luka demi luka pilu

Di atas sana air matanya terjatuh
Menangisi setiap usaha sia-sia yang rapuh
Menatap diriku begitu berpeluh
Namun kosong dan hampa yang kutempuh

Ingin kuakhiri semua gelap dan hitamku
Namun hati dan ragaku seakan terpaku
Dan kembali kuhanya mampu menangisi ratapku
Asa tentang semua hal yang hanyalah palsu

Kembali aQ bersimpuh dan menangisinya
Semakin aQ membutuhkan dirinya dan hatinya
Namun yang menyambutku hanya gelap dan hampa
Dan ku tak kuasa….

Malaikatmu…ya malaikatmu…
Kirimkanlah ia bagiku untuk menemaniku
Bisakah aku melewati semua itu?
Ataukah semu selalu mengikutiku?

Hitamku…..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s